goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Polemik Deddy Sitorus dan KWP Terkait Dugaan Sebutan Wartawan Sirkus

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 06.32 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Polemik Deddy Sitorus dan KWP Terkait Dugaan Sebutan Wartawan Sirkus
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Sebuah polemik tengah menjadi sorotan di lingkungan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Peristiwa dugaan penghinaan terhadap profesi jurnalis ini memicu ketegangan antara pekerja media dan anggota legislatif. Koordinatoriat Wartawan Parlemen atau yang akrab disebut KWP telah mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait insiden yang terjadi di depan Ruang Komisi II DPR RI pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Kejadian tersebut berlokasi di Gedung Nusantara, bangunan yang juga populer dengan sebutan Gedung Kura-Kura di Kompleks DPR. Perselisihan ini melibatkan seorang anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, yakni Deddy Sitorus, yang diduga melontarkan pernyataan bernada merendahkan kepada para wartawan saat peliputan rapat kerja berlangsung.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Bagaimana kronologi peristiwa dugaan penghinaan tersebut bermula di Gedung Kura-Kura? Insiden ini bermula saat para jurnalis sedang menjalankan tugas untuk meliput rapat Komisi II DPR RI bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan pihak APKASI. Rapat kerja tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. Berdasarkan keterangan resmi dari KWP, pada saat peliputan berlangsung, Deddy Sitorus diduga melontarkan kata-kata yang menyebut para jurnalis sebagai gerombolan sirkus atau wartawan kayak sirkus. Hal ini sontak memicu reaksi keras dari para pewarta di lapangan, yang merasa bahwa profesi mereka telah direndahkan saat sedang menjalankan tugas jurnalistik yang sah di lembaga negara.

Apa langkah konkret yang diambil oleh Koordinatoriat Wartawan Parlemen untuk menanggapi insiden ini? Pihak KWP menilai ucapan tersebut sangat menghina dan mencederai martabat wartawan. Melalui sebuah pernyataan sikap yang ditandatangani secara resmi oleh Wakil Ketua Bidang Administrasi KWP, Erwin Syahputra Siregar, ditegaskan bahwa agenda saat itu merupakan rapat terbuka yang disiarkan secara langsung. KWP secara tegas menuntut Deddy Sitorus untuk segera memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik dalam kurun waktu 1x24 jam. Apabila tuntutan tersebut tidak diindahkan, KWP menyatakan komitmennya untuk melaporkan kejadian tersebut secara resmi kepada Mahkamah Kehormatan Dewan atau MKD agar diproses sesuai dengan mekanisme yang berlaku di parlemen.

Baca Juga

Rencana Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Sorotan Operasi Tangkap Tangan

Rencana Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Sorotan Operasi Tangkap Tangan

Bagaimana tanggapan dan bantahan Deddy Sitorus atas tudingan dari pihak KWP? Menanggapi ramainya pemberitaan, Deddy Sitorus dengan tegas membantah tuduhan yang menyebutkan bahwa dirinya melabeli wartawan sebagai gerombolan sirkus. Ia mengklarifikasi bahwa ucapannya sama sekali tidak ditujukan kepada para jurnalis yang sedang bertugas. Deddy menjelaskan bahwa komentarnya merujuk pada situasi ruang rapat yang dinilai sangat ramai dan tidak tertib menjelang acara dimulai. Ia menyatakan bahwa protesnya secara khusus diarahkan kepada para staf dan tenaga ahli atau TA dari peserta rapat yang dianggap bergerombol dan tidak memiliki kepentingan langsung dengan jalannya rapat kerja di Komisi II DPR RI tersebut.

Apa kalimat sebenarnya yang diklaim diucapkan oleh Deddy Sitorus di dalam ruang rapat? Untuk meluruskan polemik dan kesalahpahaman yang beredar, Deddy Sitorus membeberkan secara rinci kalimat aktual yang ia lontarkan di dalam ruangan pada saat itu. Ia menyatakan bahwa ucapannya berbunyi, "Pimpinan, mohon ruangan ditertibkan, banyak sekali yang berdiri di sini, padahal ada ruangan balkon di atas. Sudah seperti sirkus kita ini." Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menekankan bahwa perumpamaan sirkus murni digunakan untuk menggambarkan kondisi ketertiban ruangan yang dipenuhi orang berdiri, bukan untuk menyerang atau mendiskreditkan profesi wartawan yang sedang meliput jalannya rapat.

Baca Juga

Krisis Air Bersih di Lebak Akibat Penyusutan Sungai Ciberang dan Ancaman Super El Nino

Krisis Air Bersih di Lebak Akibat Penyusutan Sungai Ciberang dan Ancaman Super El Nino

Apakah Deddy Sitorus bersedia memenuhi tuntutan permintaan maaf yang diajukan oleh KWP? Terkait dengan desakan tersebut, Deddy Sitorus menolak dengan tegas untuk meminta maaf karena ia merasa tidak melakukan kesalahan seperti yang dituduhkan oleh KWP. Ia menilai KWP telah mengambil kesimpulan tanpa memeriksa fakta secara utuh. Deddy bahkan mempersilakan pihak KWP apabila tetap bersikeras ingin membawa persoalan ini dan melaporkannya ke Mahkamah Kehormatan Dewan. Di samping itu, Deddy juga menyatakan kesiapannya apabila harus memberikan penjelasan dan klarifikasi lebih lanjut melalui Dewan Pers guna membuktikan bahwa dirinya tidak berniat menghina pekerja media.

Bagaimana respons Persatuan Wartawan Indonesia menyikapi polemik di Kompleks Parlemen ini? Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI, Anrico Pasaribu, turut memberikan tanggapan serius atas insiden yang terjadi di lingkungan legislatif tersebut. Anrico Pasaribu menyatakan menyesalkan apabila benar ada pejabat publik yang menggunakan diksi sirkus untuk merespons kehadiran wartawan. Pihak PWI mengingatkan bahwa pewarta yang hadir di ruang rapat DPR sedang menjalankan tugas jurnalistik yang dilindungi penuh oleh Undang-Undang Pers. Oleh karena itu, PWI berharap setiap pejabat publik dapat lebih berhati-hati dan bijak dalam memilih kata-kata agar tidak menimbulkan kesan merendahkan profesi jurnalis maupun mengganggu hubungan baik antara pers dan lembaga negara.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPR RIKomisi II DPRDeddy SitorusKWPPWIWartawan Sirkus

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Kenaikan Hak Keuangan Kepala Daerah di Tengah Sorotan Operasi Tangkap TanganSingapura Salurkan Paket Bantuan Rp12,5 Triliun untuk Atasi Dampak Energi MahalCara Menyikapi Proyeksi Pelemahan IHSG Jelang Akhir PekanTren Kenaikan Tabungan Dolar AS dan Simpanan Valas di IndonesiaTarget 1.100 Emiten Bursa Efek Indonesia pada 2030 dan Strategi MencapainyaCara Membaca Data Kepuasan Publik dan Sikap Pemerintah Terhadap Hasil Survei KinerjaPenerapan Enam Komitmen TPAKD Sulawesi Utara untuk Memperkuat Inklusi Keuangan DaerahOptimalisasi Platform Bajubodo Melalui Gerakan One Marketplace di Sulawesi Selatan

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap