goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Tips

Cara Menyalurkan Air Menggunakan Selang Saat Menghadapi Krisis Kemarau Panjang

Marulitua PardedeDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Menyalurkan Air Menggunakan Selang Saat Menghadapi Krisis Kemarau Panjang
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Musim kemarau panjang kerap memicu krisis air di berbagai wilayah, yang pada akhirnya membatasi akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar tersebut. Fenomena krisis air sebagai imbas dari kemarau panjang ini salah satunya terjadi secara nyata di wilayah Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta. Ketika krisis melanda, ketersediaan pasokan air di lingkungan sekitar akan menurun secara berangsur-angsur seiring berjalannya waktu. Masyarakat pun dituntut untuk mencari jalan keluar yang efektif agar pasokan air menuju tempat tinggal mereka tetap terjaga dengan baik. Menghadapi situasi kemarau panjang yang berdampak langsung pada lingkungan, langkah adaptasi mutlak diperlukan untuk memastikan kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi meskipun debit air dari alam terus mengalami penurunan.

Salah satu cara yang dapat diterapkan untuk mengatasi ketersediaan air yang menipis adalah dengan mengalirkan air secara langsung dari sumber yang masih tersisa. Praktik penyaluran ini terlihat jelas di kawasan

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Imogiri
, Kabupaten Bantul, D.I Yogyakarta. Sejak musim kemarau melanda wilayah tersebut, volume mata air di lingkungan warga mengalami penyusutan. Menyiasati kondisi mata air yang surut, penduduk setempat berinisiatif menggunakan selang guna menyalurkan air hingga sampai ke rumah masing-masing. Metode penyaluran menggunakan selang ini menjadi alternatif utama untuk mendistribusikan air dari titik sumber yang debitnya telah berkurang langsung ke area pemukiman. Pendekatan ini sekaligus menunjukkan bagaimana peralatan sederhana dapat difungsikan secara maksimal untuk merespons krisis air.

Bagi masyarakat di daerah lain yang mungkin menghadapi kondisi krisis air serupa dengan situasi di Imogiri, Bantul, menyalurkan air menggunakan selang dapat diterapkan sebagai panduan yang sangat praktis. Langkah pertama dalam menerapkan cara ini adalah memastikan lokasi mata air yang masih memiliki sisa genangan, meskipun kondisinya sudah dipastikan surut akibat rentetan kemarau panjang. Setelah titik sumber air dipastikan keberadaannya, masyarakat perlu mengukur estimasi jarak antara lokasi mata air tersebut dengan rumah masing-masing. Pengukuran jarak ini merupakan tahapan awal yang sangat diperlukan untuk mengetahui secara pasti seberapa panjang selang yang harus disiapkan agar air dapat dialirkan tanpa terputus di tengah jalan menuju rumah.

Baca Juga

Gubernur Pramono Anung Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mal dan Perkantoran Jakarta

Gubernur Pramono Anung Akan Tertibkan Pagar Tinggi di Mal dan Perkantoran Jakarta

Langkah selanjutnya setelah persiapan panjang selang dinilai cukup adalah proses pemasangan selang dari titik mata air menuju rumah. Tempatkan salah satu ujung selang tepat di bagian mata air yang surut tersebut agar dapat menangkap sisa debit air yang ada. Pastikan posisi ujung selang berada pada titik terdalam di mana sisa air masih bisa masuk ke dalam rongga selang dengan lancar tanpa hambatan. Selanjutnya, tarik dan bentangkan selang tersebut melintasi jalur yang paling memungkinkan menuju tempat tinggal. Dalam proses pembentangan ini, pastikan dengan saksama bahwa tidak ada bagian selang yang terlipat atau terjepit, karena hal tersebut dapat menghambat aliran air yang volumenya sudah terbatas.

Setelah selang berhasil dibentangkan melintasi jalur dari mata air sampai tiba di rumah masing-masing, langkah berikutnya adalah mengelola air yang berhasil dialirkan tersebut. Mengingat kondisi mata air yang surut sejak musim kemarau melanda, aliran air yang keluar dari ujung selang di area pemukiman kemungkinan besar tidak akan mengalir dengan deras. Oleh karena itu, siapkan wadah penampungan yang ukurannya memadai di ujung selang untuk mengumpulkan air sedikit demi sedikit sepanjang hari. Wadah penampungan ini berfungsi sangat esensial untuk menyimpan air yang mengalir lambat, agar nantinya dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal saat volumenya sudah cukup terkumpul di dalam rumah masing-masing.

Baca Juga

Kasus Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi dan Langkah Tegas Pemerintah Daerah

Kasus Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi dan Langkah Tegas Pemerintah Daerah

Terakhir, metode mengaliri air menggunakan selang sampai ke rumah masing-masing ini membutuhkan tingkat pengawasan secara berkala selama musim kemarau panjang masih terus berlangsung. Karena selang dibentangkan di area terbuka dari lokasi mata air hingga masuk ke kawasan pemukiman, sangat penting bagi warga untuk rutin memeriksa keseluruhan jalur selang tersebut. Pemeriksaan jalur ini bertujuan untuk memastikan tidak ada kebocoran pada badan selang atau pergeseran posisi pada ujung selang yang diletakkan di mata air yang surut. Dengan menjaga kondisi selang tetap optimal tanpa adanya hambatan fisik, aliran air dapat terus dipertahankan untuk membantu meringankan beban masyarakat dalam menghadapi dampak krisis air di tengah kemarau panjang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BantulImogirikrisis airkemarau panjangcara menyalurkan airD.I Yogyakarta

Berita Terbaru Lainnya

Program Persiapan LPDP Kemenag bagi Santri dan Talenta PTKINPengalihan Penumpang dan Pemenuhan Hak Tiket Pasca-Kebakaran KM Prince Soya di SamarindaKrisis Migrasi Ceuta, Puluhan Ribu Imigran Mulai Tinggalkan Perbatasan Spanyol di Afrika UtaraPersiapan Pemasangan PLTS Atap dan Dinamika Harga di Sektor ResidensialKerusuhan Komunal di Nepal Selatan, Kronologi Bentrokan, Dampak, dan Respons PemerintahFakta Pengamanan Belasan Remaja Diduga Hendak Tawuran di Tapos DepokCara Menyesuaikan Pemasangan Pagar Mal Sesuai Rencana Penertiban Pemprov DKI JakartaPenyelidikan Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat dan Status Operasional Terkini

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap