goklik.id
BerandaEkonomiNasionalPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Nasional

Muktamar NU Jadi Momentum Reorganisasi dan Kembali ke Khittah

Togar PanjaitanDiterbitkan 20 Agu 2026 - 08.44 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Muktamar NU Jadi Momentum Reorganisasi dan Kembali ke Khittah
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Sebanyak 140 juta orang atau sekitar 57,2 persen dari total populasi muslim di Indonesia mengidentifikasikan diri mereka sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama (NU). Dengan basis massa yang sangat besar ini, pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 menjadi agenda yang sangat krusial. Muktamar merupakan permusyawaratan tertinggi NU yang diselenggarakan setiap lima tahun. Forum ini akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Pertemuan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pemilihan kepengurusan baru, melainkan juga menegaskan kembali arah perjuangan organisasi.

Dalam sejarahnya, upaya mengembalikan organisasi pada fungsi sosial keagamaan yang murni telah melalui jalan panjang. Keputusan penting pernah diambil pada Muktamar Situbondo tahun 1984, di mana NU memutuskan untuk menarik diri dari politik praktis dan kembali ke khittah 1926. Perjalanan historis dan dinamika internal ini juga diulas oleh Martin van Bruinessen dalam bukunya yang terbit pada tahun 1994, berjudul 'NU: Tradisi Relasi-relasi Kuasa, Pencarian Warna Baru'.

Baca Juga

Memahami Persaingan Eksplorasi Kutub Selatan Bulan di Era Modern

Memahami Persaingan Eksplorasi Kutub Selatan Bulan di Era Modern

Tantangan internal yang dihadapi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) saat ini turut memperkuat urgensi pembenahan organisasi. PBNU tengah diterpa konflik internal yang melibatkan Ketua Umum Yahya Cholil Staquf dan Rais Aam KH Miftachul Akhyar. Ketegangan ini memicu berbagai kekhawatiran mengenai arah masa depan organisasi. Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, sebuah serial diskusi bertema 'Stop Politik Transaksional di Muktamar NU' diselenggarakan di Jakarta Pusat pada Selasa, 18 Agustus 2026. Diskusi publik mengenai arah NU ini bergulir di tengah lanskap perpolitikan yang juga kerap diamati oleh berbagai lembaga, termasuk Parameter Politik Indonesia (PPI) dengan Adi Prayitno sebagai Direktur.

Di sisi lain, komposisi warga NU yang sangat besar memerlukan pendekatan kepemimpinan yang representatif. Terkait pemetaan warga, tokoh seperti Hasanuddin Ali memiliki kapasitas yang relevan sebagai Ketua PBNU sekaligus pendiri Alvara Research. Berdasarkan sebuah survei, dari total warga yang mengidentifikasi diri sebagai bagian dari NU, kelompok NU kultural menempati porsi terbesar yakni mencapai 39 persen. Sementara itu, kelompok yang dikategorikan sebagai 'Nahdliyin inti' hanya berjumlah 9 persen. Perbedaan komposisi antara warga kultural dan struktural ini menuntut kepengurusan hasil Muktamar nanti untuk mampu merangkul seluruh lapisan jamaah secara efektif.

Baca Juga

Pemulihan Dokumen Kependudukan dan Surat Tanah bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

Pemulihan Dokumen Kependudukan dan Surat Tanah bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

Untuk menjawab tantangan zaman yang kian kompleks, NU telah menyusun sebuah peta jalan (roadmap) selama 25 tahun ke depan. Peta jalan ini dirancang untuk merespons dinamika sosial modern dengan memasukkan isu-isu terkait generasi muda, perkotaan, kelas menengah, sampai emansipasi perempuan. Dengan agenda jangka panjang yang telah terstruktur tersebut, pelaksanaan Muktamar ke-35 di Jombang mendatang diharapkan mampu menyelaraskan kembali gerak organisasi agar terbebas dari tarikan politik jangka pendek dan fokus pada pelayanan umat sesuai khittah pendiriannya.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PBNUNahdlatul Ulama

Berita Terbaru Lainnya

Layanan Samsat Keliling Jadetabek dan Berbagai Informasi Terkini dari Polda Metro JayaSEFAS Group Bersiap Akuisisi Penuh Seluruh Bisnis SPBU Shell di IndonesiaPenerapan KRIS Pengganti Kelas 1, 2, dan 3 BPJS KesehatanMemahami Persaingan Eksplorasi Kutub Selatan Bulan di Era ModernPemulihan Dokumen Kependudukan dan Surat Tanah bagi Warga Terdampak Gempa di NTTHal Penting yang Harus Diperhatikan Saat Memilih Platform Top Up GameProyeksi Pergerakan IHSG Usai BI Pertahankan Suku Bunga di Level 5,75 PersenKPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Imigrasi Silmy Karim

Paling Banyak Dibaca

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

Nasional

Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka Keluarga

11 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

Nasional

Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan Dibatalkan

8 Agu 2026

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

Nasional

Alasan Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat Menangis Haru di Hadapan Seskab Teddy

8 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi · 1 Agu 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional · 30 Jul 2026
  3. 3Kronologi Aiptu Asep Meninggal Akibat Tabrak Lari di Bandung dan Duka KeluargaNasional · 11 Agu 2026
  4. 4Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional · 1 Agu 2026
  5. 5Dampak Topan Dolphin di Jepang, Ratusan Ribu Warga Dievakuasi dan Penerbangan DibatalkanNasional · 8 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalPendidikanHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap