Laporan mengenai lonjakan korban jiwa di pihak militer Rusia dalam perang Ukraina memicu langkah agresif dari Kremlin. Pasukan Rusia diperkirakan kehilangan sekitar 30.000 hingga 40.000 personel setiap bulannya. Data dari Staf Umum Ukraina juga menunjukkan bahwa Rusia mencatat 42.860 korban jiwa hanya pada bulan Juli 2024. Menghadapi situasi tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin dilaporkan mengerahkan aparat bersenjata untuk memaksa para pria Rusia turun ke medan perang guna menutupi kekurangan personel.
Mengapa pemerintah Rusia beralih ke metode pemaksaan untuk merekrut tentara?








