goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Ekonomi

Pengadaan Tiga Kapal Penumpang Baru PT PELNI Senilai Rp4,5 Triliun

Ding BalangDiterbitkan 31 Jul 2026 - 05.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengadaan Tiga Kapal Penumpang Baru PT PELNI Senilai Rp4,5 Triliun
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi menggandeng perusahaan asal Italia untuk mengerjakan desain tiga kapal penumpang baru. Keputusan pengadaan kapal baru ini diambil sebagai langkah perusahaan untuk menggantikan armada yang usianya dinilai semakin tua. Direktur Utama PT PELNI (Persero), Budy Setyawan Wijaya, menyatakan bahwa saat ini banyak kapal milik PELNI yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun. Meskipun secara kelayakan teknis kapal-kapal lama tersebut masih dapat berjalan, faktor usia memunculkan kendala-kendala operasional yang membuat kinerjanya menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, pengadaan tiga kapal penumpang Public Service Obligation (PSO) baru ditargetkan berjalan pada tahun ini.

Perusahaan asal Italia tersebut ditunjuk sebagai penggarap desain setelah memenangkan proses tender terbuka atau open tender yang digelar oleh pihak PT PELNI. Corporate Secretary PT PELNI (Persero), Ditto Pappilanda, menjelaskan kepastian tersebut usai sebuah diskusi media yang diselenggarakan di Jakarta Pusat pada hari Rabu (29/7). Ditto memaparkan bahwa pembuatan desain kapal oleh perusahaan Italia tersebut diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih sekitar 17 bulan. Proses perancangan desain ini mencakup keseluruhan bagian kapal, mulai dari tahap perencanaan awal hingga mencakup detail interior kapal.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Satu rancangan desain yang dihasilkan dari perusahaan Italia tersebut nantinya akan diterapkan secara seragam untuk pembangunan tiga unit kapal baru. Tiga kapal baru yang sedang disiapkan oleh PT PELNI ini merupakan kapal dengan tipe ROPAX atau roll-on/roll-off passenger. Kapal tipe ROPAX ini dirancang dengan kapasitas besar yang disiapkan untuk mampu menampung hingga 1.000 penumpang. Keseragaman desain ini didanai melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN). Proyek pengadaan ketiga kapal penumpang baru tersebut menelan total investasi yang cukup besar, yakni mencapai Rp4,5 triliun.

Baca Juga

Panduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi Terbesarnya

Panduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi Terbesarnya

Dari total nilai investasi sebesar Rp4,5 triliun tersebut, pembiayaan utama berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp4 triliun. Sementara itu, sisa kebutuhan dana sebesar Rp500 miliar bersumber dari dana internal perusahaan PT PELNI. Penjelasan mengenai nilai investasi dan pengadaan kapal ini sebelumnya juga telah disampaikan oleh Budy Setyawan Wijaya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Komisi VI DPR pada hari Rabu (24/6), sebagaimana dikutip oleh Detikfinance. Berdasarkan paparan tersebut, proses pengadaan saat ini masih berada dalam tahap pembahasan kontrak serta desain kapal.

Meskipun proses desain sudah berjalan, PT PELNI hingga kini belum menentukan pihak galangan kapal yang akan mengeksekusi tahap manufaktur atau pengerjaan fisik kapal. Ditto Pappilanda menyebutkan bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan siapa pembuat kapal tersebut karena masih menunggu arahan dari pemerintah. Langkah ini diambil guna memperhatikan dorongan pemerintah untuk melibatkan industri lokal atau galangan kapal dalam negeri. PT PELNI memberikan dukungan penuh terhadap keterlibatan industri lokal, dengan penegasan bahwa penunjukannya tetap harus sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Baca Juga

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 Triliun

Faktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 Triliun

Proses pengadaan tiga kapal penumpang baru ini membutuhkan waktu yang cukup panjang, yakni hampir mencapai tiga tahun sejak awal pembuatan. Berdasarkan jadwal lini masa program pengadaan, pembangunan fisik kapal pertama dijadwalkan berlangsung mulai bulan Juni 2027 hingga Oktober 2028. Kapal pertama tersebut ditargetkan sudah melakukan peluncuran atau launching pada bulan Oktober 2028, sebelum memasuki tahap penyelesaian akhir hingga bulan Juli 2029. Adapun kapal pertama ini ditargetkan untuk diserahkan secara resmi kepada pihak PT PELNI pada bulan Juli 2029.

Untuk pembangunan fisik kapal kedua, pengerjaannya akan dimulai pada bulan November 2027 dan ditargetkan selesai pada bulan Maret 2029. Sementara itu, proses pembangunan untuk kapal penumpang yang ketiga dijadwalkan akan berlangsung mulai bulan April 2028 hingga bulan Agustus 2029. Secara keseluruhan, armada kapal penumpang baru ini ditargetkan mulai berdatangan secara bertahap pada rentang waktu antara pertengahan tahun 2028 hingga tahun 2030. PT PELNI menargetkan kapal-kapal baru tersebut dapat mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2029.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNInfrastrukturPT PelniKapal PenumpangIndustri Maritim

Berita Terbaru Lainnya

Likuidasi Brescia Calcio, Akhir Sejarah 114 Tahun di Sepak Bola ItaliaMenelaah Proses dan Dampak Kepindahan John Stones ke Inter MilanPanduan Kredit Program Perumahan Jawa Tengah dan Realisasi TerbesarnyaFaktor Pendorong Ekspor Sawit Pangkalan Bun Sumbang Negara Rp 1,74 TriliunAkad Massal 62.000 Unit KPR Subsidi di Batang Dihadiri Presiden Prabowo, KH Zulfa Mustofa Pimpin DoaIndonesia Bertransformasi dari Pasar Menjadi Basis Produksi Otomotif NasionalPolemik Deddy Sitorus dan KWP Terkait Dugaan Sebutan Wartawan SirkusRencana Pembangunan Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Integrasi Transportasi Jakarta

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

Keuangan

Analisis Pergerakan IHSG dan Dinamika Pasar Saham di Bawah Level 6.100

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap