goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya HidupBerita UtamaEdukasiMegapolitanHiburanSportsMarketTravelPopuler
Beranda/Nasional

Integrasi Bank Jago, Bibit, dan Stockbit Catat 3,6 Juta Nasabah Terhubung

Nyaring JalungDiterbitkan 7 Agu 2026 - 06.23 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Integrasi Bank Jago, Bibit, dan Stockbit Catat 3,6 Juta Nasabah Terhubung
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Kolaborasi antara sektor perbankan digital dan platform investasi terus menunjukkan tren pertumbuhan di Indonesia. Salah satu kemitraan yang menarik perhatian adalah sinergi antara PT Bank Jago Tbk dengan platform investasi PT Bibit Tumbuh Bersama (Bibit) dan PT Stockbit Sekuritas Digital (Stockbit). Kerja sama yang dirintis sejak tahun 2021 ini bertujuan untuk menyediakan berbagai opsi investasi yang tertanam langsung di dalam ekosistem perbankan digital. Hingga pertengahan tahun 2026, kemitraan strategis ini telah menghasilkan basis pengguna yang cukup besar dan memicu perubahan perilaku investasi di kalangan masyarakat.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisTeknologiHukum & KriminalLingkunganEnergiPolitikBisnisInfrastrukturBerita NasionalMetroOlahragaPropertiGaya Hidup

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai hasil kolaborasi ini, berikut adalah rangkuman tanya jawab mengenai perkembangan jumlah nasabah, komposisi portofolio, hingga rencana pengembangan layanan ke depan berdasarkan data terbaru.

Bagaimana perkembangan jumlah nasabah hasil kolaborasi Bank Jago, Bibit, dan Stockbit?

Sejak memulai kemitraan pada tahun 2021, integrasi layanan antara ketiga entitas ini terus menarik minat investor. Berdasarkan data per Juli 2026, jumlah nasabah yang terintegrasi dalam platform investasi yang terhubung di Bank Jago telah mencapai 3,6 juta nasabah. Angka ini mencerminkan penerimaan yang baik dari masyarakat terhadap kemudahan berinvestasi lewat aplikasi perbankan digital.

Selain jumlah nasabah terintegrasi secara keseluruhan, indikator pertumbuhan lainnya terlihat dari kepemilikan Rekening Dana Nasabah (RDN). Jumlah pengguna RDN Bank Jago yang terkoneksi langsung dengan Bibit dan Stockbit kini telah mencapai hampir 2 juta nasabah. RDN sendiri berfungsi sebagai rekening khusus untuk menampung dana transaksi jual beli instrumen investasi di pasar modal, yang menunjukkan bahwa sebagian besar nasabah terintegrasi aktif menggunakan layanan ini untuk keperluan transaksi keuangan mereka.

Siapa segmen pasar utama yang mendominasi platform investasi ini?

Baca Juga

Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan dan Potensi Penguatan Indeks

Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan dan Potensi Penguatan Indeks

Pertumbuhan nasabah Bank Jago tidak lepas dari profil pengguna platform Bibit dan Stockbit itu sendiri. Menurut keterangan dari William selaku Head of PR & Corporate Communication Bibit & Stockbit, kedua platform investasi tersebut secara akumulatif telah berhasil menghimpun lebih dari 10 juta pengguna.

Dari total basis pengguna tersebut, terdapat konsentrasi demografis yang sangat spesifik. Hampir 90% dari total pengguna Bibit dan Stockbit merupakan kelompok generasi milenial dan generasi Z (Gen Z). Karakteristik kelompok usia muda yang melek teknologi ini menjadi pendorong utama bagi Bank Jago dalam memperluas jangkauan layanan perbankan digitalnya ke sektor investasi ritel.

Bagaimana pembagian portofolio investasi nasabah Bank Jago saat ini?

Nasabah Bank Jago yang mengelola dana investasi mereka melalui Bibit dan Stockbit memiliki preferensi yang beragam dalam menempatkan aset mereka. Berdasarkan data kepemilikan portofolio, aset nasabah terbagi ke dalam tiga instrumen utama.

Instrumen saham menempati porsi terbesar dengan persentase mencapai 48,4% dari total portofolio yang dikelola. Di posisi kedua, terdapat instrumen reksa dana yang menguasai porsi sebesar 38,6%. Sementara itu, sisa portofolio ditempatkan pada instrumen obligasi yang mencatatkan porsi sebesar 13%. Pembagian ini menunjukkan bahwa nasabah cenderung membagi aset mereka antara instrumen yang memiliki risiko dan imbal hasil tinggi seperti saham, dengan instrumen yang relatif lebih stabil seperti reksa dana dan obligasi.

Bagaimana perbandingan aktivitas transaksi antarinstrumen investasi tersebut?

Baca Juga

Siasat Menghindari Antrean Panjang SPBU, Waktu Pengisian dan Pilihan BBM Pengendara

Siasat Menghindari Antrean Panjang SPBU, Waktu Pengisian dan Pilihan BBM Pengendara

Meskipun porsi nilai portofolio saham, reksa dana, dan obligasi cukup terdistribusi, terdapat perbedaan yang sangat kontras jika ditinjau dari frekuensi transaksi nasabah. Aktivitas perdagangan harian atau frekuensi transaksi nasabah didominasi secara mutlak oleh instrumen saham.

Secara terperinci, frekuensi transaksi saham mencatatkan angka sebesar 88% dari total keseluruhan transaksi. Posisi berikutnya ditempati oleh transaksi reksa dana yang hanya menyumbang sebesar 11,9%. Adapun instrumen obligasi mengisi sisa persentase frekuensi transaksi yang ada. Perbedaan yang mencolok ini mengindikasikan bahwa nasabah yang berinvestasi di instrumen saham cenderung melakukan transaksi jual beli secara jauh lebih aktif dibandingkan dengan nasabah yang menempatkan dananya pada reksa dana atau obligasi, yang umumnya bersifat jangka panjang.

Apa langkah strategis berikutnya yang sedang dijajaki oleh Bank Jago?

Melihat pertumbuhan nasabah yang terus meningkat melalui kemitraan dengan Bibit dan Stockbit, Bank Jago berencana untuk memperluas variasi produk keuangan mereka. Fokus pengembangan ini diarahkan pada instrumen investasi alternatif yang populer di masyarakat Indonesia.

Menurut Nyoman Sukmawati, selaku Head of Wealth Management Bank Jago, pihak bank saat ini tengah berada dalam tahap penjajakan untuk mengembangkan fitur tabungan emas digital. Langkah eksplorasi ini ditujukan untuk memberikan pilihan investasi baru yang dapat diakses langsung oleh nasabah melalui aplikasi perbankan digital mereka, melengkapi opsi saham, reksa dana, dan obligasi yang sudah tersedia sebelumnya. Meskipun demikian, detail mengenai kepastian peluncuran maupun mekanisme operasional dari fitur tabungan emas ini masih dalam tahap pembahasan internal dan belum diputuskan secara final.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pasar ModalInvestasi DigitalBank JagoBibitStockbit

Berita Terbaru Lainnya

Proyeksi Pergerakan IHSG Jelang Akhir Pekan dan Potensi Penguatan IndeksSiasat Menghindari Antrean Panjang SPBU, Waktu Pengisian dan Pilihan BBM PengendaraPanduan Rute dan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas JakartaPresiden Taiwan Dievakuasi dengan Kendaraan Lapis Baja dalam Simulasi Perang Han KuangWacana Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah Mengemuka di DPRDallas Mavericks Amankan Perpanjangan Kontrak Naji MarshallTantangan Menyelaraskan Pendidikan dengan Karier dan Kebutuhan KerjaProyek Off Ramp Ciawi Selatan Diharapkan Menjadi Solusi Kemacetan Arus Lalu Lintas Bogor

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
Berita Utama
Edukasi
Megapolitan
Hiburan
Sports
Market
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap