Seluruh badan usaha penyalur Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia telah melakukan penyesuaian harga untuk produk BBM nonsubsidi. Perubahan harga resmi ini mulai berlaku efektif pada tanggal 1 Juli 2026 lalu. Penyesuaian harga tersebut dilakukan secara serentak oleh berbagai perusahaan penyalur bahan bakar, mulai dari Pertamina, Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo Energy Indonesia, hingga Mobil Indostation. Langkah penyesuaian ini secara langsung mengubah daftar harga ritel bahan bakar yang ditawarkan kepada masyarakat di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Bagaimana rincian harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina untuk wilayah Jabodetabek? Berdasarkan data penyesuaian harga pada 1 Juli 2026, Pertamina menurunkan harga beberapa jenis BBM nonsubsidi, sebagai contoh di wilayah Jabodetabek. Harga bahan bakar jenis Pertamax Turbo mengalami penurunan sebesar Rp 1.450 per liter. Dengan adanya penurunan tersebut, harga Pertamax Turbo turun dari yang sebelumnya berada di angka Rp 20.750 per liter menjadi Rp 19.300 per liter. Selain itu, penurunan harga yang lebih besar terjadi pada produk Pertamax Dex. Harga Pertamax Dex terpangkas sebesar Rp 3.650 per liter, turun dari harga sebelumnya yakni Rp 24.800 per liter menjadi Rp 21.150 per liter. Produk Dexlite juga mengalami penurunan harga sebesar Rp 3.300 per liter, dari yang sebelumnya dibanderol Rp 23.000 per liter menjadi Rp 19.700 per liter.








