Bagaimana langkah nyata yang dapat diambil untuk meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan sekaligus mengoptimalkan potensi pertanian lokal di wilayah Bogor? Pertanyaan ini sering kali muncul di tengah upaya pencarian solusi ekonomi kreatif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Jawabannya terletak pada pemanfaatan komoditas singkong melalui diversifikasi pangan, salah satunya dengan memproduksi tepung mokaf (Modified Cassava Flour). Langkah strategis inilah yang melatarbelakangi program pelatihan garapan IPB University, yang kemudian mendapatkan apresiasi tinggi dari kalangan legislatif, khususnya dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor.
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) yang diinisiasi oleh IPB University ini berfokus pada Pelatihan Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Tepung Mokaf. Kegiatan inovatif ini diselenggarakan secara resmi oleh Divisi Teknik Biosistem dari Fakultas Teknik dan Teknologi IPB University pada hari Jumat, 26 Juni 2026. Pemilihan lokasi pelatihan jatuh pada Kelompok Tani Setia yang bertempat di Kampung Cangkrang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Penyelenggaraan kegiatan di kawasan pertanian ini bertujuan agar para peserta dapat berinteraksi langsung dengan ekosistem produksi bahan baku singkong secara riil.








