goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Zulkifli Hasan Bantah Isu Pembangunan Koperasi Desa di Tengah Laut

Iswan TandirerungDiterbitkan 4 Agu 2026 - 17.22 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Zulkifli Hasan Bantah Isu Pembangunan Koperasi Desa di Tengah Laut
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pertemuan di Makassar pada Selasa (4/8) menjadi momen penting bagi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk meluruskan informasi keliru yang beredar di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia secara tegas membantah isu mengenai pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di tengah laut. Sambil berseloroh untuk menekankan ketidakmungkinan kabar tersebut, pria yang akrab disapa Zulhas ini mempertanyakan bagaimana teknis pengecoran semen jika bangunan benar-benar didirikan di atas perairan terbuka. Penjelasan langsung ini sekaligus meluruskan kesalahpahaman publik mengenai lokasi fisik dari proyek infrastruktur pangan nasional tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Pemerintah memproyeksikan Koperasi Desa atau Kopdes bukan sebagai jaringan ritel modern atau supermarket swasta. Infrastruktur ini dirancang sebagai instrumen vital negara yang berfungsi ganda sebagai penyerap hasil panen atau pembeli siaga (off-taker). Kehadiran lembaga ini ditujukan langsung untuk melindungi kesejahteraan para petani dan nelayan dari fluktuasi harga pasar yang sering kali merugikan. Sebagai contoh konkrit, ketika harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan drastis di bawah standar kelayakan, koperasi akan langsung turun tangan untuk membelinya dengan harga yang lebih adil, yakni sebesar Rp6.500 per kilogram.

Bagi masyarakat pesisir dan nelayan, skema perlindungan yang ditawarkan melalui Koperasi Nelayan Merah Putih juga dirancang secara terintegrasi. Ketika nelayan memperoleh hasil tangkapan yang melimpah, komoditas tersebut tidak akan terbuang sia-sia atau dijual dengan harga murah karena terdesak waktu. Koperasi akan menyediakan fasilitas mesin pendingin (cold storage) serta pabrik es agar kualitas ikan tetap terjaga dalam jangka waktu yang lebih lama. Jika hasil tangkapan tersebut belum terserap oleh pasar umum, koperasi bertindak sebagai pembeli untuk kemudian menyalurkan atau menjual ikan-ikan tersebut ke SPPG.

Baca Juga

Adang Daradjatun Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape

Adang Daradjatun Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape

Selain berfokus pada sektor pangan dan perikanan, unit koperasi ini juga mengemban misi pelayanan sosial dan digitalisasi di tingkat desa. Operasional Kopdes akan diintegrasikan dengan layanan kantor pos serta jaringan pembayaran digital seperti Brilink. Langkah integrasi ini sengaja diambil untuk memudahkan transaksi keuangan masyarakat pedesaan sekaligus memastikan distribusi bantuan sosial (bansos) dari pemerintah bisa berjalan lebih akurat. Melalui sistem ini, penyaluran bantuan dapat dipantau secara ketat agar tepat sasaran dengan mengacu pada basis data penerima yang terverifikasi berdasarkan nama dan alamat (by name, by address).

Terkait percepatan pembangunan fisik di lapangan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengonfirmasi bahwa pemerintah tengah mengejar target penyelesaian yang cukup masif. Sebanyak 35.800 unit Kopdes ditargetkan rampung hingga akhir tahun ini. Demi merealisasikan target tersebut dalam kurun waktu kurang dari satu tahun, Kementerian Desa menjalin kolaborasi erat dengan jajaran TNI Angkatan Darat (TNI AD). Setiap gudang dan gerai KDMP yang selesai dibangun nantinya akan langsung dilengkapi dengan sarana penunjang logistik yang memadai, meliputi satu unit truk, satu unit mobil pikap, serta dua unit sepeda motor roda tiga untuk mobilitas distribusi lokal.

Baca Juga

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Kendati target pembangunan ini tergolong besar, pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kendala teknis yang dihadapi di tingkat desa. Beberapa wilayah melaporkan adanya keterbatasan lahan, seperti ketersediaan lahan yang kurang dari 1.000 meter persegi, atau bahkan ada desa yang belum memiliki aset lahan sama sekali untuk lokasi pembangunan. Menanggapi persoalan ini, Yandri Susanto menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyiapkan solusi pemecahan masalah secara bertahap agar pembangunan tetap berjalan.

Pendekatan pembangunan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada aspek fisik semata, melainkan juga pengembangan potensi lokal melalui konsep desa tematik. Kementerian Desa menerapkan pola kerja sama lintas sektoral dengan menggandeng Kementerian Koperasi, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Pertanian. Kolaborasi ini diarahkan untuk membina desa-desa dengan spesialisasi komoditas tertentu, seperti desa penghasil jagung, melon, dan semangka. Selain itu, perhatian khusus juga diarahkan ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T), di mana kerja sama dengan TNI AD turut mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti jembatan penyeberangan dan penyediaan sumber air bersih untuk kebutuhan warga sehari-hari.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Zulkifli HasanKetahanan PanganYandri SusantoKoperasi Desa Merah PutihKementerian Desa

Berita Terbaru Lainnya

Kinerja Sektor Asuransi dan Dana Pensiun Juni 2026 Menurut OJKAdang Daradjatun Minta Polisi Usut Tuntas Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi VapeAmsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanSolusi Danantara Indonesia untuk Generasi Z yang Kesulitan Membeli RumahEvaluasi Keselamatan KM Mutiara Sentosa 2 dan Urgensi Target Waktu Penyelamatan LautGelombang Panas Ekstrem Melanda Korea Selatan dan Memicu Perombakan Sistem Penanggulangan KrisisSurat Edaran Tema, Logo, dan Peringatan HUT Ke-81 RI Tahun 2026 Resmi DiterbitkanSeleksi Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026, Ratusan Ribu Pendaftar Berebut 50 Ribu Kuota

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Cara Menyalurkan Air Menggunakan Selang Saat Menghadapi Krisis Kemarau Panjang

Tips

Cara Menyalurkan Air Menggunakan Selang Saat Menghadapi Krisis Kemarau Panjang

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan PersebayaOlahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap