goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Program Benih Unggul Gratis Kementerian Pertanian untuk Perkebunan Nasional

Agus KusumaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 01.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Program Benih Unggul Gratis Kementerian Pertanian untuk Perkebunan Nasional
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Kementerian Pertanian Republik Indonesia tengah menyiapkan langkah strategis untuk mendorong sektor perkebunan nasional melalui penyediaan benih unggul secara gratis. Program ini digulirkan secara langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dengan target area pengembangan mencapai 870 ribu hektare secara nasional. Kebijakan penyediaan benih tanpa biaya ini diharapkan dapat memberikan dampak positif pada produktivitas sektor perkebunan di berbagai wilayah Indonesia.

Bagi masyarakat, khususnya para pelaku usaha tani dan perkebunan, program ini memicu berbagai pertanyaan mengenai mekanisme, target komoditas, hingga kesiapan penyediaan benih di lapangan. Berikut adalah kompilasi pertanyaan yang sering diajukan mengenai program penyediaan benih unggul gratis dari Kementerian Pertanian.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Apa tujuan utama dari program pembagian benih unggul gratis ini?

Program pembagian benih unggul gratis yang disiapkan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ditujukan untuk pengembangan 870 ribu hektare perkebunan secara nasional. Inisiatif penyediaan benih ini merupakan bagian integral dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan produktivitas hasil perkebunan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di seluruh Indonesia melalui penyediaan sarana produksi pertanian yang berkualitas unggul tanpa membebani biaya petani.

Komoditas perkebunan apa saja yang menjadi fokus dalam program pengembangan ini?

Baca Juga

Rencana Pengolahan Sampah DKI Jakarta di Legok Banten dan Transisi TPST Bantargebang

Rencana Pengolahan Sampah DKI Jakarta di Legok Banten dan Transisi TPST Bantargebang

Pemerintah berfokus pada beberapa komoditas perkebunan prioritas yang dinilai memiliki potensi besar. Komoditas-komoditas prioritas tersebut meliputi kelapa, tebu, kakao, kopi, jambu mete, pala, dan lada. Melalui keragaman komoditas ini, diharapkan berbagai daerah dapat mengembangkan potensi perkebunan unggulan masing-masing sesuai dengan target nasional seluas 870 ribu hektare.

Bagaimana kriteria penentuan wilayah yang akan menerima distribusi benih gratis ini?

Penyaluran benih unggul gratis ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan beberapa faktor penting agar tepat sasaran. Kementerian Pertanian menetapkan bahwa distribusi benih akan mempertimbangkan kesesuaian agroklimat daerah setempat, budaya bertanam masyarakat lokal, serta potensi pengembangan komoditas di masing-masing wilayah. Daerah yang akan didahulukan atau diprioritaskan adalah wilayah yang memang memiliki kesesuaian agroklimat yang tepat dan masyarakatnya sudah memiliki kebiasaan atau budaya menanam komoditas perkebunan yang bersangkutan.

Bagaimana pemerintah memastikan kesiapan pasokan benih di lapangan?

Untuk memastikan kesiapan penyediaan benih unggul tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman telah melakukan peninjauan langsung ke lapangan. Salah satu lokasi yang ditinjau secara khusus adalah fasilitas pembenihan atau nursery kelapa yang terletak di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah. Fasilitas nursery di Kabupaten Batang ini memiliki luas total mencapai 15 hektare. Kawasan tersebut terbagi menjadi area pembenihan seluas 3 hektare dan kebun induk seluas 6 hektare yang berfungsi sebagai sumber utama benih unggul. Selain itu, lokasi ini juga berfungsi sebagai tempat pembesaran tanaman kelapa di dalam wadah polibag.

Baca Juga

Alasan Darije Kalezic Kembali Menjadi Pelatih PSM Makassar untuk Musim 2026/2027

Alasan Darije Kalezic Kembali Menjadi Pelatih PSM Makassar untuk Musim 2026/2027

Apa saja jenis varietas kelapa yang disiapkan di kebun induk dan nursery Batang?

Di dalam area kebun induk seluas 6 hektare di Kabupaten Batang, terdapat tiga varietas unggul kelapa yang ditanam dengan pembagian masing-masing seluas 2 hektare. Varietas-varietas unggulan tersebut adalah Kelapa Genjah Entog Kebumen, Kelapa Genjah Pandan Wangi, dan Kelapa Dalam Bido.

Sementara itu, untuk tahap pembesaran di dalam polibag, saat ini terdapat total 25.196 batang tanaman kelapa yang sedang dipersiapkan di nursery tersebut. Rincian dari puluhan ribu tanaman kelapa yang disiapkan meliputi Kelapa Dalam Bojong Bulat sebanyak 8.226 batang, Kelapa Genjah Entog Kebumen sebanyak 7.880 batang, dan Kelapa Dalam Bali sebanyak 6.173 batang. Selain itu, dipersiapkan pula Kelapa Genjah Coklat Kopyor sebanyak 2.108 batang, Kelapa Genjah Hijau Kopyor sebanyak 772 batang, serta Kelapa Genjah Kuning Kopyor sebanyak 37 batang.

Melalui persiapan yang terperinci di pusat-pusat pembenihan seperti di Kabupaten Batang, Kementerian Pertanian berupaya memastikan bahwa benih yang nantinya diterima oleh para petani memiliki kualitas unggul dan siap tanam, demi mendukung keberhasilan program prioritas dalam memajukan perkebunan nasional.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKementerian PertanianAndi Amran SulaimanBenih GratisPerkebunan

Berita Terbaru Lainnya

Ibu Buang Jasad Bayi di Teras Klinik Pondok Aren, Berdalih Malu Hamil di Luar NikahMemahami Kasus Korupsi Asuransi Jasindo, Kronologi, Profil Tersangka, dan Kerugian NegaraKasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Pemeriksaan Perusahaan dan Penetapan Tersangka BaruCara Memahami Alasan Kejagung Memeriksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus FebrieStatus Hukum dan Pemeriksaan Saksi Kasus Daycare Little Aresha YogyakartaRencana Pengolahan Sampah DKI Jakarta di Legok Banten dan Transisi TPST BantargebangRupiah Ditutup Melemah ke Rp18.111 per Dolar AS Terdampak Sentimen Domestik dan GlobalBank Mandiri Sediakan Pembayaran Kartu Kredit Nirsentuh Berstandar EMV Global di MRT Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap