Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan secara resmi akan meluncurkan program Motor Listrik Nasional yang dikenal dengan nama Molinas. Peresmian program berskala nasional ini rencananya akan dilangsungkan pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Adapun lokasi yang dipilih sebagai tempat berlangsungnya acara peresmian bersejarah ini adalah fasilitas perakitan milik PT Electra Mobilitas Indonesia yang terletak di kawasan Cikarang, Provinsi Jawa Barat. Peluncuran program Molinas oleh Presiden Prabowo Subianto ini menandai langkah penting bagi perkembangan industri kendaraan roda dua berbasis listrik di tanah air.
PT Electra Mobilitas Indonesia, yang menjadi tuan rumah bagi acara peluncuran tersebut, merupakan perusahaan induk yang menaungi merek sepeda motor listrik lokal bernama ALVA. Saat ini, merek ALVA sudah cukup dikenal di pasaran dan telah berhasil memproduksi tiga model sepeda motor listrik secara massal. Ketiga model produksi massal dari ALVA tersebut meliputi ALVA N3, ALVA Cervo, dan ALVA One. Dengan digunakannya fasilitas perakitan milik PT Electra Mobilitas Indonesia di Cikarang sebagai lokasi peresmian, kesiapan infrastruktur produksi dalam negeri untuk menyukseskan program Molinas semakin terlihat nyata.
Langkah Hukum Yaqut Cholil Qoumas Menghadapi Dakwaan Korupsi Kuota Haji Rp 622 Miliar

Untuk menyukseskan program ini, pemerintah juga telah merancang skema pemberian insentif. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan penjelasan mengenai kebijakan insentif ini saat berada di Tangerang pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Menurut penjelasan dari Menteri Perindustrian, insentif yang akan diberikan oleh pemerintah nantinya akan berbasis pada kendaraan-kendaraan yang masuk ke dalam kategori mobil nasional. Selain itu, insentif tersebut juga akan diberikan kepada kendaraan yang dikategorikan sebagai motor nasional, yang mana hal ini diwadahi melalui program Molinas tersebut.
Terkait dengan aspek pendanaan untuk program kendaraan listrik ini, pemerintah memastikan bahwa kesiapan anggaran sudah tidak menjadi kendala. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah memberikan konfirmasi secara langsung bahwa anggaran untuk menyokong jalannya program Molinas ini sudah dipersiapkan dengan baik. Meski demikian, implementasi dari skema program Molinas ini masih menunggu keputusan mengenai pilihan sistem teknis yang akan digunakan. Pemerintah masih harus memilih apakah akan menerapkan skema sistem tukar baterai atau battery swap, atau justru mengintegrasikan baterai tersebut secara langsung sebagai bagian dari motor listriknya. Penyerapan anggaran yang telah disiapkan tersebut nantinya akan bergantung pada rencana penyerapan dari skema yang akhirnya dipilih.
Murid Sekolah Rakyat Meriahkan Acara HUT ke-81 RI di Kemensos

Selain ALVA yang berada di bawah naungan PT Electra Mobilitas Indonesia, ekosistem sepeda motor listrik nasional juga diperkuat oleh kehadiran berbagai merek lokal lainnya. Salah satunya adalah merek Gesits, yang berada di bawah naungan PT WIKA Industri Manufaktur, di mana perusahaan tersebut kini telah melakukan perubahan nama menjadi PT Gesits Motor Nusantara. Selain Gesits, ada pula merek Electrum yang lahir dari hasil kerja sama atau perusahaan patungan (joint venture) antara PT Indika Energy Tbk dan GoTo. Tidak ketinggalan, merek Polytron yang diproduksi oleh PT Hartono Istana Teknologi juga turut meramaikan pasar sepeda motor listrik nasional. Kehadiran berbagai merek ini menunjukkan bahwa industri motor listrik di Indonesia terus berkembang melalui berbagai kolaborasi dan inovasi lokal.






