goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Kasus Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi dan Langkah Tegas Pemerintah Daerah

Joko PrabowoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 07.56 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kasus Dugaan Pungli Oknum Dishub Kota Bekasi dan Langkah Tegas Pemerintah Daerah
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Sebuah video yang memperlihatkan dugaan praktik pungutan liar atau pungli oleh sejumlah oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, beredar luas dan menjadi sorotan di media sosial. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekaman visual tersebut, para oknum petugas Dishub Kota Bekasi itu diduga kuat telah melakukan pemerasan terhadap seorang sopir truk. Adapun nominal uang yang diduga menjadi hasil pungutan liar dari pengemudi angkutan barang tersebut mencapai angka Rp1,7 juta. Rekaman video yang memperlihatkan dugaan pelanggaran oleh aparatur daerah ini terpantau dan dilihat secara luas oleh publik pada hari Sabtu (1/8). Beredarnya rekaman ini langsung memicu berbagai tanggapan, mengingat tindakan tersebut berkaitan langsung dengan integritas pelayanan publik di sektor transportasi darat.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Dalam rincian rekaman video yang beredar tersebut, tergambar jelas kronologi saat perekam video mengambil tindakan langsung di lokasi kejadian. Perekam video tampak berjalan menghampiri sebuah ruangan yang di dalamnya terdapat sejumlah petugas Dishub Kota Bekasi yang tengah duduk bersantai. Saat mendatangi ruangan tersebut, perekam video tidak datang seorang diri. Ia turut membawa serta sopir truk yang diduga kuat menjadi korban pemerasan oleh oknum petugas di lingkungan instansi tersebut. Perekam video kemudian secara langsung menanyakan kepada sopir truk mengenai identitas petugas mana yang sebelumnya telah membawa dan memerasnya.

Mendapat pertanyaan dari perekam video, sopir truk tersebut kemudian memberikan respons dengan menunjuk salah satu petugas yang pada saat itu tengah berada di lokasi ruangan. Penunjukan ini mempertegas dugaan keterlibatan oknum berseragam yang sedang berada di tempat tersebut. Lebih lanjut, di dalam rekaman visual itu juga terlihat dengan jelas adanya sejumlah uang tunai. Uang tunai yang terlihat dalam rekaman tersebut diduga merupakan uang senilai Rp1,7 juta hasil pungutan liar yang sebelumnya ditarik dari sang sopir truk. Setelah proses konfrontasi di ruangan tersebut, uang tunai itu pada akhirnya dikembalikan ke tangan sopir truk yang menjadi korban.

Baca Juga

Pengalihan Penumpang dan Pemenuhan Hak Tiket Pasca-Kebakaran KM Prince Soya di Samarinda

Pengalihan Penumpang dan Pemenuhan Hak Tiket Pasca-Kebakaran KM Prince Soya di Samarinda

Beredarnya video viral mengenai dugaan pemerasan ini langsung mendapat perhatian serius dari pimpinan daerah tingkat provinsi. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM, menyatakan rasa kecewanya yang sangat mendalam terhadap perilaku oknum petugas Dishub Kota Bekasi tersebut. Berdasarkan informasi yang dikutip dari detikcom, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya sangat kecewa melihat aparatur yang seharusnya melayani justru melakukan tindakan pungli terhadap para sopir. Sebagai langkah cepat, Dedi menyampaikan bahwa pada malam hari sebelumnya, ia telah berkoordinasi secara langsung dengan Wali Kota Bekasi untuk membahas insiden ini, mengingat para petugas yang terekam dalam video itu merupakan pegawai di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Dalam koordinasi yang dilakukannya bersama pimpinan daerah Kota Bekasi, Dedi Mulyadi secara tegas meminta agar oknum petugas yang terbukti terlibat dalam aksi pungutan liar tersebut diberikan sanksi pemecatan. Meskipun demikian, Gubernur Jawa Barat itu mengaku bahwa dirinya belum bisa memastikan secara pasti mengenai status kepegawaian dari petugas yang melakukan pungli tersebut. Ia menyebutkan bahwa belum diketahui apakah oknum tersebut berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), atau berstatus sebagai PPPK paruh waktu. Kendati status kepegawaiannya belum dipastikan, Dedi Mulyadi telah menyampaikan instruksi yang jelas kepada Wali Kota Bekasi agar mengambil tindakan tegas berupa pemberhentian dari pekerjaan secara tidak hormat.

Baca Juga

Operasional Hotel Pullman Jakarta Barat Dipastikan Tetap Normal Pasca-Kebakaran di Area Parkir

Operasional Hotel Pullman Jakarta Barat Dipastikan Tetap Normal Pasca-Kebakaran di Area Parkir

Lebih jauh, Dedi Mulyadi menyampaikan harapan besarnya agar peristiwa memalukan seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang, baik di wilayah Kota Bekasi maupun di daerah lainnya di Jawa Barat. Ia memberikan penegasan bahwa setiap petugas di lapangan haruslah memberikan pelayanan yang baik dan berintegritas kepada masyarakat. Menurutnya, semua pihak yang menggunakan seragam dinas atau baju kebesaran memiliki tugas utama untuk melayani dan melindungi masyarakat luas. Dedi Mulyadi mengingatkan dengan keras bahwa kewajiban aparatur adalah mempermudah urusan publik, bukan sebaliknya mempersulit dan memeras masyarakat yang sedang mencari nafkah.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratDedi MulyadiDishub Kota BekasiPungliPemkot Bekasi

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Risiko Tambang Batu Bara dari Tragedi Ledakan di BalochistanProgram Persiapan LPDP Kemenag bagi Santri dan Talenta PTKINPengalihan Penumpang dan Pemenuhan Hak Tiket Pasca-Kebakaran KM Prince Soya di SamarindaKrisis Migrasi Ceuta, Puluhan Ribu Imigran Mulai Tinggalkan Perbatasan Spanyol di Afrika UtaraPersiapan Pemasangan PLTS Atap dan Dinamika Harga di Sektor ResidensialKerusuhan Komunal di Nepal Selatan, Kronologi Bentrokan, Dampak, dan Respons PemerintahFakta Pengamanan Belasan Remaja Diduga Hendak Tawuran di Tapos DepokCara Menyesuaikan Pemasangan Pagar Mal Sesuai Rencana Penertiban Pemprov DKI Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap