PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) resmi menggandeng perusahaan asal Italia untuk mengerjakan desain tiga kapal penumpang baru. Keputusan pengadaan kapal baru ini diambil sebagai langkah perusahaan untuk menggantikan armada yang usianya dinilai semakin tua. Direktur Utama PT PELNI (Persero), Budy Setyawan Wijaya, menyatakan bahwa saat ini banyak kapal milik PELNI yang telah beroperasi selama lebih dari 40 tahun. Meskipun secara kelayakan teknis kapal-kapal lama tersebut masih dapat berjalan, faktor usia memunculkan kendala-kendala operasional yang membuat kinerjanya menjadi tidak efisien. Oleh karena itu, pengadaan tiga kapal penumpang Public Service Obligation (PSO) baru ditargetkan berjalan pada tahun ini.
Perusahaan asal Italia tersebut ditunjuk sebagai penggarap desain setelah memenangkan proses tender terbuka atau open tender yang digelar oleh pihak PT PELNI. Corporate Secretary PT PELNI (Persero), Ditto Pappilanda, menjelaskan kepastian tersebut usai sebuah diskusi media yang diselenggarakan di Jakarta Pusat pada hari Rabu (29/7). Ditto memaparkan bahwa pembuatan desain kapal oleh perusahaan Italia tersebut diperkirakan akan memakan waktu kurang lebih sekitar 17 bulan. Proses perancangan desain ini mencakup keseluruhan bagian kapal, mulai dari tahap perencanaan awal hingga mencakup detail interior kapal.








