goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Nasional

Evaluasi 40 Izin Edar Beras Fortifikasi dan Pengujian Klaim Gizi oleh Bapanas

Joko PrabowoDiterbitkan 11 Agu 2026 - 04.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Evaluasi 40 Izin Edar Beras Fortifikasi dan Pengujian Klaim Gizi oleh Bapanas
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Pangan Nasional (Bapanas) tengah mengevaluasi 40 izin edar Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) yang diterbitkan untuk produk beras fortifikasi maupun beras dengan pencantuman klaim gizi. Langkah penertiban ini dilakukan demi memastikan kebenaran kandungan nutrisi yang dikonsumsi masyarakat sekaligus melindungi konsumen dari praktik penipuan pangan.

Langkah pengawasan ketat ini dipicu oleh temuan Bapanas pada akhir Juli 2026 di wilayah Jakarta. Kala itu, Bapanas menguji 15 sampel beras khusus dari sembilan produsen dengan 15 merek dagang, yang terdiri atas tiga sampel beras fortifikasi dan 12 sampel beras dengan klaim gizi. Hasil uji laboratorium menunjukkan fakta bahwa 80 persen dari sampel tersebut memiliki nilai gizi yang tidak sesuai dengan label kemasannya. Selain itu, ditemukan pula produk yang hanya mencantumkan dua jenis zat gizi pada kemasan.

Kepala Bapanas yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa pemerintah tidak segan mencabut izin edar produk yang terbukti menyalahi ketentuan. Amran menjelaskan bahwa keberadaan fortifikasi palsu ini sangat merugikan masyarakat secara finansial. Estimasi kerugian konsumen akibat praktik tersebut diperkirakan mencapai Rp71 triliun per tahun. Kondisi ini diperparah dengan harga beras fortifikasi di pasar yang melambung tinggi, yakni rata-rata Rp22.000 per kilogram bahkan ada yang menembus angka Rp42.000 per kilogram. Nilai jual tersebut berada jauh di atas harga eceran tertinggi (HET) beras premium.

Baca Juga

Siswi SMA Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, KAI Commuter Buka Suara

Siswi SMA Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, KAI Commuter Buka Suara

Memasuki bulan Agustus 2026, Bapanas telah menghimpun lebih dari 100 sampel baru guna keperluan pengujian lanjutan. Sampel-sampel tersebut mewakili delapan produsen beras fortifikasi yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Pangan Segar Asal Tumbuhan (SIPSAT). Secara keseluruhan, terdapat 40 merek dagang beras dengan klaim fortifikasi atau gizi yang memiliki nomor registrasi izin edar PSAT aktif dari total 22 produsen. Satu produsen diketahui dapat memegang lebih dari satu izin edar untuk merek dagang yang berbeda.

Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Andriko Noto Sutanto, menjelaskan bahwa pemerintah akan menguji klaim gizi secara menyeluruh untuk mengantisipasi adanya potensi klaim berlebihan atau overclaim terkait kandungan maupun manfaat produk. Beberapa bentuk overclaim yang diawasi secara ketat antara lain pencantuman label organik, nonkolesterol, bebas gula, tinggi serat, atau memiliki indeks glikemik rendah pada kemasan beras.

Baca Juga

Eks Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Ditahan Terkait Kasus Korupsi Rp4,5 Miliar

Eks Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Ditahan Terkait Kasus Korupsi Rp4,5 Miliar

Bapanas menerapkan standar pengujian khusus untuk membuktikan kebenaran klaim indeks glikemik rendah. Pengujian ini wajib melalui tahapan uji klinis yang melibatkan 10 sampel manusia yang mengonsumsi beras tersebut. Setelah dikonsumsi, kadar gula darah mereka akan diukur. Beras baru bisa dinyatakan memiliki indeks glikemik rendah apabila hasil pengukuran menunjukkan angka di bawah 55.

Dari sisi regulasi, seluruh produk beras fortifikasi buatan dalam negeri wajib mengantongi izin edar PSAT. Pengelolaan izin ini melibatkan koordinasi antara Bapanas dan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) di tingkat provinsi. Penerbitan izin edar itu sendiri merupakan wewenang gubernur yang diproses melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat. Jika kelak ditemukan produk yang beredar di pasar tetapi tidak terdaftar dalam SIPSAT, hal tersebut akan langsung dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BapanasBeras FortifikasiKeamanan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

Profil Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo SubiantoPeluang Kolaborasi dan Investasi Swasta Senilai Rp 74,54 Triliun di Ibu Kota NusantaraSiswi SMA Tewas Tertemper KRL di Stasiun Jurangmangu, KAI Commuter Buka SuaraEks Direktur Perumda Tirta Bhagasasi Ditahan Terkait Kasus Korupsi Rp4,5 MiliarAhmad Sahroni Apresiasi BNN dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton KetaminKebijakan Bulog dan Kenaikan Harga Gabah Pacu Semangat Petani Penajam Paser UtaraKebakaran Lahan Dekat Stasiun Kampung Bandan Diduga Akibat Puntung Rokok, Perjalanan KRL TergangguProses Seleksi Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

Nasional

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

8 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan DibatalkanNasional 路 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap