Bagaimana sebenarnya perkembangan lokalisasi komponen kendaraan listrik di Indonesia saat ini? Pertanyaan ini kerap muncul di tengah dorongan kuat untuk beralih ke transportasi ramah lingkungan yang lebih mandiri. Guna menjawab tantangan tersebut, sektor industri otomotif tanah air mulai memproduksi komponen inti secara mandiri. Langkah nyata untuk Perkuat Manufaktur Nasional, Dinamo Motor Listrik Kini Dibuat di Dalam Negeri telah dimulai dengan beroperasinya fasilitas perakitan lokal yang terintegrasi.
Langkah strategis ini direalisasikan oleh PT Terang Dunia Internusa Tbk (UNTD), produsen yang dikenal luas lewat merek United Bike dan United E-Motor. Perusahaan ini kini telah memiliki pabrik dinamo sendiri yang berlokasi satu kawasan dengan United E-Motor Plant 3 di Curug, Tangerang. Dengan memusatkan fasilitas produksi di satu area, koordinasi rantai pasok menjadi lebih efisien dan proses manufaktur dapat diawasi secara langsung.
Fasilitas produksi dinamo milik UNTD dirancang dengan sistem yang modern untuk mendukung volume produksi yang tinggi. Di dalam pabrik ini, terdapat empat lini produksi yang menopang seluruh proses manufaktur dinamo secara terintegrasi. Kehadiran empat lini ini memungkinkan pemrosesan bahan baku hingga menjadi komponen siap pakai berjalan lebih cepat tanpa mengorbankan standar kualitas.
Pamor Borneo 2026, Kalsel Tawarkan 15 Proyek Investasi Senilai Rp73 Triliun

Untuk menjamin keandalan performa saat digunakan oleh konsumen, setiap dinamo yang diproduksi harus melewati serangkaian pengujian ketat. Proses pengujian di pabrik Curug ini mencakup Dyno Test untuk mengukur efisiensi daya serta tes kekedapan air dan debu. Pengujian kekedapan ini sangat krusial agar dinamo tetap aman dan berfungsi optimal ketika menghadapi berbagai kondisi cuaca ekstrem di Indonesia.
Saat ini, pabrik tersebut telah memproduksi dinamo sepeda listrik (moped) dengan spesifikasi daya sebesar 48V 750W. Selain itu, lini produksi juga telah menghasilkan dinamo untuk motor listrik dengan kapasitas daya mencapai 1.200 watt. Dinamo motor listrik berkapasitas 1.200 watt tersebut dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan lini kendaraan United E-Motor, salah satunya adalah model MX1200.
Teknologi yang diterapkan pada dinamo lokal ini menggunakan sistem hub drive. Melalui teknologi hub drive, motor listrik terpasang secara langsung pada bagian roda kendaraan. Sistem ini meminimalkan kehilangan daya akibat gesekan rantai atau sabuk transmisi, sehingga penyaluran tenaga ke roda menjadi lebih instan dan efisien.
Peluncuran Program Motor Listrik Nasional (Molinas) pada 13 Agustus 2026

Direktur PT Terang Dunia Internusa Tbk, Andrew Mulyadi, terus mendorong optimalisasi kapasitas pabrik ini demi mendukung kemandirian industri. Langkah lokalisasi ini juga sejalan dengan visi besar pemerintah. Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyambut baik wacana yang diumumkan Presiden Prabowo Subianto pada Jumat (17/7) mengenai pengembangan motor listrik nasional. Komitmen ini dipertegas oleh Mensesneg Prasetyo Hadi yang menyatakan keseriusan pemerintah dalam membangun pabrik motor listrik nasional.
Di sisi lain, keberlanjutan ekosistem ini juga bergantung pada regulasi pendukung. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ini tengah menunggu rincian teknis dari Kementerian Perindustrian (Menperin) serta Danantara terkait dengan rencana penyaluran insentif kendaraan listrik (EV) untuk tahun anggaran 2026. Sinergi antara kesiapan manufaktur lokal dan dukungan kebijakan insentif diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di seluruh wilayah Indonesia.






