Sebanyak 3,8 sentimeter per tahun menjadi angka rata-rata pergeseran Bulan yang bergerak semakin menjauh dari planet kita. Angka ini mungkin terdengar kecil, namun pergeseran yang konstan tersebut menyimpan riwayat panjang interaksi kosmik antara Bumi dan satelit alaminya. Saat ini, jarak rata-rata yang memisahkan Bumi dan Bulan berada di angka 385.000 kilometer. Jika dihitung secara persentase, penambahan jarak sejauh 3,8 sentimeter itu hanya mewakili sekitar 0,00000001 persen dari total jarak Bumi-Bulan setiap tahunnya. Meskipun dampaknya tidak langsung terasa dalam kehidupan sehari-hari, fenomena ini memicu berbagai pertanyaan mengenai masa lalu dan masa depan tempat tinggal kita.
Mengapa Bulan perlahan-lahan menjauh dari Bumi?
Fenomena pergerakan ini dipicu oleh adanya interaksi gravitasi dan tarikan gaya pasang surut antara planet kita dan Bulan. Gaya tarik menarik tersebut menciptakan efek gesekan pasang surut yang secara bertahap mentransfer energi putaran Bumi ke orbit Bulan. Proses inilah yang pada akhirnya mendorong satelit alami tersebut untuk bergerak menuju lintasan orbit yang lebih tinggi dan lebih jauh.








