Perum Bulog mengambil langkah strategis dengan memperkuat kolaborasi bersama berbagai pihak untuk memastikan hasil panen tebu petani di Kabupaten Blora tetap terserap. Langkah ini dilakukan di tengah masa pemulihan operasional pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (PT GMM). Upaya tersebut bertujuan untuk menjaga keberlangsungan usaha petani di tingkat daerah sekaligus mendukung ekosistem industri gula nasional agar tetap berjalan dengan baik selama masa transisi operasional ini.
Sebagai salah satu pemegang saham di PT GMM, Perum Bulog memikul tanggung jawab besar untuk menjaga kelangsungan ekosistem pertanian tebu di wilayah Kabupaten Blora. Direktur Pemasaran Perum Bulog, Rahmanto Amin Jatmiko, menegaskan bahwa kepentingan para petani selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil oleh perusahaan. Bagi perusahaan pelat merah tersebut, tebu dipandang bukan sekadar komoditas pertanian biasa, melainkan sumber penghidupan utama bagi para petani, pekerja, pelaku usaha, serta masyarakat luas di sekitar wilayah perkebunan.








