goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Komitmen Kemendagri Mendorong Penghijauan Berkelanjutan di Daerah

Togar PanjaitanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 21.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Komitmen Kemendagri Mendorong Penghijauan Berkelanjutan di Daerah
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah terus berupaya memperkuat komitmen pelestarian lingkungan hidup melalui langkah-langkah konkret di berbagai daerah. Salah satu momentum penting terjadi pada Jumat, 7 Agustus, saat Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya yang terletak di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Dalam peresmian tersebut, ia menekankan pentingnya mengubah paradigma penghijauan dari sekadar kegiatan seremonial menjadi sebuah gerakan yang berkelanjutan. Upaya rehabilitasi hutan dan lahan kini dituntut untuk melampaui batas penanaman bibit semata, dengan fokus utama pada pemeliharaan pascatanam serta sinergi lintas sektor.

Langkah ini sejalan dengan arahan langsung dari Presiden yang menginisiasi agenda penghijauan nasional. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengambil peran aktif dengan mendorong seluruh pemerintah daerah (Pemda) untuk mengintegrasikan aspek ekologis ke dalam sistem perencanaan pembangunan mereka. Untuk memahami lebih dalam mengenai arah kebijakan, tantangan di lapangan, serta mekanisme kolaborasi yang diusulkan oleh pemerintah, berikut adalah kompilasi pertanyaan dan jawaban yang merangkum pokok-pokok pikiran dari gerakan penghijauan berkelanjutan ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Apa tujuan utama dari peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya oleh Wamendagri?

Peresmian Pusat Persemaian Sriwijaya di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menjadi tonggak penting dalam mempercepat program rehabilitasi hutan dan lahan secara nasional. Dalam acara yang berlangsung pada Jumat, 7 Agustus tersebut, Wamendagri Bima Arya Sugiarto menegaskan bahwa keberadaan pusat persemaian ini harus dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah daerah. Tujuan utamanya bukan sekadar memproduksi bibit tanaman, melainkan mendorong Pemda untuk menjadikan penghijauan sebagai gerakan yang terstruktur dan berkelanjutan. Pemerintah pusat berharap fasilitas ini mampu menyuplai kebutuhan rehabilitasi lingkungan sekaligus menginspirasi gerakan serupa di wilayah lain.

Mengapa kegiatan penanaman pohon saja dinilai belum cukup untuk mengatasi kerusakan lahan?

Baca Juga

Kejagung Telusuri Peran Tiga Tersangka Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Kejagung Telusuri Peran Tiga Tersangka Kasus Pencucian Uang Febrie Adriansyah

Selama ini, banyak program penghijauan terjebak dalam seremoni penanaman tanpa adanya tindak lanjut yang jelas. Bima Arya menekankan bahwa rehabilitasi hutan dan lahan yang efektif membutuhkan komitmen jangka panjang berupa perawatan tanaman yang konsisten. Menanam pohon hanyalah langkah awal yang sangat awal. Tanpa adanya pemeliharaan berkala, tingkat kelangsungan hidup bibit yang ditanam akan sangat rendah. Oleh karena itu, Kemendagri mendorong peralihan dari sekadar budaya menanam menjadi budaya merawat lingkungan secara menyeluruh. Hal ini memerlukan keterlibatan aktif semua pihak untuk memastikan pohon yang ditanam benar-benar tumbuh dan memberikan dampak ekologis yang diharapkan.

Bagaimana Kemendagri mengawal agar pemerintah daerah serius dalam menerapkan prinsip ekologi?

Kemendagri memiliki peran strategis dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan di tingkat daerah. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah memastikan indikator ekologis menjadi perhatian utama dalam proses perencanaan dan evaluasi pembangunan daerah. Pemda didorong untuk menempatkan aspek lingkungan hidup sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari rencana pembangunan jangka pendek maupun menengah. Dengan memasukkan indikator ini ke dalam sistem evaluasi resmi, pemerintah daerah dituntut untuk lebih bertanggung jawab dalam menjaga keseimbangan alam di wilayahnya masing-masing, bukan sekadar mengejar target pertumbuhan ekonomi semata.

Tantangan apa saja yang kerap dihadapi dalam merealisasikan program penghijauan di lapangan?

Baca Juga

Tantangan Pemerataan Akses Internet dalam Pelayanan Publik Digital di Indonesia

Tantangan Pemerataan Akses Internet dalam Pelayanan Publik Digital di Indonesia

Upaya penghijauan di lapangan sering kali membentur berbagai kendala non-teknis dan teknis yang kompleks. Salah satu tantangan terbesar adalah maraknya alih fungsi lahan yang mengubah kawasan hijau menjadi area industri atau pemukiman, serta adanya konflik kepemilikan lahan yang kerap menghambat proses penanaman kembali. Selain itu, aspek kecocokan botani juga menjadi isu krusial. Pemilihan jenis tanaman yang sesuai dengan karakteristik tanah, iklim, dan ekosistem masing-masing wilayah sangat menentukan keberhasilan program. Kesalahan dalam memilih jenis tanaman dapat menyebabkan kegagalan tumbuh atau bahkan mengganggu keseimbangan ekosistem lokal yang sudah ada.

Siapa saja pihak yang perlu dilibatkan untuk membangun kolaborasi penghijauan yang berkelanjutan?

Untuk mewujudkan gerakan yang bertahan lama, pemerintah tidak dapat bekerja sendirian. Bima Arya mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun kolaborasi yang solid demi menjaga keberlanjutan penghijauan. Kemitraan ini harus melibatkan jajaran pemerintah di semua tingkatan, akademisi dari perguruan tinggi untuk memberikan kajian ilmiah mengenai kecocokan tanaman, pelaku dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial, serta berbagai elemen masyarakat sipil sebagai motor penggerak di lapangan. Sinergi dari keempat pilar ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pengawasan dan pemeliharaan lingkungan yang mandiri dan berkelanjutan secara jangka panjang.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KemendagriBima Arya SugiartoPenghijauanPusat Persemaian Sriwijaya

Berita Terbaru Lainnya

Kejagung Telusuri Peran Tiga Tersangka Kasus Pencucian Uang Febrie AdriansyahLangkah Thailand Pangkas Pajak Cukai demi Menarik Pabrik Mobil BaruTantangan Pemerataan Akses Internet dalam Pelayanan Publik Digital di IndonesiaAliansi Pertahanan Baru Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, Apa Saja Poin Pentingnya?Pencurian Alat Pemantau Gempa BMKG di Gayo Lues Lumpuhkan Deteksi SeismikLangkah Hukum Melaporkan Kasus Kekerasan Seksual Anak Berkaca dari Kasus MamujuIHSG Tembus Level 6.409 pada Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Rp 17.885Pergerakan Pasar Finansial Akhir Pekan, Rupiah Menguat dan Tudingan Diplomasi Teater Iran

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap