Apakah Anda termasuk salah satu calon peserta yang penasaran dengan peta persaingan dalam Program Magang Nasional Batch I Angkatan II 2026? Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat lonjakan jumlah peminat yang sangat tinggi hingga masa pendaftaran resmi ditutup pada 28 Juli 2026. Berdasarkan data resmi Kemnaker, jumlah pendaftar yang tertarik mengikuti program pemagangan ini mencapai 732.483 orang. Di sisi lain, kuota yang disediakan oleh pemerintah untuk angkatan ini sangat terbatas, yaitu hanya 50.000 peserta. Ketimpangan yang terbilang jauh antara jumlah pendaftar dan ketersediaan tempat membuat proses seleksi berjalan sangat ketat bagi seluruh calon peserta dari berbagai daerah.
Berapa banyak pendaftar yang berhasil melewati tahap pemeriksaan awal dan apa saja kendala yang membuat pendaftar lain tidak lolos? Dari total 732.483 pendaftar yang masuk ke sistem, hanya ada 226.719 orang yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi serta berhasil mengajukan berkas lamaran secara lengkap. Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang) Kemnaker, Anwar Sanusi, mengungkapkan bahwa sebagian besar pendaftar yang gagal masuk dalam kategori tidak eligible. Beberapa faktor utama yang menyebabkan pendaftar dinyatakan tidak memenuhi syarat antara lain pelamar telah melewati batas kelulusan yang ditentukan, data pendaftaran yang diisi tidak lengkap, serta munculnya pelbagai kendala administratif lainnya selama proses pengajuan.








