goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Singapura Salurkan Paket Bantuan Rp12,5 Triliun untuk Atasi Dampak Energi Mahal

Marulitua PardedeDiterbitkan 31 Jul 2026 - 07.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Singapura Salurkan Paket Bantuan Rp12,5 Triliun untuk Atasi Dampak Energi Mahal
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Singapura secara resmi mengumumkan penyaluran paket bantuan finansial untuk membantu warganya menghadapi tekanan ekonomi yang kian berat akibat lonjakan biaya hidup. Total anggaran yang dialokasikan dalam paket bantuan ini mencapai angka 900 juta dolar Singapura, atau setara dengan kurang lebih Rp12,5 triliun. Langkah strategis ini diambil secara khusus untuk meminimalisasi dampak yang saat ini tengah dialami oleh kelompok rumah tangga maupun para pelaku usaha di negara tersebut. Kenaikan berbagai biaya operasional dan kebutuhan sehari-hari tersebut secara langsung dipicu oleh tingginya harga energi di pasar global. Salah satu penyebab utama dari melambungnya harga energi ini adalah ketidakpastian situasi yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah. Melalui paket bantuan dalam jumlah besar ini, pemerintah setempat berharap beban ekonomi masyarakat dapat sedikit diringankan di tengah situasi global yang tidak menentu.

Bagi sektor rumah tangga, salah satu bentuk bantuan langsung yang diberikan oleh pemerintah adalah pendistribusian voucher belanja. Setiap rumah tangga di Singapura akan menerima voucher belanja senilai 300 dolar Singapura, atau sekitar Rp4,17 juta. Angka dalam rupiah ini didapatkan dengan menggunakan asumsi nilai tukar sebesar Rp13.923 per dolar Singapura. Voucher tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan oleh warga untuk berbelanja berbagai kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya berhenti pada pembagian voucher belanja, warga Singapura juga akan menerima dukungan tambahan berupa potongan tagihan listrik dan utilitas lainnya. Pemerintah telah menjadwalkan pembagian potongan tagihan utilitas tersebut dalam dua tahap pelaksanaan, yakni pada bulan Oktober 2026 dan berlanjut pada bulan Januari 2027 mendatang. Upaya komprehensif ini diharapkan dapat secara langsung menekan pengeluaran rutin bulanan setiap keluarga di Singapura.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Menteri Keuangan Kedua Singapura, Jeffrey Siow, mengemukakan alasan mendasar di balik kebijakan intervensi dari pemerintah ini. Menurut penjelasan yang disampaikannya, pemerintah memperkirakan bahwa harga energi global masih akan bertahan di level yang tinggi untuk jangka waktu ke depan. Kondisi harga energi yang tinggi ini secara otomatis akan memengaruhi berbagai sektor kehidupan masyarakat secara luas. Beberapa dampak nyata yang diperkirakan akan langsung dirasakan meliputi kenaikan harga bahan bakar minyak seperti bensin dan solar. Selain itu, kondisi ini juga memicu membengkaknya tarif listrik rumah tangga, hingga berpotensi meningkatkan harga berbagai barang impor yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Singapura dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga

Cara Memantau Kenaikan Harga Komoditas Batu Bara, CPO, Nikel, dan Timah

Cara Memantau Kenaikan Harga Komoditas Batu Bara, CPO, Nikel, dan Timah

Selain berfokus pada kesejahteraan rumah tangga, paket bantuan senilai Rp12,5 triliun ini juga secara khusus menyasar sektor produktif, terutama kelompok usaha kecil dan menengah (UKM). Pemerintah Singapura memperkirakan setidaknya ada sekitar 160 ribu pelaku UKM yang akan merasakan manfaat langsung dari program stimulus ekonomi ini. Bagi UKM yang mempekerjakan setidaknya satu orang karyawan lokal, pemerintah menyediakan bantuan berupa hibah dalam bentuk tunai. Jumlah hibah tunai minimal yang akan diberikan kepada setiap pelaku usaha tersebut adalah sebesar 500 dolar Singapura atau sekitar Rp6,96 juta. Sementara itu, batas maksimal bantuan hibah tunai ini bisa mencapai 2.500 dolar Singapura atau setara Rp34,80 juta per perusahaan. Seluruh bantuan tunai yang diperuntukkan bagi sektor UKM ini ditargetkan mulai disalurkan pada bulan November mendatang.

Bantuan yang lebih spesifik juga diberikan kepada para pedagang kecil yang menyewa tempat usaha di berbagai fasilitas publik. Bagi pedagang makanan yang berjualan di pusat jajanan atau yang lebih dikenal luas sebagai hawker centre, pemerintah akan memberikan bantuan sewa sebesar 1.200 dolar Singapura atau sekitar Rp16,70 juta. Sementara itu, bagi para pedagang yang membuka lapak usahanya di pasar-pasar tradisional, nilai bantuan sewa yang disalurkan adalah sebesar 600 dolar Singapura atau sekitar Rp8,35 juta. Skema pemberian bantuan sewa untuk kedua kelompok pedagang ini akan berjalan selama periode enam bulan berturut-turut. Program bantuan sewa tersebut dijadwalkan akan dimulai sejak bulan September 2026 hingga berakhir pada bulan Februari 2027.

Baca Juga

Peran Pangkalan Bun dan Kontribusi Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan di Indonesia

Peran Pangkalan Bun dan Kontribusi Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan di Indonesia

Sebagai langkah lanjutan untuk memperkuat akses pembiayaan bagi dunia usaha, pemerintah Singapura juga melakukan penyesuaian penting pada skema penjaminan kredit. Porsi penjaminan risiko kredit oleh pemerintah kini dinaikkan secara signifikan dari yang sebelumnya sebesar 50 persen menjadi 70 persen. Kebijakan peningkatan penjaminan risiko ini diberlakukan untuk dua jenis skema pembiayaan usaha, yaitu pinjaman modal kerja dan pinjaman proyek. Khusus untuk skema pinjaman proyek, pemerintah juga melakukan perluasan cakupan yang cukup berarti. Jika pada periode sebelumnya skema ini hanya berlaku untuk proyek yang berlokasi di luar negeri, kini pembiayaan tersebut diperluas sehingga mencakup proyek-proyek domestik di dalam negeri yang dikerjakan oleh perusahaan konstruksi lokal.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bantuan SosialEnergiSingapuraUKMInflasi

Berita Terbaru Lainnya

Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Polemik Ucapan Kayak Sirkus di DPRAturan Baru Uni Eropa, Konten Deepfake dan AI Wajib Berlabel Mulai 2026Cara Memantau Kenaikan Harga Komoditas Batu Bara, CPO, Nikel, dan TimahJokowi Bertolak ke NTT, Lanjutkan Safari Politik Kedua Bersama PSIProyek Pembangunan Rusun Subsidi Danantara di Lahan Hibah MeikartaMengenal Profil dan Kiprah Kanyarat Khunmuang di SEA V Cup 2026Memahami Duduk Perkara Ancaman Boikot UEFA terhadap Turnamen FIFAPeran Pangkalan Bun dan Kontribusi Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap