goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Mendagri Tito Karnavian Lapor Presiden Prabowo Terkait Maraknya Kepala Daerah Terjerat OTT KPK

Joko PrabowoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 04.42 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mendagri Tito Karnavian Lapor Presiden Prabowo Terkait Maraknya Kepala Daerah Terjerat OTT KPK
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, memberikan pernyataan resmi terkait situasi terkini di lingkungan pemerintahan daerah. Ia mengaku bahwa dirinya sudah melapor secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Laporan yang disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri tersebut berkaitan dengan maraknya kepala daerah yang terjerat dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Korupsi
atau KPK. Keterangan mengenai pelaporan kepada Presiden Prabowo Subianto ini disampaikan oleh Tito Karnavian saat ia berada di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Kamis, 30 Juli 2026.

Dalam kesempatan di kompleks parlemen Senayan tersebut, Tito Karnavian juga mengungkapkan arahan dan respons dari Kepala Negara. Menurut Tito Karnavian, Presiden Prabowo Subianto sudah berkali-kali mengingatkan seluruh jajaran pejabat negara di Indonesia. Peringatan yang disampaikan secara berulang oleh Presiden tersebut juga ditujukan secara spesifik kepada para kepala daerah agar mereka tidak melakukan tindak pidana korupsi selama menjabat. Terkait dengan upaya pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia, Tito Karnavian menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto selalu memberikan dukungan penuh. "Kalau untuk penanganan korupsi beliau (Presiden) selalu mendukung," kata Tito Karnavian.

Pernyataan Menteri Dalam Negeri mengenai maraknya kasus korupsi ini sejalan dengan data penangkapan yang dilakukan oleh lembaga antirasuah. Berdasarkan rentang waktu dari tahun 2025 hingga tanggal 29 Juli 2026, tercatat terdapat 17 orang kepala daerah yang telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Belasan kepala daerah yang ditangkap oleh KPK dalam periode tersebut merupakan para pemimpin daerah hasil dari Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak tahun 2024. Kasus penangkapan yang paling baru terjadi pada tanggal 29 Juli 2026, di mana Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi terjerat dalam Operasi Tangkap Tangan KPK.

Baca Juga

Pemerintah Pelajari Putusan MK Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Pemerintah Pelajari Putusan MK Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Merespons rentetan penangkapan belasan kepala daerah hasil Pilkada 2024 tersebut, Tito Karnavian menilai perlunya langkah strategis sebelum para pemimpin daerah mulai bertugas. Menteri Dalam Negeri menyatakan bahwa perlu ada sebuah program atau pelatihan yang secara khusus difokuskan pada penguatan kemampuan para calon kepala daerah. Program pelatihan penguatan kemampuan ini dinilai sangat penting untuk diberikan sebelum para calon kepala daerah tersebut resmi menjabat di wilayahnya masing-masing. Kebutuhan akan pelatihan ini tidak terlepas dari beragamnya latar belakang para kepala daerah yang terpilih dalam pemilihan umum.

Tito Karnavian menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan di balik pentingnya program pelatihan penguatan kemampuan bagi calon kepala daerah tersebut. Menurutnya, hal ini disebabkan karena banyak kepala daerah yang terpilih memiliki latar belakang profesi sebelumnya sebagai artis. Selain berlatar belakang sebagai artis, banyak pula kepala daerah yang berlatar belakang sebagai pengusaha. Tidak hanya itu, sejumlah kepala daerah yang terpilih juga diketahui memiliki latar belakang dari berbagai profesi lain di luar bidang pemerintahan. Keberagaman latar belakang profesi inilah yang menjadi dasar mengapa penguatan kemampuan sebelum resmi menjabat menjadi sangat krusial.

Baca Juga

Rincian Modus Pemerasan Pegawai KPK Terhadap Bupati Pemalang dan Langkah Evaluasi Keamanan

Rincian Modus Pemerasan Pegawai KPK Terhadap Bupati Pemalang dan Langkah Evaluasi Keamanan

Selain merencanakan program pelatihan penguatan kemampuan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga memastikan bahwa pihaknya akan terus mengambil langkah pencegahan. Tito Karnavian berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi guna mencegah kasus korupsi kepala daerah agar tidak terus terjadi. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah bekerja sama dan telah menemui pihak KPK secara langsung. Sebagai bentuk nyata dari kerja sama tersebut, Tito Karnavian menyatakan bahwa pihaknya akan berkeliling ke sepuluh titik lokasi. Kunjungan ke sepuluh titik lokasi tersebut direncanakan akan mulai dilaksanakan pada minggu depan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKPKOTTKorupsiTito KarnavianKepala Daerah

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Pelajari Putusan MK Terkait Pemisahan Anggaran Makan Bergizi GratisRincian Modus Pemerasan Pegawai KPK Terhadap Bupati Pemalang dan Langkah Evaluasi KeamananEvaluasi Sistem Pengamanan Dokumen Internal KPK Usai Kasus Dugaan PemerasanPengadaan Tiga Kapal Penumpang Baru PT PELNI Senilai Rp4,5 TriliunLangkah Malaysia Kian Dekat Menuju Status Negara MajuKasus Dugaan Penipuan Beras Premium, Standar Mutu, Selisih Harga, dan Perhitungan KerugianIsu Reshuffle Kabinet di Awal Agustus, Penjelasan Mensesneg dan Daftar Posisi KosongMemahami Kasus TPPU Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Peran Nurman Herin

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap