Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) terhadap anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, kini tengah menjadi perhatian serius bagi masyarakat luas. Peristiwa kekerasan yang dilaporkan terjadi di lingkungan Asrama Polisi ini memicu respons langsung dari jajaran petinggi militer guna memberikan klarifikasi. Markas Besar (Mabes) TNI akhirnya memberikan pernyataan resmi mengenai posisi institusi mereka dalam menghadapi dugaan pelanggaran hukum yang diduga melibatkan salah satu anggotanya tersebut.








