Penyediaan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat merupakan salah satu fokus penting di Indonesia saat ini. Dalam upaya mewujudkan target nasional untuk pembangunan dan renovasi 3 juta rumah, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memegang peran sentral dan krusial. Dipimpin oleh Direktur Utama Nixon Napitupulu, bank ini memiliki rekam jejak dan sejarah panjang dalam pembiayaan perumahan nasional sejak mendapatkan penugasan resmi pada tahun 1976. Pada tahun yang sama pula, istilah Kredit Pemilikan Rumah atau yang lebih dikenal dengan singkatan KPR pertama kali diciptakan di institusi perbankan ini. Sejak momentum bersejarah tersebut, bank ini terus menjadi pilar utama dalam mendukung masyarakat Indonesia untuk memiliki rumah sendiri, khususnya melalui berbagai program pembiayaan yang terjangkau.
Hingga saat ini, komitmen tersebut dibuktikan dengan pencapaian penyaluran pembiayaan perumahan untuk sekitar 6,1 juta unit rumah yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Rekam jejak penyaluran jutaan unit rumah ini secara langsung memperkuat posisi institusi sebagai pemimpin pasar dalam sektor pembiayaan perumahan di Tanah Air. Secara persentase, pangsa pasar pembiayaan rumah subsidi yang menjadi bagian dari program pemerintah berhasil dikuasai pada kisaran 70% hingga 80%. Sementara itu, untuk pangsa pasar KPR secara keseluruhan di Indonesia, posisinya berada di kisaran 39% hingga 40%. Untuk menopang besarnya kebutuhan masyarakat, kapasitas pembiayaan yang dimiliki saat ini dinilai sangat tangguh, yakni mencapai kisaran 250.000 unit hingga 350.000 unit rumah setiap tahunnya.








