goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan perkembangan yang signifikan seiring dengan berjalannya waktu. Untuk mengetahui bagaimana proses pembangunan ini berjalan, terutama dalam hal pelibatan sumber daya manusia dan material lokal, peninjauan langsung ke lapangan menjadi langkah yang sangat penting. Pada hari Jumat, 10 Juli 2026, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, berkesempatan untuk melakukan kunjungan ke Ibu Kota Nusantara. Kunjungan yang dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 ini merupakan kunjungan perdana bagi dirinya maupun bagi rombongan Komisi VII DPR RI ke kawasan tersebut. Tujuan dari agenda ini adalah untuk melihat secara langsung bagaimana perkembangan pembangunan kawasan ibu kota baru tersebut di lapangan.

Dalam peninjauan tersebut, terdapat beberapa temuan penting mengenai bagaimana proyek infrastruktur berskala besar ini dijalankan oleh pemerintah. Rahayu Saraswati Djojohadikusumo menyatakan bahwa dirinya merasa senang dengan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara yang ada saat ini. Salah satu sorotan utamanya adalah mengenai bagaimana proyek ini menerapkan tingkat komponen dalam negeri atau yang sering dikenal dengan istilah TKDN. Berdasarkan hasil kunjungan lapangan tersebut, penerapan tingkat komponen dalam negeri dinilai sudah cukup tinggi dalam proses pembangunan yang sedang berlangsung.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Mengenai bagaimana bentuk nyata penerapan tingkat komponen dalam negeri tersebut di lapangan, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI memaparkan sejumlah pengamatannya. Tingginya tingkat komponen dalam negeri ini terlihat jelas dalam dua aspek utama pembangunan. Aspek pertama adalah dalam hal pengadaan barang yang digunakan untuk membangun berbagai infrastruktur di kawasan ibu kota baru tersebut. Aspek kedua, tingkat komponen dalam negeri yang tinggi ini juga terwujud dalam bentuk pelibatan masyarakat lokal dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Hal ini menunjukkan bahwa proyek tersebut berupaya mengintegrasikan sumber daya sekitar ke dalam proses konstruksi.

Baca Juga

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026

Untuk memastikan keberlanjutan dari pelibatan sumber daya lokal ini, diperlukan langkah-langkah strategis serta dukungan penuh dari pihak otoritas terkait. Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo secara khusus berpesan kepada Kepala Otorita IKN (OIKN), Basuki Hadimuljono. Pesan yang disampaikan adalah arahan agar Kepala OIKN tetap bisa melibatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta masyarakat lokal dalam setiap tahapan pembangunan. Langkah pelibatan ini dinilai sangat krusial agar pembangunan mampu menghasilkan nilai tambah sekaligus menggerakkan roda ekonomi di sekitar kawasan Ibu Kota Nusantara.

Lebih lanjut, mengenai bagaimana sektor usaha kecil harus diakomodasi dalam perencanaan kota, Rahayu memberikan penekanan yang sangat jelas. Ia menyatakan bahwa UMKM dan juga industri kecil dan menengah (IKM) tentunya harus dilibatkan secara aktif. Ia mengingatkan otoritas terkait agar jangan sampai UMKM tidak mendapatkan ruang usaha di Ibu Kota Nusantara. Hal ini dikarenakan UMKM dan IKM merupakan kelompok usaha yang memiliki jumlah sangat besar di Indonesia. Oleh karena itu, penyediaan ruang bagi mereka adalah sebuah keharusan agar mereka bisa menjadi bagian tak terpisahkan dari ekosistem ibu kota baru.

Baca Juga

Kronologi Pengungkapan Kasus Penyelundupan Narkotika oleh Kopilot Asing di Bandara Soekarno-Hatta

Kronologi Pengungkapan Kasus Penyelundupan Narkotika oleh Kopilot Asing di Bandara Soekarno-Hatta

Dengan melihat bagaimana progres pembangunan yang terus berjalan serta tingginya komitmen untuk melibatkan komponen lokal, masa depan Ibu Kota Nusantara tampak sangat menjanjikan. Rahayu Saraswati Djojohadikusumo pun memberikan prediksinya mengenai hasil akhir dari pembangunan kawasan berskala nasional ini. Ia memprediksi bahwa Ibu Kota Nusantara yang terus berprogres saat ini pada akhirnya akan menjadi sebuah kota masa depan yang luar biasa. Selain itu, kota ini juga diprediksi akan menjadi kawasan yang ramai dan pada akhirnya akan menjadi sebuah pencapaian yang sangat dibanggakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMIKNRahayu Saraswati DjojohadikusumoKomisi VII DPR RIBasuki Hadimuljono

Berita Terbaru Lainnya

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026Cara Mengatasi Kendala Desil untuk Pengajuan Kartu Jakarta PintarKronologi Pengungkapan Kasus Penyelundupan Narkotika oleh Kopilot Asing di Bandara Soekarno-HattaPertunjukan Wayang Kulit Ki Eko Suwaryo dan Ki Cahyo Kuntadi pada Agustus 2026Panduan Penanganan Darurat Kebakaran Dapur di Area Publik Berkaca dari Insiden Bandara Ngurah RaiJadwal dan Makna Jumat Kliwon Bulan Agustus 2026 dalam Kalender JawaVandS Clinic Seoul Sediakan Diskon Langsung Pengganti Tax Refund bagi WisatawanPelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap