goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Properti

Cara Memanfaatkan Proyek TOD di Jakarta untuk Kebutuhan Hunian dan Investasi

Agus KusumaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 17.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memanfaatkan Proyek TOD di Jakarta untuk Kebutuhan Hunian dan Investasi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pembangunan kawasan berbasis transit atau Transit-Oriented Development kini tengah marak dibangun di Jakarta. Konsep ini merupakan pembangunan kawasan yang menghubungkan transportasi publik dengan hunian, gedung kantor, pusat perbelanjaan, maupun area komersial dalam satu kawasan yang saling terintegrasi. Bagi masyarakat urban, investor, maupun pengembang, memahami cara memanfaatkan tren ini sangat penting. Perkembangan ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur biasa, melainkan sebuah transformasi tata kota yang membawa efek besar bagi masa depan hunian dan komersial di ibu kota.

Menurut Anton Sitorus, Head of Research & Consulting di CBRE Indonesia, konsep ini telah berkembang menjadi kunci utama untuk menciptakan nilai tambah bagi sebuah kawasan sekaligus meningkatkan nilai properti. Transisi fungsi dari sekadar infrastruktur transportasi menjadi pencipta nilai properti ini sebenarnya sudah terjadi di banyak negara maju, seperti Singapura dan Hong Kong. Dengan maraknya proyek serupa di Jakarta, masyarakat kini memiliki panduan langkah demi langkah untuk memaksimalkan potensi dari integrasi transportasi dan properti ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah pertama dalam merespons tren ini adalah memahami fungsinya sebagai solusi tata kota. Konsep ini dipandang sebagai solusi nyata dalam menghadapi tantangan perkembangan Jakarta yang tidak lagi memungkinkan untuk terus melebar atau mengalami urban sprawl. Dengan memusatkan berbagai aktivitas di sekitar simpul transportasi publik, pengembangan kawasan akan menjadi lebih padat. Pengembangan kawasan yang lebih padat ini diharapkan bisa mengurangi angka kemacetan lalu lintas hingga polusi udara yang selama ini menjadi kendala utama di Jakarta.

Baca Juga

Rencana Pengembangan KEK Palu Sebagai Hub Energi Bersih dan Hilirisasi Mineral

Rencana Pengembangan KEK Palu Sebagai Hub Energi Bersih dan Hilirisasi Mineral

Langkah kedua adalah mengubah strategi pemilihan lokasi saat hendak membeli atau berinvestasi properti. Di masa mendatang, kenaikan nilai properti di Jakarta diperkirakan akan semakin dibayangi oleh kualitas akses transportasi ketimbang posisi lokasi. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk menitikberatkan pencarian pada hunian atau area komersial yang memiliki kemudahan akses menuju simpul transportasi publik. Kualitas akses ini akan menjadi penentu utama dalam memaksimalkan nilai aset di tengah maraknya pembangunan infrastruktur transportasi.

Langkah ketiga adalah memanfaatkan peluang dari program keterjangkauan hunian. Kehadiran konsep terintegrasi ini diyakini dapat mendukung program pemerintah dalam meningkatkan keterjangkauan hunian bagi masyarakat. Untuk mewujudkan hal ini, pemerintah memberikan sejumlah insentif bagi pengembang yang membangun proyek tersebut, salah satunya melalui peningkatan Koefisien Lantai Bangunan. Dengan adanya peningkatan ini, pengembang dapat membangun gedung yang lebih tinggi. Alhasil, jumlah unit hunian yang ditawarkan akan bertambah, sedangkan efisiensi proyeknya turut meningkat, sehingga membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki hunian.

Baca Juga

Penggeledahan Rumah Tersangka FA dan Peran Tim Sembilan dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Penggeledahan Rumah Tersangka FA dan Peran Tim Sembilan dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Langkah keempat berkaitan dengan strategi penempatan ruang usaha dan perkantoran. Bagi pelaku usaha yang ingin merekrut talenta terbaik, letak gedung perkantoran memainkan peran yang sangat krusial. Gedung perkantoran yang terhubung langsung dengan transportasi publik terbukti lebih menarik bagi sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda seperti milenial dan Gen Z yang kerap kali menggunakan angkutan umum. Menempatkan kantor di kawasan terintegrasi ini merupakan cara efektif untuk menarik minat tenaga kerja muda yang mengutamakan kemudahan mobilitas.

Langkah kelima adalah memaksimalkan potensi komersial bagi pelaku usaha ritel. Menempatkan gerai di pusat perbelanjaan yang mengadopsi konsep terintegrasi ini memberikan keuntungan tersendiri. Pusat perbelanjaan yang terhubung dengan sarana transportasi berpotensi mengalami peningkatan jumlah kunjungan karena tingginya arus mobilitas pengguna transportasi umum setiap harinya. Dengan memadukan seluruh langkah pemahaman dan strategi ini, masyarakat maupun pelaku bisnis dapat mengambil keuntungan maksimal dari transformasi pengembangan kawasan di Jakarta.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

JakartaTransportasiInvestasi PropertiTODTata Kota

Berita Terbaru Lainnya

Meneladani Filosofi Hidup Sederhana Maestro Seni Rupa NasirunKlarifikasi Ditjen PAS Terkait Video Viral Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas WaingapuMelaporkan Pelanggaran Eksploitasi Anak dan Promosi Vape di Media Sosial Berdasarkan Kasus BigmoPeta Jalan Investasi Kelistrikan Indonesia USD 182 Miliar dan Peran Sektor SwastaPenggeledahan Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan AgungMencegah Risiko Kesehatan Sebelum Memasuki Wahana Rumah HantuSistem Selang Air Sendang Wonosari, Nadi Kehidupan Warga Kalidadap BantulLangkah Strategis Pengembangan K-SIGN Rote Ndao Menuju Swasembada Garam 2027

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap