Pemerintah Malaysia mengklaim bahwa negaranya kini semakin dekat untuk masuk ke dalam kategori negara berpendapatan tinggi atau negara maju menurut klasifikasi yang ditetapkan oleh Bank Dunia. Klaim ini mengemuka seiring dengan momentum peluncuran laporan OECD Economic Surveys: Malaysia 2026 yang diselenggarakan pada hari Selasa (28/7). Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, memaparkan sejumlah indikator positif yang menunjukkan kesiapan negaranya, meskipun masih ada beberapa catatan penting terkait tantangan struktural yang dihadapi.
Berikut adalah rincian data penting yang menunjukkan perkembangan ekonomi Malaysia menuju status negara maju:
Poin pertama adalah posisi pendapatan nasional bruto yang kian mendekati ambang batas negara maju. Pada tahun 2025, pendapatan nasional bruto atau gross national income per kapita Malaysia tercatat telah mencapai RM57.200 atau sekitar US$13.351. Angka ini menunjukkan bahwa pendapatan per kapita Malaysia saat ini hanya berjarak 7,1 persen dari ambang batas negara berpendapatan tinggi yang ditetapkan oleh Bank Dunia, yakni sebesar US$14.375.








