goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun

Yohanes IpoiDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pelatihan Calon Manajer Koperasi Desa dan Kampung Nelayan Telan Anggaran Rp 1 Triliun
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Kementerian Pertahanan secara resmi menyampaikan bahwa anggaran pendidikan bela negara yang diperuntukkan bagi para calon manajer Koperasi Desa Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih telah mencapai angka Rp 1,064 triliun. Dana dalam jumlah besar tersebut secara khusus dianggarkan untuk membiayai kebutuhan sebanyak 35.476 orang peserta selama masa 45 hari pelatihan berlangsung.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Terkait dengan besaran alokasi dana tersebut, Direktur Jenderal Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal I Gusti Ngurah Wisnu Wardana, memberikan penjelasan lebih lanjut. Saat ditemui di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada hari Kamis, 30 Juli 2026, ia mengatakan bahwa setiap peserta pelatihan rata-rata menghabiskan dana sekitar Rp 30 juta. "Jadi itu digunakan untuk banyak hal, ya," kata Wisnu mengonfirmasi besaran biaya per individu tersebut.

Wisnu kemudian merinci bahwa anggaran sebesar Rp 30 juta per orang tersebut dialokasikan untuk membiayai serangkaian keperluan peserta dari awal hingga akhir kegiatan. Pembiayaan ini mencakup seluruh tahapan seleksi yang harus dilalui, pengadaan perlengkapan perorangan lapangan seperti pakaian seragam, hingga biaya pendidikan selama masa pelatihan. Selain itu, dana tersebut juga menanggung biaya perjalanan dinas peserta, serta pemberian uang saku bagi masing-masing peserta dengan besaran Rp 1,5 juta.

Baca Juga

Komitmen Sudaryono dalam Menjaga Program Makan Bergizi Gratis dari Praktik Korupsi

Komitmen Sudaryono dalam Menjaga Program Makan Bergizi Gratis dari Praktik Korupsi

Untuk memberikan kejelasan terkait sumber pendanaan program ini, Wisnu memastikan bahwa pos anggaran program pelatihan diajukan secara terpisah kepada Kementerian Keuangan. Ia menegaskan bahwa dana tersebut sama sekali tidak memangkas alokasi belanja rutin pertahanan yang sudah ditetapkan sebelumnya. "Jadi tidak akan mengganggu atau membebani anggaran dari DIPA Kementerian Pertahanan maupun TNI," ujar Wisnu memberikan jaminan.

Adapun pelaksanaan pendidikan bagi para calon manajer koperasi desa dan kampung nelayan ini telah diselenggarakan secara intensif selama 45 hari. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai sejak tanggal 17 Juni dan berlanjut hingga tanggal 31 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, kurikulum pelatihan dibagi ke dalam dua fase utama. Fase pertama terdiri dari 30 hari latihan dasar militer yang kemudian berubah format menjadi pelatihan bela negara. Setelah menyelesaikan fase tersebut, para peserta mengikuti 15 hari sisanya yang diisi dengan materi pelatihan manajerial.

Berdasarkan data kehadiran, program pendidikan ini mulanya ditargetkan untuk diikuti oleh 35.476 orang peserta dari berbagai wilayah. Namun pada kenyataannya, hanya sebanyak 33.846 orang saja yang tercatat ikut serta dalam pelatihan tersebut. Terdapat selisih jumlah peserta, di mana sebanyak 1.369 orang sisanya dilaporkan tidak hadir sejak program pendidikan ini secara resmi dibuka pada bulan lalu akibat berbagai alasan.

Baca Juga

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026

Daftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026

Dari puluhan ribu peserta yang telah hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan, tidak semuanya berhasil menyelesaikan pendidikan hingga tahap akhir. Tercatat bahwa calon manajer yang pada akhirnya dinyatakan lulus dari pelatihan tersebut hanya sebanyak 33.785 orang. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Ketut Gede Wetan Pastia, menjelaskan tentang adanya peserta yang tidak berhasil menyelesaikan program.

Menurut keterangan Ketut Gede Wetan Pastia, terdapat 61 peserta yang terpaksa gugur di tengah jalan sebelum masa pelatihan 45 hari tersebut berakhir. Gugurnya puluhan peserta ini disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari masalah kesehatan yang dialami saat mengikuti pelatihan hingga keputusan peserta untuk mengundurkan diri. "Jadi memang ada 61 rekan-rekan ini tidak bisa lanjut karena berbagai alasan," kata dia menutup penjelasan mengenai hasil akhir kelulusan program tersebut.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PertahananKoperasi Desa Merah PutihKampung Nelayan Merah PutihAnggaranBela Negara

Berita Terbaru Lainnya

Alasan FIFA Batal Menjual Saham Komersial Piala DuniaMemahami Krisis Kepemimpinan FIFA dan Bursa Calon Pengganti Gianni InfantinoAlasan Google Menarik Fitur AI di Google Earth Akibat Bahaya Rekayasa GambarKomitmen Sudaryono dalam Menjaga Program Makan Bergizi Gratis dari Praktik KorupsiCara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanRumah Kontrakan Polisi di Karawang Dirusak Sekelompok Orang Bersenjata TajamDaftar Komisaris Jenderal Polri yang Memasuki Masa Pensiun pada Tahun 2026Cara Mengatasi Kendala Desil untuk Pengajuan Kartu Jakarta Pintar

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap