goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nyaring JalungDiterbitkan 8 Agu 2026 - 17.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Apa yang membuat momen persiapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 (SRT) Kabupaten Tangerang diwarnai isak tangis haru di depan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya? Peristiwa yang berlangsung pada Sabtu, 8 Agustus 2026 ini mempertemukan para pejabat negara dengan keluarga penerima manfaat program sekolah baru tersebut. Bertempat di Ruang Makan Gedung Politeknik Penerbangan Indonesia Curug, Banten, suasana mendadak dipenuhi haru ketika salah satu orang tua siswa menyampaikan isi hatinya secara langsung di hadapan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Tangisan haru tersebut datang dari Siti Yuliana, seorang ibu rumah tangga yang berasal dari kawasan pesisir Jakarta Utara. Suami Yuliana sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, sebuah kondisi ekonomi yang membuat kelanjutan pendidikan anak mereka menjadi perjuangan berat. Namun, melalui program Sekolah Rakyat ini, putrinya yang bernama Putri Nurdiyanah mendapatkan kesempatan untuk terus melanjutkan sekolah. Di hadapan para pejabat yang hadir, Yuliana menyatakan keikhlasan dan keridaannya agar sang anak tinggal di asrama demi menempuh pendidikan yang lebih baik. Ia meyakini bahwa di bawah bimbingan guru serta wali asrama yang bertugas, putrinya akan mendapatkan masa depan yang lebih terjamin.

Mengapa program Sekolah Rakyat ini begitu dinantikan oleh masyarakat kecil? Sekolah Rakyat merupakan gagasan langsung dari Presiden Prabowo yang diselenggarakan untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka. Program ini secara khusus dirancang untuk menyasar keluarga-keluarga paling tidak mampu yang selama ini belum terjangkau oleh hasil-hasil pembangunan nasional. Melalui Kementerian Sosial di bawah kepemimpinan Gus Ipul, pemerintah menerapkan kebijakan transformatif berupa pendekatan terpadu berbasis asrama (boarding school) selama 24 jam. Kebijakan ini tidak hanya menyediakan fasilitas belajar gratis, tetapi juga bertujuan untuk memulihkan, mendidik, dan membangun karakter anak-anak dari kelompok yang paling rentan.

Baca Juga

Inovasi Pengeboran Pertamina Hulu Energi di Wilayah New Frontier

Inovasi Pengeboran Pertamina Hulu Energi di Wilayah New Frontier

Bagaimana hasil nyata dari pendekatan asrama 24 jam ini pada perkembangan siswa? Salah satu bukti perubahan nyata ditunjukkan oleh Misfan Nazriel Faturrahman, seorang siswa asal Kabupaten Bekasi. Sebelum bergabung dengan sekolah ini, Misfan memiliki keterbatasan dalam membaca. Namun, melalui bimbingan intensif di lingkungan Sekolah Rakyat, ia kini mampu tampil dengan percaya diri sebagai pembawa acara atau Master of Ceremony (MC) menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia secara fasih. Keberhasilan Misfan ini menjadi contoh nyata bagaimana program pembinaan karakter dan akademis yang terintegrasi mampu mengubah keterbatasan menjadi prestasi.

Siapa saja pihak yang bertanggung jawab atas penyediaan lahan dan pembangunan fisik Sekolah Rakyat? Keberadaan sekolah ini merupakan wujud kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah daerah, yang mencakup Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, memiliki peran penting dalam memfasilitasi penyediaan lahan yang akan digunakan untuk sekolah. Sementara itu, untuk pembangunan fisik bangunan permanen, tanggung jawab sepenuhnya dipegang oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan menggunakan anggaran yang bersumber dari APBN. Gubernur Banten, Andra Soni, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan kolaboratif yang dinilai sangat membantu masyarakat rentan ini.

Baca Juga

Panduan Layanan Bus Transjakarta Rute Bunderan Senayan-Ancol Saat Car Free Day

Panduan Layanan Bus Transjakarta Rute Bunderan Senayan-Ancol Saat Car Free Day

Bagaimana target pembangunan sekolah ini dan berapa kapasitas daya tampungnya? Pada tahap pertama, pemerintah menargetkan pembangunan 100 titik Sekolah Rakyat permanen yang harus tuntas sepenuhnya dalam tahun ini. Langkah ini akan segera diikuti dengan tahap berikutnya, di mana mulai Oktober 2026, Presiden Prabowo berencana untuk menambah 100 titik lokasi sekolah baru lagi. Setiap titik sekolah permanen yang dibangun dirancang dengan kapasitas besar yang mampu menampung hingga 2.000 siswa. Daya tampung ini mencakup berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan kapasitas tersebut, diharapkan lebih banyak anak dari keluarga prasejahtera yang dapat diselamatkan pendidikannya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PendidikanSekolah RakyatKementerian SosialBantenTeddy Indra Wijaya

Berita Terbaru Lainnya

Inovasi Pengeboran Pertamina Hulu Energi di Wilayah New FrontierPanduan Layanan Bus Transjakarta Rute Bunderan Senayan-Ancol Saat Car Free DayIstri Satpam Korban Pembunuhan di Jatiluhur Masih Menanti KeadilanLonjakan Korban Jiwa di Ukraina dan Laporan Mobilisasi Paksa Warga Sipil RusiaPenyesuaian Skema Kerja ASN DKI Jakarta dan Layanan Publik Pascakebakaran Gedung Abdul MuisKasus Penipuan Seleksi CPNS Jawa Timur Menyeret Oknum Militer dan Lembaga Pelatihan SidoarjoDugaan Penganiayaan oleh Direskrimum Polda Sumbar Kombes TF, Kronologi dan Pelaporan HukumTren Kamp Kecerdasan Finansial Anak di China, Cetak Warren Buffett Cilik dengan Biaya Rp34 Juta

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap