Kota Batu di Jawa Timur dikenal sebagai salah satu destinasi wisata keluarga yang populer. Di antara berbagai pilihan tempat liburan, kawasan wisata Jatim Park 2 menjadi tujuan utama yang memadukan konsep rekreasi dan pembelajaran. Tempat ini dirancang untuk mengenalkan dunia fauna kepada pengunjung dari segala usia, khususnya anak-anak yang sedang berada dalam masa pertumbuhan dan rasa ingin tahu yang tinggi. Menemukan wahana edukatif di Jatim Park 2 yang cocok untuk anak menjadi agenda penting bagi para orang tua saat merencanakan liburan ke Kota Batu.
Salah satu titik awal edukasi satwa di kawasan ini adalah Museum Satwa. Sebagai sebuah lembaga konservasi ex-situ, Museum Satwa menyajikan sarana belajar yang representatif mengenai keanekaragaman hayati. Di dalam museum ini, anak-anak dapat melihat koleksi lebih dari 1.000 spesies satwa serta ribuan koleksi serangga yang berasal dari berbagai belahan dunia. Tidak hanya satwa modern, museum ini juga memamerkan replika satwa purba berukuran besar, seperti Tyrannosaurus rex, Stegosaurus, Apatosaurus, hingga mamut, yang memberikan gambaran nyata tentang sejarah kehidupan bumi di masa lampau.
Memasuki area luar ruangan, terdapat wahana Savannah yang menawarkan pengalaman unik menyusuri habitat satwa Afrika. Wahana ini berupa koridor kayu dengan dinding kaca kokoh yang membatasi pengunjung dengan area luar. Melalui dinding kaca tersebut, anak-anak bisa melihat secara dekat pergerakan satwa khas seperti zebra, giant sable antelope, scimitar-horned oryx, rusa, hingga gemsbok. Untuk mendukung proses belajar mandiri, pengelola menyediakan layar sentuh di sepanjang terowongan Savannah guna memudahkan anak mencari informasi detail mengenai satwa yang sedang mereka amati.
Realisasi TKD Tambahan di Sumatera Utara, Tiga Kota Melaju, Daerah Terdampak Minim Penyerapan

Bagi anak-anak yang tertarik dengan kelompok hewan melata dan satwa malam, Jatim Park 2 menyediakan Reptile Garden dan Nocturnal House. Di Reptile Garden, pengunjung dapat mengamati berbagai jenis reptil seperti ular, kadal, iguana, kura-kura Aldabra dan Sulcata, biawak berekor biru, hingga komodo yang merupakan kadal terbesar di dunia. Sementara itu, Nocturnal House menyajikan suasana gelap yang dirancang khusus untuk memperlihatkan aktivitas hewan yang aktif di malam hari, seperti binturong dan tarsius.
Interaksi yang lebih dekat dan ramah anak dapat ditemukan di area Baby Zoo. Di zona ini, pengunjung diperbolehkan untuk berinteraksi langsung dengan satwa-satwa yang masih muda di bawah pengawasan petugas. Selain interaksi fisik, anak-anak juga bisa menyaksikan pertunjukan singa laut yang digelar di area sekitar Baby Zoo. Untuk memperdalam pemahaman mengenai pelestarian satwa, terdapat program Satwa Talks yang memungkinkan pengunjung bertanya langsung kepada penjaga satwa mengenai tata cara perawatan sehari-hari serta upaya konservasi yang sedang dilakukan.
Perkembangan Realisasi TKD Tambahan Sumatra Utara Pascabencana

Setelah selesai belajar tentang satwa, anak-anak dapat menikmati waktu bermain di Fantasy Land. Area permainan yang berada di dalam lingkup Batu Secret Zoo ini memiliki sekitar 20 wahana permainan yang dirancang aman untuk anak-anak. Keberadaan wahana ini memberikan keseimbangan antara aktivitas belajar dan bermain fisik dalam satu hari kunjungan.
Untuk mempermudah kunjungan keluarga ke Jatim Park 2, platform pemesanan tiket seperti Traveloka dapat digunakan. Layanan ini telah dipercaya oleh lebih dari 100 juta pengguna di Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, dan beberapa negara lainnya. Kemudahan transaksi juga didukung oleh berbagai metode pembayaran lokal yang praktis, termasuk GoPay, OVO, DANA, LinkAja, serta sistem pembayaran PayLater.






