goklik.id
BerandaEkonomiNasionalPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Berita Umum

Rencana Transjakarta Mengelola Transportasi Perairan Kepulauan Seribu dan Tantangannya

Yohanes IpoiDiterbitkan 12 Agu 2026 - 07.41 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Transjakarta Mengelola Transportasi Perairan Kepulauan Seribu dan Tantangannya
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencanangkan langkah baru dalam pengelolaan moda transportasi perairan yang menghubungkan daratan utama Jakarta dengan kawasan Kepulauan Seribu. Pengelolaan transportasi laut dari wilayah daratan tersebut dicanangkan untuk diserahkan sepenuhnya kepada PT Transjakarta. Proses alih kendali moda perairan ini ditargetkan dapat rampung secara menyeluruh pada tahun 2027. Kepastian mengenai keputusan strategis ini ditegaskan secara langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, saat menghadiri agenda Jakarta Asset Forum & Expo pada Selasa, 11 Agustus 2026. Pramono Anung mengonfirmasi bahwa pemerintah telah memutuskan penggunaan Transjakarta untuk memfasilitasi angkutan penumpang dari daratan Pulau Jawa menuju Kepulauan Seribu.

Pelayanan transportasi laut yang melayani rute menuju Kepulauan Seribu saat ini masih dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta serta para pemilik kapal-kapal tradisional dari masyarakat lokal. Rencana serah terima pengelolaan kepada PT Transjakarta menandai upaya standarisasi angkutan perairan di wilayah ibu kota. Kendati demikian, skema transisi ini menuntut kecermatan dalam penataan operasional agar layanan angkutan perairan yang diselenggarakan mampu berjalan secara optimal dan terintegrasi, dengan tetap melibatkan keterlibatan pelaku transportasi lokal yang selama ini menjadi tulang punggung mobilitas warga kepulauan.

Baca Juga

Langkah Merefleksikan Keprihatinan Tokoh Nasional Menjelang Peringatan Kemerdekaan

Langkah Merefleksikan Keprihatinan Tokoh Nasional Menjelang Peringatan Kemerdekaan

Guna mengatasi persoalan kepemilikan armada, akademisi dari Program Studi Teknik Sipil Universitas Katolik Soegijapranata sekaligus Dewan Penasihat Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, memberikan pandangan strategis. Djoko merekomendasikan agar PT Transjakarta tidak perlu memiliki kapal sendiri, melainkan cukup berfokus pada pengoperasian serta pengelolaan pelabuhan dan menetapkan standar pelayanan perairan. Gagasan mengenai pelibatan kapal lokal tersebut sejalan dengan pandangan anggota Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Munawar Salagau. Munawar menyuarakan usulan agar kapal-kapal tradisional milik warga diintegrasikan langsung ke dalam sistem pelayanan terpadu yang mengadopsi pola serupa dengan sistem JakLingko.

Dari sudut pandang skema pembiayaan dan tata kelola kebijakan publik, Guru Besar Sosiologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Trisakti yang juga pakar kebijakan publik, Trubus Rahadiansyah, memberikan usulan mengenai keberlanjutan fiskal layanan ini. Trubus merekomendasikan penerapan skema subsidi silang tarif, seperti menetapkan tarif penyeberangan wisatawan dengan harga yang lebih tinggi guna menutup biaya operasional angkutan bagi warga lokal Kepulauan Seribu. Selain subsidi tarif bersilang, ia juga menunjuk skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai solusi sumber pendanaan fasilitas moda perairan tersebut. Adapun untuk aspek kewenangan teknis kelaikan laut, pengawasan keselamatan pelayaran, penegakan hukum di wilayah perairan, hingga penerbitan sertifikasi kelaiklautan kapal tetap menjadi otoritas dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kementerian Perhubungan.

Baca Juga

Kemnaker Siapkan Pelatihan dan Akses Kerja bagi Penyintas Narkoba

Kemnaker Siapkan Pelatihan dan Akses Kerja bagi Penyintas Narkoba

Di luar urusan manajemen dan regulasi, rencana integrasi angkutan laut ini dihadapkan pada sejumlah tantangan alam dan teknis operasional perairan. Tingkat kadar garam laut yang tinggi berpotensi menimbulkan korosi yang memicu pemendekan usia pakai aset kapal serta membengkakkan biaya perawatan secara berkala. Di samping masalah ketahanan material dari korosi laut, tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kapal penyeberangan dikenal jauh lebih boros. Ditambah lagi, kondisi alam seperti tiupan angin barat dan gelombang tinggi sewaktu-waktu sanggup menghentikan aktivitas pelayaran transportasi perairan secara total selama berhari-hari. Dinamika teknis, anggaran, dan faktor cuaca tersebut menjadi perhatian utama dalam merealisasikan moda angkutan perairan terpadu di DKI Jakarta.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pramono AnungPemprov DKI JakartaKepulauan Seribu

Berita Terbaru Lainnya

Musik Taylor Swift Diam-diam Dihapus dari Akun Tim Donald TrumpKH Anwar Zahid Cerita Detik-Detik Mobilnya Ditabrak Truk di BojonegoroMakam Sutrimo Dibongkar Hari Ini, Polisi Cari Petunjuk Kematian Tak WajarDampak Adopsi Kecerdasan Buatan bagi Pelaku Bisnis dan UMKM di IndonesiaPengembangan Wisata Alam dan Budaya Desa Tambakmekar Melalui Festival Pinus KujangCapaian Kinerja BUMN di Bawah Danantara, Peningkatan Laba di Berbagai SektorUsulan Sistem Pemilu 2029 Partai Hanura, Gabungan Proporsional Terbuka dan TertutupTantangan Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Minuman Keras di Konser Musik Jakarta Tuai Kecaman

Paling Banyak Dibaca

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

Nasional

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

11 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka KeluargaNasional 路 11 Agu 2026
  5. 5Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab TeddyNasional 路 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap