Bagaimana cara meningkatkan nilai ekonomi singkong sekaligus membuka peluang usaha baru bagi kaum perempuan di tingkat rumah tangga? Pertanyaan ini menjadi penting mengingat singkong merupakan salah satu komoditas unggulan di wilayah Jawa Barat. Salah satu jawaban konkret atas tantangan ini adalah melalui pemanfaatan modified cassava flour atau tepung mocaf sebagai bahan alternatif pengganti terigu. Melalui program pelatihan yang terencana, bahan pangan lokal ini dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi sekaligus mendorong kemandirian ekonomi.
Inisiatif nyata dalam pengembangan potensi ini ditunjukkan oleh IPB University melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM). Program tersebut diwujudkan dalam bentuk Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Tepung Mocaf untuk mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan. Langkah ini mendapat apresiasi tinggi dari Anggota DPRD Kota Bogor, H.M. Dody Hikmawan, yang menilai tepung mocaf memiliki prospek sangat baik dalam meningkatkan nilai tambah singkong yang banyak dihasilkan oleh para petani lokal.








