goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Prospek Kapitalisasi Pasar Bitcoin Mencapai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun

Yohanes IpoiDiterbitkan 31 Jul 2026 - 09.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prospek Kapitalisasi Pasar Bitcoin Mencapai US$2,5 Triliun dalam Tiga Tahun
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kapitalisasi pasar Bitcoin berpeluang kembali menyentuh angka US$2,5 triliun dalam tiga tahun ke depan. Skenario pencapaian target tersebut bergantung pada kemampuan aset kripto terbesar di dunia ini untuk mempertahankan laju pertumbuhan tahunan di kisaran 25 persen. Perkiraan ini muncul sebagai alternatif dari berbagai spekulasi harga yang beredar di kalangan pelaku pasar. Sejumlah investor sebelumnya sempat memproyeksikan bahwa harga satu Bitcoin akan menembus US$1 juta dalam beberapa tahun mendatang, namun target kapitalisasi pasar US$2,5 triliun dinilai jauh lebih realistis untuk dicapai.

Pandangan mengenai target pertumbuhan yang lebih rasional ini disampaikan oleh Dominic Basulto, seorang analis sekaligus kolumnis untuk The Motley Fool. Berdasarkan laporan yang mengutip Yahoo Finance pada Kamis (30/7), Basulto memberikan estimasi bahwa Bitcoin dapat kembali mencapai rekor harga tertinggi di kisaran US$126 ribu dalam tiga tahun. Perhitungan tersebut didasarkan pada asumsi bahwa jumlah pasokan Bitcoin yang beredar di pasar mencapai sekitar 20 juta keping. Dengan kombinasi harga dan jumlah pasokan tersebut, kapitalisasi pasar Bitcoin secara matematis diperkirakan akan kembali menyentuh level US$2,5 triliun.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Untuk memahami proyeksi harga ini, investor perlu menyadari bahwa fase pertumbuhan Bitcoin saat ini telah mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan masa-masa awal kemunculannya. Basulto menilai bahwa Bitcoin kini tidak lagi memiliki potensi kenaikan harga yang sangat eksplosif seperti yang terjadi pada tahun 2013. Pada masa tersebut, nilai Bitcoin tercatat melonjak tajam hingga lebih dari 5.400 persen hanya dalam kurun waktu satu tahun. Saat ini, Bitcoin mulai memasuki fase pasar yang lebih matang seiring dengan derasnya aliran dana yang masuk dari para investor institusi.

Baca Juga

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Putusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis

Dengan kedewasaan pasar yang baru ini, karakteristik pergerakan harga Bitcoin juga diprediksi akan mengalami penyesuaian. Basulto menyatakan bahwa Bitcoin, sama seperti aset kripto lainnya, akan tetap menjadi instrumen investasi yang volatil. Meskipun demikian, pergerakannya diperkirakan tidak akan seagresif pada masa lalu dan perlahan akan semakin menyerupai pola pergerakan saham-saham teknologi dengan beta tinggi. Oleh karena itu, ia menyarankan agar para investor mulai menyesuaikan ekspektasi mereka dengan potensi pertumbuhan tahunan sekitar 25 persen. Angka pertumbuhan ini dinilai masih sangat relevan karena sejalan dengan tingkat pengembalian yang mampu dicetak oleh sejumlah saham teknologi berskala besar.

Dalam merumuskan kalkulasi pertumbuhannya, Basulto menggunakan asumsi bahwa harga Bitcoin saat ini berada di kisaran US$65 ribu. Dengan menerapkan tingkat pertumbuhan majemuk tahunan atau compound annual growth rate (CAGR) sebesar 25 persen, harga Bitcoin diperkirakan dapat mencapai sekitar US$126 ribu dalam tiga tahun. Namun, terdapat catatan penting yang perlu dipahami oleh para pelaku pasar mengenai penggunaan indikator pertumbuhan ini. Tingkat pertumbuhan majemuk tahunan sebesar 25 persen tidak berarti bahwa nilai Bitcoin akan selalu mencatatkan kenaikan yang stabil dan konsisten sebesar 25 persen setiap tahunnya.

Baca Juga

Pemanfaatan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Mobilitas Antarmoda

Pemanfaatan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Mobilitas Antarmoda

Angka pertumbuhan majemuk tersebut pada dasarnya melambangkan rata-rata pertumbuhan dalam suatu jangka waktu tertentu. Perjalanan harga Bitcoin menuju target tersebut diperkirakan akan tetap diwarnai oleh fluktuasi yang tajam. Basulto menyadari bahwa target kapitalisasi pasar sebesar US$2,5 triliun mungkin terdengar kurang ambisius bagi sebagian investor kripto yang terbiasa dengan lonjakan harga fantastis. Secara keseluruhan, Basulto mengaku bahwa dirinya tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang Bitcoin, meskipun ia lebih memilih untuk menjaga ekspektasi pertumbuhannya tetap berada pada tingkat yang moderat dalam beberapa tahun ke depan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiBitcoinKriptoDominic BasultoPasar Keuangan

Berita Terbaru Lainnya

Wacana Biaya Rp1,8 Miliar bagi Lulusan Asing di AS dan Langkah AntisipasinyaCara Memantau Kasus Dugaan Korupsi Komisi Asuransi Jasindo dan PelniHasil Investigasi Kemenkes Terkait Kasus Kematian Dokter Magang di KalibataPutusan Mahkamah Konstitusi Terkait Larangan Dana Pendidikan untuk Program Makan Bergizi GratisPemanfaatan Fasilitas Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Mobilitas AntarmodaPengumuman Hasil Seleksi Kompetensi CAT PPPK Guru dan Tendik Sekolah Rakyat 2026Panduan Lengkap Nominasi dan Jadwal Tayang Blue Dragon Series Awards 2026Klarifikasi Deddy Sitorus Terkait Polemik Ucapan Kayak Sirkus di DPR

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap