goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Politik

Presiden Taiwan Dievakuasi dengan Kendaraan Lapis Baja dalam Simulasi Perang Han Kuang

Togar PanjaitanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 06.03 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Taiwan Dievakuasi dengan Kendaraan Lapis Baja dalam Simulasi Perang Han Kuang
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Deteksi terhadap 14 pesawat militer dan sembilan kapal perang China oleh Kementerian Pertahanan Taiwan pada hari Rabu mengiringi dimulainya latihan tempur tahunan Han Kuang. Di tengah bayang-bayang peningkatan aktivitas militer asing di sekitar wilayahnya, Presiden Taiwan Lai Ching-te dievakuasi menggunakan kendaraan pengangkut personel lapis baja pada larut malam menuju pusat komando militer. Evakuasi darurat ini merupakan bagian penting dari rangkaian latihan perang Han Kuang selama 10 hari yang resmi dimulai pekan ini untuk menguji kesiapan pertahanan pulau tersebut menghadapi potensi invasi.

Mengapa Presiden Taiwan harus dievakuasi menggunakan kendaraan lapis baja dalam simulasi ini?

Kantor kepresidenan merilis sebuah potret resmi pada hari Kamis yang memperlihatkan Presiden Lai Ching-te mengenakan rompi pelindung tubuh dan helm militer saat memasuki bagian belakang kendaraan lapis baja. Juru bicara kepresidenan, Karen Kuo, menjelaskan kepada publik bahwa Presiden Lai beserta timnya sedang melakukan simulasi komando operasi pertahanan negara. Manuver taktis larut malam tersebut menandai partisipasi perdana Lai sebagai presiden sejak resmi menjabat pada tahun 2024. Simulasi evakuasi darurat dan pengamanan pemimpin negara ini dijalankan dalam skenario khusus yang oleh pemerintah setempat dinamakan sebagai rencana 'Wan Chun'.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Apa ancaman nyata yang mendasari pelaksanaan latihan darurat tersebut?

Baca Juga

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mengemuka di DPR

Wacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mengemuka di DPR

Latihan berskala besar ini digelar di bawah ancaman geopolitik yang konstan dari Beijing. Otoritas di Beijing memandang pulau demokratis tersebut sebagai bagian integral dari wilayah kekuasaan mereka dan telah berulang kali bersumpah akan merebut kembali Taiwan, bahkan dengan menggunakan kekuatan militer jika dirasa perlu. Selain itu, kekhawatiran mengenai keselamatan pemimpin Taiwan diperkuat oleh laporan media pemerintah China pada tahun 2023. Laporan tersebut mengindikasikan bahwa salah satu skenario latihan tempur Beijing di sekitar Taiwan melibatkan serangan presisi yang ditujukan untuk misi pemenggalan atau eliminasi kepemimpinan politik dan militer Taiwan. Hal inilah yang mendorong simulasi pengamanan presiden ke pusat komando menjadi agenda yang sangat krusial.

Persenjataan dan teknologi apa saja yang dikerahkan Taiwan dalam latihan kali ini?

Dalam rangkaian latihan Han Kuang, Taiwan memamerkan kesiapan tempur darat, laut, dan udara dengan mengerahkan berbagai alutsista modern. Presiden Lai memantau langsung pemasangan peluncur rudal di kapal penjaga pantai kelas Anping. Kapal penjaga pantai ini dirancang secara khusus berdasarkan cetak biru kapal perang serang cepat kelas Tuo Chiang milik angkatan laut Taiwan. Di sektor pertahanan udara, sistem rudal darat-ke-udara Tien-Kung III buatan dalam negeri juga telah dikerahkan ke wilayah Taipei. Persenjataan yang dirancang khusus untuk menembak jatuh rudal taktis dan pesawat tempur musuh tersebut kini ditempatkan di posisi strategis di dekat bandara Songshan serta markas kementerian pertahanan Taiwan.

Bagaimana rencana pengujian jalur komunikasi sipil dalam situasi darurat?

Baca Juga

Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Mengapa Eks Ketua Dewan Jadi Tersangka?

Kasus Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Ponorogo, Mengapa Eks Ketua Dewan Jadi Tersangka?

Selain memobilisasi kekuatan militer dan alutsista, otoritas pertahanan Taiwan juga berencana menguji ketahanan infrastruktur komunikasi publik dalam kondisi krisis. Pada pekan depan, Taiwan berencana untuk secara sengaja memperlambat kecepatan internet seluler warganya. Uji coba perdana ini dirancang untuk melihat bagaimana warga sipil dapat berkomunikasi dan bertahan ketika bandwidth internet menjadi sangat langka. Kondisi kelangkaan bandwidth tersebut disimulasikan agar menyerupai keadaan darurat yang sesungguhnya, baik akibat bencana alam berskala besar maupun akibat blokade atau invasi militer dari China.

Bagaimana latar belakang konflik sejarah dan posisi diplomatik kedua belah pihak saat ini?

Akar ketegangan di Selat Taiwan membentang kembali ke tahun 1949, ketika Chiang Kai-shek bersama pemerintah Republik China (ROC) melarikan diri ke Taiwan setelah pasukan komunis pimpinan Mao Zedong memenangkan perang saudara di daratan China. Sejak peristiwa bersejarah tersebut, tidak ada perjanjian damai yang pernah ditandatangani oleh kedua belah pihak, sehingga status konflik secara teknis tetap membayangi. Saat ini, Beijing secara konsisten menjuluki Presiden Lai Ching-te sebagai sosok separatis yang berbahaya dan terus menolak berbagai tawaran perundingan damai yang ia ajukan. Di sisi lain, Presiden Lai tetap berpegang teguh pada prinsipnya bahwa hanya rakyat Taiwan sendiri yang memiliki hak demokratis untuk menentukan masa depan dan status wilayah mereka.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ChinaTaiwanHan KuangLai Ching-te

Berita Terbaru Lainnya

Siasat Menghindari Antrean Panjang SPBU, Waktu Pengisian dan Pilihan BBM PengendaraPanduan Rute dan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas JakartaIntegrasi Bank Jago, Bibit, dan Stockbit Catat 3,6 Juta Nasabah TerhubungWacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mengemuka di DPRDallas Mavericks Amankan Perpanjangan Kontrak Naji MarshallTantangan Menyelaraskan Pendidikan dengan Karier dan Kebutuhan KerjaProyek Off Ramp Ciawi Selatan Diharapkan Menjadi Solusi Kemacetan Arus Lalu Lintas BogorPeluang Usaha Tepung Mocaf untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap