goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Teknologi

Pemerintah Didorong Susun Kebijakan Kolaborasi Adil demi Pertumbuhan Ekonomi Digital

Nyaring JalungDiterbitkan 9 Agu 2026 - 17.54 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Didorong Susun Kebijakan Kolaborasi Adil demi Pertumbuhan Ekonomi Digital
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pada tanggal 23 Juni 2026, sebuah momentum penting bagi industri telekomunikasi Indonesia terjadi dalam acara DEAL 2026. Dalam forum tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital menyampaikan pandangan krusial mengenai pentingnya menjaga agar nilai ekonomi digital nasional tetap bertahan di dalam negeri. Salah satu poin utama yang disoroti adalah wacana penerapan skema bagi hasil yang adil (fair share) antara platform digital global (Over the Top/OTT) dan para penyedia infrastruktur digital nasional. Gagasan ini memicu pembahasan lebih lanjut mengenai masa depan ekosistem digital di tanah air.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Menyusul pernyataan tersebut, Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) menyuarakan desakan agar pemerintah segera mengambil tindakan nyata. Ketua Umum MASTEL, Sarwoto Atmosutarno, menilai bahwa saat ini merupakan momentum yang sangat tepat bagi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) untuk melahirkan kebijakan baru. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mendorong kontribusi platform digital global melalui kolaborasi yang berkeadilan dengan industri telekomunikasi dalam negeri, sehingga pertumbuhan ekonomi digital dapat dipacu secara maksimal.

Berikut adalah rangkuman informasi penting dalam bentuk tanya jawab mengenai usulan pengaturan ekosistem digital nasional ini.

Mengapa pemerintah didesak untuk melibatkan platform digital global dalam pembangunan infrastruktur?

Pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia saat ini terus menunjukkan peningkatan yang signifikan dari waktu ke waktu. Namun, perkembangan pesat ini memicu lonjakan kebutuhan investasi untuk membangun serta memelihara infrastruktur digital yang andal. Masalahnya, sebagian besar beban investasi tersebut saat ini masih ditanggung secara mandiri oleh industri telekomunikasi dalam negeri. Di sisi lain, platform digital global atau OTT menggunakan jaringan telekomunikasi nasional secara intensif untuk menyalurkan layanan mereka kepada pengguna di Indonesia tanpa ikut menanggung beban biaya pembangunan jaringan secara proporsional. Oleh karena itu, MASTEL mendesak pemerintah untuk membentuk ekosistem yang melibatkan platform global ini agar ikut berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital nasional.

Baca Juga

Tokopedia dan Shopee Kembalikan Dana PPh Pedagang Usai Penundaan Pajak

Tokopedia dan Shopee Kembalikan Dana PPh Pedagang Usai Penundaan Pajak

Apa yang dimaksud dengan pembagian peran yang berimbang dalam ekosistem digital?

Pembagian peran yang berimbang berarti seluruh pelaku dalam ekosistem digital, baik penyedia jaringan lokal maupun platform digital global, memiliki tanggung jawab yang adil. Platform global yang memanfaatkan infrastruktur telekomunikasi nasional didorong untuk ikut berinvestasi atau berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan infrastruktur tersebut. Dengan pembagian peran yang adil, beban investasi tidak lagi menumpuk hanya pada penyedia layanan telekomunikasi domestik, sehingga pembangunan jaringan broadband dan teknologi digital di Indonesia dapat berjalan lebih cepat dan merata.

Bagaimana dukungan politik dan kelembagaan terhadap rencana kebijakan ini?

Upaya penyempurnaan tata kelola platform digital ini mendapatkan dukungan yang semakin kuat dari berbagai pihak di pemerintahan dan legislatif. Sejumlah kementerian dan lembaga penting telah memiliki kesamaan pandangan mengenai urgensi kebijakan tata kelola ini. Pihak-pihak yang menyepakati langkah ini meliputi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Bappenas. Di tingkat legislatif, dukungan serupa juga datang dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), khususnya Komisi I, Komisi VI, dan Komisi XI. Sinergi pandangan ini diharapkan mempermudah perumusan regulasi yang komprehensif.

Baca Juga

Kisah Sergey Brin, Pendiri Google Berharta Rp4.763 Triliun yang Memilih Gaji US$1

Kisah Sergey Brin, Pendiri Google Berharta Rp4.763 Triliun yang Memilih Gaji US$1

Apa langkah konkret yang diharapkan dari Kementerian Komunikasi dan Digital?

Kemenkomdigi diharapkan segera merumuskan dan menghadirkan kebijakan konkret yang mengatur skema kolaborasi berkeadilan. Salah satu mekanisme yang diusulkan adalah skema fair share atau bagi hasil yang adil. Melalui kebijakan ini, platform digital global diwajibkan memberikan kontribusi finansial atau bentuk investasi lain yang mendukung keberlangsungan infrastruktur jaringan yang mereka gunakan. Langkah ini dinilai sebagai solusi strategis untuk memastikan nilai ekonomi dari aktivitas digital di Indonesia tidak seluruhnya mengalir ke luar negeri, melainkan tetap terserap di dalam negeri untuk membiayai pembangunan nasional.

Apakah sudah ada rincian teknis mengenai besaran tarif atau skema bagi hasil yang ditetapkan?

Hingga saat ini, rincian teknis mengenai mekanisme pembagian kontribusi atau besaran tarif dalam skema fair share tersebut belum dipublikasikan secara resmi. Pemerintah dan para pemangku kepentingan masih berada dalam tahap penyamaan pandangan mengenai pentingnya kebijakan tersebut. Perkembangan mengenai aturan turunan dan implementasi teknis dari kolaborasi ini masih menunggu kebijakan resmi yang akan dikeluarkan oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InfrastrukturEkonomi Digital

Berita Terbaru Lainnya

KPK Geledah Belasan Rumah di Jawa Tengah Terkait Kasus Pemerasan Pemkab PemalangMengukur Tingkat Kepuasan Publik terhadap Kinerja Pemerintahan Prabowo SubiantoPenyidikan Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, KPK Sita Dokumen Proyek Dinas PUPR dan Rekaman CCTVTokopedia dan Shopee Kembalikan Dana PPh Pedagang Usai Penundaan PajakPromo Tangga Lipat Aluminium di Transmart Full Day Sale Hari IniPendaftaran PCPM Bank Indonesia Angkatan 41 Resmi Dibuka Mulai Hari IniKebakaran Hutan Gunung Bromo Belum Padam, TNI Angkatan Laut Turun TanganProses Verifikasi Klaim Legalitas Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Swasta Pondok Pinang

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026