goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Teknologi

Kisah Sergey Brin, Pendiri Google Berharta Rp4.763 Triliun yang Memilih Gaji US$1

Agus KusumaDiterbitkan 9 Agu 2026 - 13.49 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kisah Sergey Brin, Pendiri Google Berharta Rp4.763 Triliun yang Memilih Gaji US$1
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Nama Sergey Brin kembali menarik perhatian publik global seiring dengan posisinya yang kokoh di jajaran elit miliarder dunia. Berdasarkan data waktu nyata dari Forbes pada hari Minggu (9/8), salah satu sosok penting di balik kesuksesan Google ini secara konsisten menempati peringkat keempat sebagai orang terkaya di dunia. Total kekayaan bersih pria kelahiran Moskow ini tercatat mencapai angka yang sangat fantastis, yakni sebesar 267,6 miliar dolar AS atau setara dengan Rp4.763,5 triliun. Sumber utama dari pundi-pundi kekayaan Brin berasal dari kepemilikan saham serta perannya sebagai salah satu pendiri raksasa teknologi internet Google, yang saat ini beroperasi di bawah naungan perusahaan induk Alphabet Inc. Perjalanan hidup Brin dari seorang imigran asal Moskow yang berpindah ke Amerika Serikat hingga menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di jagat teknologi modern merupakan sebuah catatan sejarah yang menarik untuk disimak.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Latar belakang akademis Sergey Brin menjadi fondasi penting bagi lahirnya inovasi yang mengubah dunia. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana di University of Maryland, Brin memutuskan untuk melanjutkan studinya ke jenjang pascasarjana di Stanford University. Di kampus inilah babak baru kehidupannya dimulai. Pada tahun 1995, saat Brin baru menginjak usia 22 tahun, ia bertemu dengan Larry Page. Pertemuan dua pemikiran besar ini melahirkan kolaborasi riset berupa proyek mesin pencari yang awalnya mereka namakan BackRub. Dalam proyek tersebut, mereka berdua merancang sebuah algoritma revolusioner yang dinamakan PageRank. Algoritma ini memiliki kemampuan untuk menilai tingkat kepentingan suatu halaman web berdasarkan kuantitas serta kualitas tautan balik atau backlink yang mengarah ke halaman tersebut.

Perkembangan proyek riset ini berjalan dengan sangat pesat hingga memerlukan identitas baru. Pada tahun 1997, Brin dan Page memutuskan untuk mengubah nama proyek mereka menjadi Google, sebuah nama unik yang diadaptasi dari istilah matematika "googol". Setahun kemudian, tepatnya pada tahun 1998, mereka secara resmi mendirikan perusahaan Google di sebuah garasi sewaan yang sederhana. Sebagai salah satu pendiri, Sergey Brin memegang peranan krusial sebagai President of Technology di perusahaan tersebut. Di bawah arahannya, Google tidak hanya fokus pada mesin pencari, tetapi juga merambah ke berbagai inovasi masa depan melalui divisi laboratorium eksperimental yang dikenal sebagai Google X. Lewat divisi khusus ini, ia memimpin pengembangan proyek-proyek visioner seperti kacamata pintar Google Glass hingga teknologi mobil otonom yang dapat melaju tanpa pengemudi.

Baca Juga

Bulan Menjauh 3,8 Sentimeter per Tahun, Apa Dampaknya bagi Bumi?

Bulan Menjauh 3,8 Sentimeter per Tahun, Apa Dampaknya bagi Bumi?

Struktur organisasi perusahaan kemudian mengalami perubahan besar pada tahun 2015 ketika Google melakukan restrukturisasi dan membentuk perusahaan induk bernama Alphabet Inc. Pada momen tersebut, Sergey Brin dipercaya untuk menjabat sebagai Presiden Alphabet. Posisi eksekutif harian ini diembannya hingga akhir tahun 2019, ketika ia memutuskan untuk mundur dari jabatan tersebut. Meskipun tidak lagi mengurusi operasional harian perusahaan secara langsung, Brin tetap mempertahankan pengaruh besarnya di Alphabet. Hingga kini, ia masih tercatat sebagai salah satu pemegang saham pengendali sekaligus anggota dewan direksi di perusahaan induk tersebut. Hal ini memastikan bahwa suaranya tetap memiliki bobot yang signifikan dalam menentukan arah kebijakan strategis Alphabet ke depan.

Di balik statusnya sebagai salah satu orang terkaya di planet bumi, Sergey Brin dikenal memiliki sisi kepribadian yang unik dan tidak biasa bagi seorang eksekutif korporat. Salah satu keputusan paling ikonik yang diambil oleh Brin bersama Larry Page adalah menolak menerima gaji besar setelah Google berkembang menjadi raksasa teknologi dunia dan resmi melantai di bursa saham. Alih-alih meminta kompensasi yang selaras dengan nilai perusahaan, mereka berdua memilih untuk memotong gaji pokok harian mereka menjadi hanya sebesar 1 dolar AS per tahun. Kebiasaan unik Brin juga terlihat sejak masa-masa awal pengembangan Google, di mana ia sering kali terlihat berkeliling area kantor atau bahkan menghadiri pertemuan internal yang penting dengan menggunakan sepatu roda atau rollerblades.

Baca Juga

Rencana Pembangunan Terafab Texas oleh SpaceX dan Tesla

Rencana Pembangunan Terafab Texas oleh SpaceX dan Tesla

Ketertarikan Brin terhadap aktivitas fisik tidak berhenti pada penggunaan sepatu roda di lingkungan kerja. Pria kelahiran Agustus 1973 ini juga diketahui sangat menyukai berbagai aktivitas fisik ekstrem, salah satunya adalah olahraga trapeze yang menuntut ketangkasan udara. Di luar kesibukan bisnis konvensionalnya, Brin juga menunjukkan minat yang besar pada perkembangan teknologi terkini secara langsung. Ia pernah merakit sendiri sebuah komputer gaming bersama putranya untuk mencoba melakukan penambangan atau mining mata uang kripto Ethereum secara mandiri. Langkah ini menunjukkan bahwa ia tetap memiliki jiwa eksploratif terhadap teknologi baru di luar ekosistem utama Google.

Selain itu, Sergey Brin juga mendirikan sebuah perusahaan dirgantara bernama LTA Research & Exploration. Perusahaan ini memiliki fokus utama pada perancangan dan pembangunan balon udara raksasa modern atau airship. Salah satu proyek utama yang sedang dikembangkan oleh perusahaan ini dinamakan Pathfinder 1. Proyek balon udara raksasa tersebut dirancang khusus agar ramah lingkungan dan memiliki fungsi sosial yang besar, terutama untuk membantu misi-misi pengiriman bantuan kemanusiaan di berbagai belahan dunia yang sulit dijangkau oleh transportasi konvensional. Melalui berbagai inisiatif pribadi dan bisnisnya ini, Brin membuktikan bahwa kekayaan yang dimilikinya tidak hanya tersimpan dalam bentuk angka di atas kertas, melainkan juga disalurkan ke dalam berbagai teknologi baru yang unik dan bermanfaat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Larry PageSergey BrinGoogle

Berita Terbaru Lainnya

Perayaan Satu Dekade Tirto.id Melalui Mozaik Tenth AnniversaryLongsor di Nagano Jepang Akibatkan 390 Orang Terisolasi di Kawasan WisataJIS Dapatkan Solusi Parkir Baru Melalui Konektivitas Kawasan AncolEkspansi Kapal Buatan PT PAL Indonesia Tembus Pasar Filipina dan Uni Emirat ArabAntisipasi Aturan Halal Baru Indonesia, Eksportir Makanan Thailand Harus Lakukan Tinjauan Sebelum Oktober 2026Tragedi Cali 1956 dan Misteri Ledakan Dinamit yang Meruntuhkan Kekuasaan Jenderal KolombiaKebakaran Mobil di SPBU Cemplang Bogor, Kronologi dan Kondisi KorbanPenyelidikan Kematian Sutrimo, Langkah Hukum Keluarga dan Proses Kepolisian

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026