goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.022 per Dolar AS pada Perdagangan Jumat Sore

Iswan TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 17.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rupiah Ditutup Menguat ke Rp18.022 per Dolar AS pada Perdagangan Jumat Sore
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ditutup menguat pada akhir transaksi perdagangan hari Jumat (31/7) sore. Berdasarkan data pergerakan valuta asing, mata uang Garuda sukses mengakhiri sesi perdagangan di posisi Rp18.022 per dolar Amerika Serikat. Posisi penutupan ini menunjukkan bahwa mata uang rupiah berhasil membukukan kenaikan sebesar 89 poin. Angka apresiasi tersebut setara dengan penguatan sebesar 0,49 persen apabila disandingkan dengan posisi penutupan pada transaksi perdagangan hari sebelumnya.

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
, memaparkan bahwa pergerakan positif ini berjalan beriringan dengan tren yang terjadi pada mayoritas mata uang regional. Menurut penjelasannya, rupiah dan sebagian besar mata uang di kawasan Asia berhasil menguat seiring dengan terjadinya pelemahan pada nilai tukar dolar Amerika Serikat secara global. Kondisi pelemahan mata uang Amerika Serikat tersebut merupakan dampak langsung dari rilis data ekonomi dari Amerika Serikat yang menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan pasar sebelumnya.

Terkait dengan sentimen yang memengaruhi pergerakan pasar valuta asing pada hari ini, Lukman Leong menilai bahwa faktor eksternal masih menjadi pendorong utama. Sentimen umum di pasar saat ini sangat bergantung pada dinamika perekonomian dan politik di luar negeri. Dua faktor eksternal utama yang terus menjadi fokus perhatian para investor adalah prospek arah kebijakan suku bunga acuan dari bank sentral Amerika Serikat, The Fed, serta perkembangan situasi geopolitik yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.

Baca Juga

Peta Jalan Investasi Kelistrikan Indonesia USD 182 Miliar dan Peran Sektor Swasta

Peta Jalan Investasi Kelistrikan Indonesia USD 182 Miliar dan Peran Sektor Swasta

Di kawasan regional Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar Amerika Serikat terpantau cukup bervariasi pada perdagangan sore hari ini. Selain mata uang rupiah, beberapa mata uang negara Asia lainnya turut mencatatkan tren penguatan. Peso Filipina terpantau mengalami apresiasi yang menonjol, yakni sebesar 0,50 persen. Penguatan ini juga diikuti oleh yuan China yang mencatatkan kenaikan sebesar 0,06 persen, serta ringgit Malaysia yang juga naik sebesar 0,06 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong turut mengalami penguatan tipis sebesar 0,03 persen terhadap dolar Amerika Serikat.

Di sisi lain, sejumlah mata uang utama di kawasan Asia justru bergerak melemah dan tidak berhasil mengikuti jejak positif rupiah. Won Korea Selatan tercatat mengalami pelemahan yang cukup dalam, yakni sebesar 0,54 persen pada sore hari ini. Selain itu, mata uang yen Jepang juga mengalami koreksi sebesar 0,53 persen terhadap dolar Amerika Serikat. Dolar Singapura turut melengkapi daftar mata uang Asia yang tertekan dengan mencatatkan penurunan tipis sebesar 0,05 persen dibandingkan dengan penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Baca Juga

Langkah Strategis Pengembangan K-SIGN Rote Ndao Menuju Swasembada Garam 2027

Langkah Strategis Pengembangan K-SIGN Rote Ndao Menuju Swasembada Garam 2027

Untuk pergerakan mata uang utama dari negara maju di luar kawasan Asia, kondisinya juga terpantau bervariasi terhadap dolar Amerika Serikat. Dolar Australia menjadi salah satu mata uang yang berhasil mencatatkan penguatan dengan persentase sebesar 0,06 persen. Sebaliknya, mata uang euro Eropa terpantau mengalami penurunan sebesar 0,12 persen, dan poundsterling Inggris juga ikut melemah sebesar 0,12 persen. Selain itu, franc Swiss mengalami koreksi sebesar 0,31 persen, sedangkan mata uang dolar Kanada terpantau melemah tipis sebesar 0,05 persen.

Walaupun mata uang rupiah berhasil mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat sore ini, Lukman Leong memberikan catatan bahwa ruang bagi mata uang domestik untuk menguat lebih jauh masih cenderung sangat terbatas. Menurut hasil analisisnya, sentimen yang berasal dari dalam negeri masih menahan laju apresiasi mata uang rupiah secara lebih optimal. Dari sisi domestik, para investor di pasar keuangan saat ini masih mengkhawatirkan tentang sosok yang nantinya akan menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia ke depannya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahDolar ASBank IndonesiaDoo Financial FuturesLukman Leongkurs rupiah

Berita Terbaru Lainnya

Meneladani Filosofi Hidup Sederhana Maestro Seni Rupa NasirunKlarifikasi Ditjen PAS Terkait Video Viral Penggerebekan Rumah Dinas Kalapas WaingapuMelaporkan Pelanggaran Eksploitasi Anak dan Promosi Vape di Media Sosial Berdasarkan Kasus BigmoPeta Jalan Investasi Kelistrikan Indonesia USD 182 Miliar dan Peran Sektor SwastaPenggeledahan Rumah Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah oleh Kejaksaan AgungMencegah Risiko Kesehatan Sebelum Memasuki Wahana Rumah HantuSistem Selang Air Sendang Wonosari, Nadi Kehidupan Warga Kalidadap BantulLangkah Strategis Pengembangan K-SIGN Rote Ndao Menuju Swasembada Garam 2027

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

Ekonomi

Prestasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank Jakarta

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap