goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Metro

Pemanfaatan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Mobilitas Antarmoda

Togar PanjaitanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 09.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemanfaatan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Mobilitas Antarmoda
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT MRT Jakarta (Perseroda) saat ini tengah menyiapkan Pedestrian Deck Dukuh Atas di Jakarta Pusat. Fasilitas ini dirancang sebagai jalur penghubung antarmoda yang ramah bagi penyandang disabilitas. Selama ini, Terowongan Kendal masih menjadi satu-satunya akses utama yang menghubungkan empat kuadran di kawasan Dukuh Atas. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, saat pencanangan proyek pada bulan Juni lalu, menyebutkan bahwa infrastruktur tersebut dirancang untuk mewujudkan mobilitas tanpa hambatan atau seamless mobility. Bagi masyarakat yang rutin beraktivitas di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Dukuh Atas, penting untuk memahami tata cara dan panduan dalam menggunakan fasilitas penghubung ini kelak.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah pertama untuk memanfaatkan fasilitas ini adalah dengan mengenali berbagai akses masuk yang dirancang khusus untuk kenyamanan pengguna. Advisor Program Management Office Division MRT Jakarta, Agus Trihan, menjelaskan bahwa seluruh akses masuk menuju pedestrian deck direncanakan menggunakan eskalator. Fasilitas ini disiapkan agar pengguna tidak perlu menaiki tangga secara manual. Selain itu, MRT Jakarta juga menyiapkan fasilitas elevator sebagai akses vertikal. Elevator ini dikhususkan bagi pengguna kursi roda, kereta bayi atau stroller, hingga ibu hamil. Untuk melengkapi fasilitas ramah disabilitas, pedestrian deck ini juga dirancang dengan ramp dan jalur pemandu taktil yang akan memudahkan pergerakan.

Langkah kedua adalah menggunakan jalur ini untuk berpindah di antara berbagai moda transportasi publik yang tersedia. Pedestrian Deck Dukuh Atas merupakan bagian integral dari pengembangan kawasan TOD Dukuh Atas yang bertujuan untuk memperkuat konektivitas enam moda transportasi. Moda transportasi tersebut meliputi MRT Jakarta, KRL Commuter Line, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, Kereta Bandara, dan TransJakarta. TOD Planning Department Head PT MRT Jakarta, Sagita Devi, menyatakan bahwa kehadiran pedestrian deck ini diharapkan dapat memecah keramaian pejalan kaki. Dengan adanya fasilitas baru ini, arus penumpang yang selama ini terpusat di Terowongan Kendal dapat lebih tersebar dan terurai.

Baca Juga

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Langkah ketiga adalah mengoptimalkan peluang konektivitas langsung dari fasilitas penghubung menuju sejumlah gedung di sekitarnya. Proyek ini membuka peluang akses langsung ke beberapa bangunan komersial, seperti Two Sudirman dan Wisma BNI. Sagita Devi menambahkan bahwa pihak MRT Jakarta sudah sempat berkoordinasi dengan pemilik aset di area tersebut, termasuk Landmark dan Wisma BNI. Dalam sebuah Focus Group Discussion, manajemen gedung Two Sudirman juga hadir dan menyambut baik rencana konektivitas antarmoda ini. Ke depannya, pengguna diharapkan dapat langsung mengakses gedung-gedung perkantoran tersebut dari area pedestrian deck.

Langkah keempat adalah memanfaatkan area pelebaran di atas struktur untuk beristirahat sejenak atau mempelajari sejarah lokal. Jalur utama pada pedestrian deck ini memiliki lebar sekitar 4 sampai 5 meter. Namun, pada beberapa titik tertentu, area tersebut diperlebar hingga sekitar 7 meter. Pada area yang lebih lebar ini, MRT Jakarta berencana untuk membuat sebuah galeri sejarah. Galeri tersebut akan memuat informasi terperinci mengenai Patung Jenderal Sudirman, termasuk sejarah tokoh tersebut dan kapan patung dibangun. Struktur pedestrian deck ini juga dirancang sangat kokoh dan mampu menahan beban hingga sekitar 500 kilogram per meter persegi.

Baca Juga

Prospek Kapitalisasi Pasar Bitcoin Mencapai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun

Prospek Kapitalisasi Pasar Bitcoin Mencapai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun

Langkah kelima adalah memperhatikan aturan mengenai titik penjemputan atau pengantaran transportasi ojek daring. Saat ini, penyediaan kantong naik-turun penumpang ojek online di sekitar pedestrian deck masih dalam tahap kajian. Pihak MRT Jakarta mendorong penyediaan ruang khusus tersebut agar kehadiran ojek daring tidak menambah kepadatan di sekitar area akses masuk pedestrian deck. Dengan memahami seluruh panduan penggunaan fasilitas di kawasan TOD Dukuh Atas ini, pergerakan antarmoda diharapkan menjadi jauh lebih tertib dan nyaman bagi semua kalangan masyarakat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

disabilitasMRT JakartaDukuh AtasTransportasiPedestrian Deck

Berita Terbaru Lainnya

Wacana Biaya Rp1,8 Miliar bagi Lulusan Asing di AS dan Langkah AntisipasinyaCara Memantau Kasus Dugaan Korupsi Komisi Asuransi Jasindo dan PelniHasil Investigasi Kemenkes Terkait Kasus Kematian Dokter Magang di KalibataPutusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi GratisProspek Kapitalisasi Pasar Bitcoin Mencapai US$2,5 Triliun dalam Tiga TahunPengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat 2026Panduan Lengkap Nominasi dan Jadwal Tayang Blue Dragon Series Awards 2026Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Polemik Ucapan Kayak Sirkus di DPR

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap