goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Penjelasan Hasan Nasbi soal Pemasangan Pagar Tinggi di Mal Jakarta dan Surabaya

Agus KusumaDiterbitkan 1 Agu 2026 - 06.17 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penjelasan Hasan Nasbi soal Pemasangan Pagar Tinggi di Mal Jakarta dan Surabaya
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Unggahan di media sosial belakangan ini memperlihatkan fenomena berdirinya pagar besi tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan. Pemasangan struktur pembatas tersebut terpantau berada di beberapa wilayah, khususnya di Jakarta dan Surabaya. Menanggapi ramainya perbincangan publik mengenai isu ancaman keamanan yang menyertai fenomena ini, Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, memberikan penjelasan resmi. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Hasan Nasbi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Ia menyoroti pentingnya menyikapi kabar yang beredar agar tidak menimbulkan keresahan yang tidak berdasar di tengah masyarakat.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Berdasarkan informasi yang beredar luas dan menjadi sorotan warganet, terdapat perbedaan detail mengenai pemasangan pagar di dua kota besar tersebut. Di wilayah Jakarta Selatan, salah satu pusat perbelanjaan yang diketahui memasang struktur ini adalah Mal Kota Kasablanka. Pagar yang didirikan di lokasi tersebut memiliki ketinggian sekitar 2,5 meter. Sementara itu, pemandangan serupa juga terjadi di Surabaya dengan ukuran pagar yang lebih tinggi. Pagar setinggi tiga meter dilaporkan telah dipasang di sejumlah pusat perbelanjaan di kota tersebut sejak awal Juli 2026. Beberapa lokasi yang terpantau memasang pagar pembatas ini meliputi Royal Plaza, Tunjungan Plaza, Pakuwon Mall, dan Pakuwon City Mall.

Pemasangan pagar besi yang tidak biasa ini memicu berbagai spekulasi di dunia maya. Banyak warganet yang sempat mengaitkan keberadaan pagar tinggi di pusat-pusat perbelanjaan tersebut dengan isu rencana aksi unjuk rasa besar yang dikabarkan akan berlangsung pada bulan Agustus mendatang. Merespons rentetan kabar tersebut, Hasan Nasbi secara tegas meminta agar publik tidak memperbesar berita yang belum tentu benar. Ia menyebutkan bahwa isu ketakutan yang sengaja disebarkan atau fear mongering ini merupakan hal yang perlu diklarifikasi agar tidak memicu kepanikan massal.

Baca Juga

Hakim Langgar Etik Meningkat 100 Persen, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran ke Daerah

Hakim Langgar Etik Meningkat 100 Persen, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran ke Daerah

Dalam upaya meluruskan kesimpangsiuran informasi, Hasan Nasbi secara khusus meminta peran aktif dari kalangan pewarta. Ia mendorong para wartawan untuk turun langsung mengecek fakta di lapangan guna memastikan kebenaran isu yang beredar luas. Menurutnya, pengecekan secara langsung sangat diperlukan untuk memverifikasi apakah ketakutan-ketakutan yang diembuskan melalui isu fear mongering tersebut betul-betul nyata atau hanya sekadar rumor belaka. Langkah verifikasi ini dinilai krusial untuk memberikan informasi yang akurat dan menenangkan masyarakat di tengah maraknya kabar mengenai ancaman keamanan.

Selain meminta pengecekan fakta terkait pengamanan pusat perbelanjaan, Hasan Nasbi juga memberikan jaminan mengenai situasi nasional secara umum. Ia mengklaim bahwa kondisi negara saat ini berada dalam keadaan yang baik. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah terus bergerak sangat cepat dalam menjalankan berbagai program dan kebijakan. Pernyataan ini diharapkan dapat menepis keraguan publik sekaligus menegaskan bahwa roda pemerintahan dan aktivitas kenegaraan tetap berjalan normal tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti seperti yang dikhawatirkan oleh sebagian pihak di media sosial.

Baca Juga

Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara

Proses Pelibatan UMKM dan Penerapan Komponen Lokal di Ibu Kota Nusantara

Sebagai bukti bahwa situasi negara tetap kondusif dan aktivitas ekonomi berjalan lancar, Hasan Nasbi mencontohkan sebuah agenda penting yang baru saja berlangsung. Pada Jumat sore di hari yang sama, pemerintah menggelar diskusi bersama lebih dari seratus pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin). Pertemuan tersebut berlangsung secara interaktif dengan sistem komunikasi dua arah. Dalam kesempatan itu, para pengurus Kadin melakukan sesi tanya-jawab secara langsung dengan Presiden. Hasan Nasbi mengungkapkan bahwa masukan-masukan yang diberikan oleh pihak Kadin sangat konstruktif dan telah diterima dengan baik oleh Presiden, mencerminkan sinergi positif antara pemerintah dan pelaku usaha di tengah isu yang beredar.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KeamananJakartaSurabayaKadinHasan NasbiPusat Perbelanjaan

Berita Terbaru Lainnya

Hakim Langgar Etik Meningkat 100 Persen, Sahroni Dorong Mutasi Besar-besaran ke DaerahCara Polisi Menelusuri Kronologi Kasus Kematian Sutrimo Melalui Pemeriksaan Saksi dan BuktiTragedi Kamar Kos Grogol Petamburan, Kronologi Kasus Muzalipah dan Jeratan Hukum PelakuHarga Baru Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus 2026Menentukan Pilihan Varian Toyota GAZOO Racing Sesuai KebutuhanMemahami Istilah Ekonomi Seputar Penguatan Rupiah di Bawah Rp18.000 per Dolar ASPerusahaan China Mulai Konstruksi Proyek Terpadu Perdana Senilai Rp1,25 Triliun di IKNRincian Penyesuaian Harga BBM Pertamina per 1 Agustus 2026

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap