Presiden ke-7 Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, kembali melakukan perjalanan ke luar daerah untuk melanjutkan kegiatan safari politiknya. Pada hari Jumat (31/7), Joko Widodo memulai perjalanan safari politik untuk yang kedua kalinya bersama Partai Solidaritas Indonesia atau yang sering disingkat PSI. Pada kesempatan kali ini, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dipilih menjadi tujuan utama dari rangkaian kunjungan tersebut. Berdasarkan rencana dan jadwal yang ada, Joko Widodo direncanakan akan berada dan menghabiskan waktu di wilayah Nusa Tenggara Timur selama tiga hari. Kehadiran Joko Widodo, yang juga merupakan ayah dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dalam kegiatan bersama PSI ini menjadi kelanjutan dari aktivitasnya setelah masa jabatannya sebagai kepala negara berakhir. Kunjungan selama tiga hari di wilayah tersebut dipenuhi dengan berbagai agenda yang secara langsung melibatkan masyarakat setempat maupun agenda yang berkaitan dengan partai di daerah.
Perjalanan keberangkatan menuju Nusa Tenggara Timur tersebut diawali oleh Joko Widodo dari Surakarta. Ia diketahui telah tiba di Bandara Adi Soemarmo Surakarta pada pagi hari sebelum memulai penerbangannya. Kedatangan Joko Widodo di area bandara tersebut tercatat secara spesifik tepat pada pukul 06.14 WIB. Saat tiba di Bandara Adi Soemarmo Surakarta untuk memulai perjalanannya menuju Nusa Tenggara Timur, Joko Widodo tidak datang seorang diri. Ia datang dengan didampingi secara langsung oleh ajudannya, yaitu AKBP Syarif Muhammad Fitriansyah. Selain didampingi oleh ajudan tersebut, keberangkatan Joko Widodo menuju Nusa Tenggara Timur juga turut dikawal oleh sejumlah anggota Pasukan Pengamanan Presiden atau Paspampres yang mendampinginya melangkah menuju area lobi bandara sebelum penerbangan menuju lokasi tujuan berlangsung.








