goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Langkah Malaysia Kian Dekat Menuju Status Negara Maju

Marulitua PardedeDiterbitkan 31 Jul 2026 - 05.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Langkah Malaysia Kian Dekat Menuju Status Negara Maju
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Malaysia mengklaim bahwa negaranya kini semakin dekat untuk masuk ke dalam kategori negara berpendapatan tinggi atau negara maju menurut klasifikasi yang ditetapkan oleh Bank Dunia. Klaim ini mengemuka seiring dengan momentum peluncuran laporan OECD Economic Surveys: Malaysia 2026 yang diselenggarakan pada hari Selasa (28/7). Menteri Ekonomi Malaysia, Akmal Nasrullah Mohd Nasir, memaparkan sejumlah indikator positif yang menunjukkan kesiapan negaranya, meskipun masih ada beberapa catatan penting terkait tantangan struktural yang dihadapi.

Berikut adalah rincian data penting yang menunjukkan perkembangan ekonomi Malaysia menuju status negara maju:

Poin pertama adalah posisi pendapatan nasional bruto yang kian mendekati ambang batas negara maju. Pada tahun 2025, pendapatan nasional bruto atau gross national income per kapita Malaysia tercatat telah mencapai RM57.200 atau sekitar US$13.351. Angka ini menunjukkan bahwa pendapatan per kapita Malaysia saat ini hanya berjarak 7,1 persen dari ambang batas negara berpendapatan tinggi yang ditetapkan oleh Bank Dunia, yakni sebesar US$14.375.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional
Baca Juga

Panduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi Terbesarnya

Panduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi Terbesarnya

Poin kedua adalah laju pertumbuhan ekonomi yang kuat serta stabilitas makroekonomi. Pertumbuhan ekonomi Malaysia dilaporkan berhasil menyentuh angka 5,8 persen pada kuartal II 2026. Laju pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya permintaan domestik, investasi swasta, aktivitas ekspor, serta kontribusi dari sektor berbasis teknologi seperti industri semikonduktor dan pusat data. Di sisi lain, tingkat inflasi tetap terkendali pada level 1,9 persen, sementara tingkat pengangguran berada di angka 3 persen. Pemerintah Malaysia juga tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi untuk tahun 2026 di kisaran 4 hingga 5 persen.

Poin ketiga adalah perbaikan kondisi fiskal melalui penyusutan defisit anggaran. Defisit anggaran federal Malaysia tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan, dari sebelumnya berada di angka 5,5 persen terhadap produk domestik bruto pada tahun 2022 menjadi 3,7 persen pada tahun 2025. Tren positif ini ditargetkan untuk terus berlanjut, di mana pemerintah berkomitmen untuk menekan defisit anggaran hingga mencapai 3 persen atau lebih rendah pada tahun 2030 mendatang.

Poin keempat menyoroti adanya kendala ketidaksesuaian bidang kerja bagi tenaga kerja berpendidikan tinggi. Laporan OECD mencatat adanya keterbatasan struktural di mana sebesar 35,6 persen pekerja berpendidikan tinggi di Malaysia saat ini masih bekerja pada jenis pekerjaan yang tidak sesuai dengan tingkat keterampilan yang mereka miliki. Hal ini menjadi tantangan nyata yang harus segera diselesaikan agar produktivitas sumber daya manusia berpendidikan tinggi dapat terserap secara maksimal di berbagai sektor industri.

Baca Juga

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 Triliun

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 Triliun

Poin kelima adalah rencana strategis peningkatan keterampilan melalui Rancangan Malaysia ke-13 (13MP). Untuk mengatasi ketimpangan keterampilan pekerja, pemerintah Malaysia menyiapkan langkah strategis dalam program Rancangan Malaysia ke-13 (13MP) yang mencakup periode tahun 2026 hingga 2030. Rencana ini berfokus pada perluasan pendidikan dan pelatihan teknis serta vokasi (TVET), program Academy in Industry (AiI), serta program peningkatan keterampilan khusus di bidang semikonduktor, kecerdasan buatan (AI), dan ekonomi digital.

Secara keseluruhan, rangkaian indikator ekonomi ini menunjukkan langkah maju bagi Malaysia untuk segera menyandang status sebagai negara berpendapatan tinggi. Meskipun demikian, pencapaian target tersebut akan sangat bergantung pada efektivitas pelaksanaan program peningkatan keterampilan pekerja serta keberhasilan pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal. Seluruh langkah strategis ini diharapkan mampu membawa Malaysia mencapai standar ekonomi global yang ditetapkan oleh Bank Dunia.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MalaysiaEkonomi MalaysiaNegara MajuBank DuniaOECD

Berita Terbaru Lainnya

Likuidasi Brescia Calcio, Akhir Sejarah 114 Tahun di Sepak Bola ItaliaMenelaah Proses dan Dampak Kepindahan John Stones ke Inter MilanPanduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi TerbesarnyaFaktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 TriliunAkad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi di Batang Dihadiri Presiden Prabowo, KH Zulfa Mustofa Pimpin DoaIndonesia Bertransformasi dari Pasar Menjadi Basis Produksi Otomotif NasionalPolemik Deddy Sitorus dan KWP Terkait Dugaan Sebutan Wartawan SirkusRencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Integrasi Transportasi Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap