Penyelidikan mendalam yang dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak terhadap kematian Alex Cristo Loris, seorang peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di RSUD Tengku Rafian Siak, akhirnya menemui titik terang. Kasus ini bermula ketika jasad korban ditemukan di area semak belukar yang berjarak sekitar lima meter di luar pagar RSUD Tengku Rafian Siak pada hari Selasa (14/7) sekitar pukul 11.30 WIB. Penemuan ini segera memicu penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
Dalam proses pengungkapan kasus ini, pihak kepolisian menerapkan metode penyelidikan ilmiah atau scientific crime investigation. Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memimpin koordinasi penyelidikan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu forensik. Penyelidik mengumpulkan data dari hasil autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, analisis digital forensik, pemeriksaan psikologi forensik, rekaman kamera pengawas (CCTV), serta meminta keterangan dari 14 orang saksi guna menyusun kronologi dan fakta yang utuh.








