Pendidikan sering kali dianggap sebagai jalan utama menuju karier yang mapan dan masa depan yang lebih baik. Namun, realitas di lapangan menunjukkan adanya tantangan besar ketika lulusan institusi pendidikan harus berhadapan dengan kebutuhan industri yang terus berubah. Kesenjangan ini memicu perdebatan mengenai efektivitas sistem pendidikan saat ini dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap pakai di berbagai sektor.
Bagaimana potret penyerapan tenaga kerja di Indonesia saat ini?
Hingga kini, pasar tenaga kerja di Indonesia masih didominasi oleh pekerja sektor informal yang rentan dengan persentase mencapai 59,30%. Angka yang cukup tinggi ini menunjukkan bahwa sektor formal belum mampu menyerap angkatan kerja secara maksimal. Kondisi penyerapan kerja yang belum merata ini juga dirasakan oleh kelompok rentan lainnya. Berdasarkan data yang ada, hanya 45% penyandang disabilitas di Indonesia yang bekerja. Dari jumlah penyandang disabilitas yang bekerja tersebut, sebagian besar atau sekitar 83% berada di sektor nonformal. Sementara itu, kelompok penyandang disabilitas yang berhasil terserap di sektor formal baru berkisar di angka 17%. Data ini menggambarkan betapa menantangnya akses pekerjaan formal bagi kelompok-kelompok tertentu di tanah air.








