goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Olahraga

Peta Politik FIFA, 124 Negara Tolak Infantino, PSSI Jadi Pelopor Dukungan dari Asia

Togar PanjaitanDiterbitkan 12 Agu 2026 - 03.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peta Politik FIFA, 124 Negara Tolak Infantino, PSSI Jadi Pelopor Dukungan dari Asia
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Peta politik di dalam tubuh FIFA kini tengah mengalami polarisasi yang tajam. Laporan dari BBC Sport mengungkapkan bahwa kekuatan pemilik suara di federasi sepak bola dunia tersebut terbelah ke dalam dua kubu. Terdapat 124 negara yang secara terbuka menyatakan penolakan terhadap kepemimpinan Gianni Infantino, sedangkan 73 negara lainnya memilih untuk tetap memberikan dukungan. Untuk memahami dinamika konstelasi politik sepak bola global saat ini, berikut adalah panduan memetakan situasi tersebut beserta posisi Indonesia di dalamnya.

Langkah pertama dalam menelaah konflik ini adalah mengidentifikasi pemicu utama keretakan. Perselisihan bermula dari niat kontroversial Infantino untuk melepas sebagian saham kompetisi elite FIFA, seperti Piala Dunia, kepada pihak swasta. Kebijakan tersebut memicu kemarahan dari berbagai konfederasi. Selain isu investasi, Infantino juga didera tekanan akibat investigasi Daily Telegraph mengenai dugaan pembayaran pesangon dari UEFA kepada kekasihnya saat ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal UEFA. Meski Infantino membantah keras tuduhan perselingkuhan serta penyalahgunaan wewenang itu, isu tersebut tetap memengaruhi situasi politik internal FIFA. Dukungan politik dari luar ranah sepak bola sempat datang dari Donald Trump yang memberikan pembelaan penuh bagi Infantino di tengah terpaan skandal dan kritik investasi.

Baca Juga

Pamor Borneo 2026, Kalsel Tawarkan 15 Proyek Investasi Senilai Rp73 Triliun

Pamor Borneo 2026, Kalsel Tawarkan 15 Proyek Investasi Senilai Rp73 Triliun

Selanjutnya, penting untuk memetakan aliansi penolak yang dipimpin oleh tiga konfederasi besar. UEFA, Concacaf, dan AFC telah bersatu melayangkan mosi tidak percaya terhadap Infantino. Dalam kelompok oposisi ini, nama Presiden Concacaf, Victor Montagliani, muncul sebagai kandidat terkuat yang digadang-gadang akan menantang dominasi Infantino pada pemilihan mendatang. Meskipun organisasi wilayah seperti Concacaf bersuara keras, terdapat perbedaan sikap di tingkat negara anggota. Amerika Serikat dan Kanada memilih mendukung pernyataan resmi Concacaf tanpa secara eksplisit menolak kepemimpinan Infantino, sedangkan Meksiko justru mengambil langkah berbeda dengan memberikan dukungan penuh kepada sang petahana.

Di sisi lain, peta dukungan menunjukkan pola di mana PSSI mengambil peran penting. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia tercatat sebagai federasi pertama di kawasan Asia yang terang-terangan memberikan dukungan kepada Infantino. Ketua Umum PSSI Erick Thohir telah menegaskan komitmen penuh agar Infantino kembali menjabat sebagai Presiden FIFA pada Kongres FIFA 2027 di Maroko. Langkah PSSI ini kemudian diikuti oleh sepuluh negara Asia lainnya, yaitu Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, Sri Lanka, Lebanon, Bhutan, Mongolia, Filipina, Bangladesh, dan Timor Leste. Dengan demikian, setidaknya ada 11 negara anggota AFC yang tidak sejalan dengan mosi tidak percaya konfederasinya demi mendukung Infantino. Selain faksi Asia ini, Infantino juga mempertahankan basis dukungan yang kuat di Afrika (CAF) dan Amerika Selatan (CONMEBOL) berkat sokongan kucuran dana program FIFA Forward.

Baca Juga

Perkuat Manufaktur Nasional, Dinamo Motor Listrik Kini Dibuat di Dalam Negeri

Perkuat Manufaktur Nasional, Dinamo Motor Listrik Kini Dibuat di Dalam Negeri

Untuk memperkirakan arah konflik ini ke depan, posisi negara-negara netral dan mekanisme konstitusional FIFA perlu diperhatikan. Konfederasi Sepak Bola Oseania (OFC) memilih bersikap netral dalam polemik ini. Sementara itu, Arab Saudi yang berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 belum menentukan posisi resminya. Jika ketegangan terus berlanjut, oposisi dapat memicu mekanisme rapat darurat Dewan FIFA. Berdasarkan regulasi, rapat darurat wajib digelar dalam waktu dua minggu jika diminta oleh minimal 19 dari 37 anggota Dewan FIFA. Struktur dewan saat ini terdiri dari sembilan perwakilan UEFA, tujuh dari AFC, enam dari CAF, lima dari Concacaf, lima dari CONMEBOL, tiga dari Oseania, ditambah Infantino dan Sekretaris Jenderal Mattias Grafstrom. Di tengah dinamika diplomasi internasional ini, PSSI sendiri juga dihadapkan pada agenda domestik berupa evaluasi menyeluruh setelah Timnas Indonesia gagal menembus semifinal Piala AFF 2026 akibat ditahan imbang Singapura 1-1 di laga terakhir Grup B.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

FIFAGianni InfantinoPSSIErick Thohir

Berita Terbaru Lainnya

Gubernur Bank Sentral Libya Mundur di Tengah Tekanan EkonomiPersiapan Regulasi Zero ODOL 2027, Korlantas Polri Upayakan Distribusi Bahan Pokok Tetap AmanKemlu RI Konfirmasi Tiga ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-MandebPolisi Kumpulkan Barang Bukti Terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an demi MirasLangkah Merefleksikan Keprihatinan Tokoh Nasional Menjelang Peringatan KemerdekaanKementerian UMKM dan OJK Kerja Sama Perluas Akses Pembiayaan dan Ekosistem UsahaPakar Usulkan Perubahan Nomenklatur RUU Perampasan Aset Menjadi RUU Perlindungan Aset di DPRKuburan Massal Ditemukan di Kurmuk, Sudan di Tengah Konflik Bersenjata

Paling Banyak Dibaca

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

Nasional

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

11 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka KeluargaNasional 路 11 Agu 2026
  5. 5Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab TeddyNasional 路 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap