goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Perjalanan Kopi Kapal Api, Dari Kemasan Kertas Cokelat hingga Menembus Pasar Ekspor

Togar PanjaitanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 11.44 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Perjalanan Kopi Kapal Api, Dari Kemasan Kertas Cokelat hingga Menembus Pasar Ekspor
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Sejarah salah satu produsen kopi terbesar di Indonesia bermula pada dekade 1920-an, ketika seorang pendatang asal Fujian, China, bernama Go Soe Loet tiba di Surabaya. Di kota pelabuhan tersebut, ia mulai merintis usaha kopi rumahan. Langkah awalnya tidaklah mudah karena ia harus berhadapan dengan banyak pesaing lokal. Persaingan ketat yang dihadapi Go Soe Loet pada masa-masa awal ini turut dicatat oleh Muhammad Ma'ruf dalam bukunya yang berjudul 50 Great Business Ideas From Indonesia terbitan tahun 2010.

Demi menyiasati persaingan yang sengit, Go Soe Loet memutar otak untuk membedakan produk kopinya dari produk kompetitor. Ia memilih untuk mengemas kopinya menggunakan kertas berwarna cokelat dengan merek HAP Hootjan. Nama merek tersebut memiliki arti "Kapal Api", sebuah penamaan yang diilhami oleh pengalaman pribadinya saat melakukan perjalanan migrasi menuju Pulau Jawa menggunakan kapal bertenaga uap.

Memasuki era 1970-an, tongkat estafet bisnis mulai beralih ketika anak Go Soe Loet yang bernama Go Tek Whie dilibatkan dalam pengelolaan usaha keluarga. Go Tek Whie, yang kemudian lebih dikenal luas dengan nama Soedomo Mergonoto, mengambil langkah besar dengan mengubah nama merek dagang produk mereka menjadi Kapal Api. Demi memodernisasi produksi, Soedomo melakukan perjalanan ke Jerman untuk mendatangi pameran mesin pengolah kopi. Di sana, ia tertarik pada sebuah mesin modern, namun harganya sangat tinggi untuk ukuran saat itu, yakni mencapai Rp 123 juta.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Baca Juga

Daftar Saham Pilihan Investor Asing Saat IHSG Menguat pada Sesi I

Daftar Saham Pilihan Investor Asing Saat IHSG Menguat pada Sesi I

Karena keterbatasan dana atau pertimbangan biaya, Soedomo mencoba merekayasa mesin tersebut secara mandiri. Dengan modal Rp 870 ribu, ia berhasil merakit mesin kopi sendiri yang mampu mengolah sekitar 180 kilogram kopi per jam. Namun, keputusan ini memicu persoalan baru karena kualitas kopi yang dihasilkan justru menurun drastis, yang berimbas pada merosotnya bisnis Kapal Api. Sadar akan kesalahan strategi tersebut, Soedomo akhirnya memilih untuk membeli mesin kopi mahal dari Jerman dengan memanfaatkan fasilitas pinjaman dari Bank Pembangunan Indonesia.

Langkah investasi teknologi tersebut menjadi titik balik penting. Soedomo kemudian mendirikan PT Santos Jaya Abadi yang berbasis di Sidoarjo. Untuk memperluas jangkauan pasar, ia berani mengambil keputusan besar dengan menayangkan iklan produknya di TVRI, stasiun televisi nasional yang tarif iklannya tergolong mahal kala itu. Strategi pemasaran ini terbukti efektif membuat merek Kapal Api dikenal secara luas dan berhasil didistribusikan ke luar Pulau Jawa, meliputi wilayah Palembang, Makassar, Medan, hingga Pontianak. Pada tahun 1985, ekspansi bisnis berlanjut ke kancah internasional dengan mengekspor produk kopi ke Timur Tengah, Taiwan, Hongkong, dan Malaysia.

Baca Juga

Langkah IAEI dan KNEKS Perkuat Tata Kelola Ekonomi Syariah Nasional

Langkah IAEI dan KNEKS Perkuat Tata Kelola Ekonomi Syariah Nasional

Diversifikasi produk terus dilakukan untuk memperkuat posisi perusahaan di pasar domestik. PT Santos Jaya Abadi merilis varian kopi susu dengan merek Kopi ABC yang langsung mendapat sambutan hangat dari konsumen. Tidak berhenti di situ, pada tahun 1992 Soedomo mulai merambah bisnis kedai kopi modern dengan mendirikan Excelso yang menyasar segmen kelas menengah ke atas. Gerai-gerai awal Excelso dibuka di pusat perbelanjaan ternama seperti Plaza Indonesia di Jakarta dan Plaza Tunjungan II di Surabaya. Hingga kini, selain kopi, lini bisnis mereka juga memproduksi berbagai macam produk populer lain seperti Good Day, Ceremix, hingga produk kembang gula Permen Relaxa.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Tragedi Cali 1956 dan Misteri Ledakan Dinamit yang Meruntuhkan Kekuasaan Jenderal KolombiaKebakaran Mobil di SPBU Cemplang Bogor, Kronologi dan Kondisi KorbanPenyelidikan Kematian Sutrimo, Langkah Hukum Keluarga dan Proses KepolisianBulan Menjauh 3,8 Sentimeter per Tahun, Apa Dampaknya bagi Bumi?Karhutla Bangka Tengah Meluas Capai 118 Hektare, BPBD Keluarkan Langkah AntisipasiDaftar Saham Pilihan Investor Asing Saat IHSG Menguat pada Sesi IPelatihan Tepung Mokaf IPB University untuk Pemberdayaan Ekonomi PerempuanPeradi Profesional Perluas Akses Pendidikan Hukum demi Tingkatkan Mutu dan Etika Advokat

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026