goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Keamanan

Waspada Kejahatan Ganjal ATM Berdasarkan Kasus Penangkapan Komplotan di Pamulang

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 11.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Kejahatan Ganjal ATM Berdasarkan Kasus Penangkapan Komplotan di Pamulang
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Aksi kriminal dengan modus kejahatan di mesin anjungan tunai mandiri kembali terungkap dan menjadi perhatian publik. Aparat kepolisian berhasil menangkap komplotan pelaku ganjal ATM yang beraksi di wilayah Tangerang Selatan. Tiga orang tersangka yang masing-masing berinisial AN, IRA, dan MH ditangkap saat mereka tengah melancarkan aksinya di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang. Penangkapan ketiga pelaku ini sempat direkam dan videonya menjadi viral di berbagai platform media sosial. Dalam tayangan video yang beredar luas tersebut, tampak momen ketika para pelaku dikejar-kejar oleh warga setempat setelah aksi kejahatan mereka berakhir gagal. Warga bahkan sempat menendang pelaku hingga terjatuh. Pada rekaman video lainnya, tampak para pelaku sudah dalam kondisi terikat setelah berhasil ditangkap, sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Pengungkapan kasus ini bermula dari keresahan masyarakat yang kerap menjadi korban kejahatan. Pihak kepolisian menyatakan bahwa sudah banyak masyarakat yang melaporkan insiden kehilangan uang mereka. Laporan-laporan pengaduan tersebut masuk dalam jumlah yang cukup banyak ke Polsek Pamulang. Menindaklanjuti banyaknya laporan kehilangan uang dari warga, jajaran kepolisian segera bergerak untuk melakukan penyelidikan. Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, menyatakan bahwa dirinya langsung memerintahkan personel Polsek Pamulang untuk menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil pendataan laporan yang diterima oleh pihak kepolisian, diketahui bahwa para korban sering kehilangan uang pada pagi hari. Rentang waktu kejadian yang dilaporkan berada pada kisaran pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, dengan rincian waktu operasi komplotan tersebut antara pukul 06.00 pagi hingga pukul 10.00 pagi.

Baca Juga

Daftar Wilayah Rawan Kekeringan dan Proyeksi Puncak Kemarau 2026 Menurut BMKG

Daftar Wilayah Rawan Kekeringan dan Proyeksi Puncak Kemarau 2026 Menurut BMKG

Berdasarkan hasil penyelidikan, komplotan ini bekerja dengan cara yang terorganisir. Polisi mempelajari modus maupun cara kerja para pelaku dalam melancarkan aksinya. Diketahui bahwa dari tiga orang tersangka yang ditangkap, masing-masing memiliki peran yang berbeda-beda saat beraksi. Tersangka pertama memiliki tugas sebagai pengganjal mesin di dalam gerai ATM. Tersangka kedua berperan untuk menawarkan bantuan kepada warga yang akan mengambil uang di mesin tersebut. Sementara itu, tersangka ketiga memiliki tugas untuk memantau situasi dari arah depan gerai. Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, mengungkapkan bahwa komplotan yang terdiri dari tiga orang ini secara khusus mengganjal tiga unit ATM yang berada di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati Pamulang.

Hal yang membuat aksi komplotan ini patut diwaspadai adalah kesiapan mereka dalam menghadapi risiko perlawanan. Pihak kepolisian menemukan fakta bahwa para pelaku kejahatan ini tidak hanya mengandalkan tipu daya saat beraksi di gerai ATM. AKP Galuh Febri Saputra menjelaskan bahwa para pelaku tersebut juga membawa senjata tajam saat melancarkan aksinya. Keberadaan senjata tajam ini tentu menambah tingkat bahaya bagi masyarakat yang sedang mengambil uang di lokasi kejadian. Meskipun membawa senjata tajam, aksi komplotan ini akhirnya berhasil dihentikan setelah aksi mereka gagal dan warga berani mengejar pelaku di sekitar kawasan Rumah Sakit Buah Hati Pamulang.

Baca Juga

Cara Memahami dan Mengawal Usulan Penyesuaian Gaji Kepala Daerah

Cara Memahami dan Mengawal Usulan Penyesuaian Gaji Kepala Daerah

Penangkapan komplotan pelaku ganjal ATM ini telah dikonfirmasi secara resmi oleh jajaran pimpinan kepolisian setempat. Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, membenarkan adanya peristiwa penangkapan tersebut pada hari Kamis (30/7). Penjelasan lebih rinci mengenai kronologi dan modus kejahatan komplotan ini kemudian disampaikan oleh Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, kepada para wartawan pada hari Jumat (31/7/2026). Dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat dapat memetik panduan keamanan saat melakukan transaksi keuangan. Pola kejahatan yang terungkap menunjukkan bahwa masyarakat harus ekstra waspada pada rentang waktu pagi hari, serta patut berhati-hati apabila ada pihak yang tiba-tiba menawarkan bantuan saat bertransaksi di gerai ATM.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

tips keamananTangerang SelatanKriminalganjal atmpamulang

Berita Terbaru Lainnya

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis dari Dana PendidikanPresiden Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer dan Rincian Fasilitas Kereta Mewah KAIPutusan MK Soal Anggaran MBG dan Penundaan Pemulihan Hak Konstitusional PendidikanPenertiban Sepeda Listrik di Kabupaten Tangerang, Aturan dan Langkah KepolisianProses Petugas Bandara Mendeteksi dan Menggagalkan Penyelundupan Narkoba oleh Pilot AsingKuasa Hukum Mantan Jampidsus Tantang Kejaksaan Agung Ungkap Pemilik Asli Emas 74 KilogramSistem Akreditasi Rumah Sakit Terbaru Berbasis Keberhasilan Klinis PasienCara Memahami Skema dan Penyesuaian Kenaikan Tukin TNI dan Kemhan Terbaru

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap