goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

KPK Geledah 15 Lokasi dan Sita Bukti Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif

Togar PanjaitanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 23.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
KPK Geledah 15 Lokasi dan Sita Bukti Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Bagaimana perkembangan terbaru dari penanganan kasus dugaan pemerasan yang menyeret Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro (AWI)? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan jawaban terang atas pertanyaan masyarakat tersebut melalui penyisiran secara masif di belasan lokasi terpisah di Jawa Tengah. Berdasarkan penjelasan resmi yang disampaikan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, tim penyidik telah menyelesaikan penggeledahan pada total 15 lokasi terkait perkara ini. Pelaksanaan penggeledahan berlangsung secara beruntun selama empat hari, terhitung sejak Rabu (5/8) hingga berakhir pada Sabtu (8/8). Langkah hukum yang terstruktur ini ditujukan untuk mengumpulkan dan memperkuat pembuktian terkait kasus pemerasan yang melibatkan kepala daerah nonaktif tersebut.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Sebaran lokasi yang disasar oleh penyidik tidak hanya terbatas di area Kabupaten Pemalang semata, tetapi juga meluas ke beberapa kabupaten dan kota tetangga hingga ibu kota provinsi Jawa Tengah. Penyidik KPK mendatangi sepuluh rumah yang berlokasi di Pemalang, dua rumah di Tegal, dua rumah di Pekalongan, serta satu rumah yang berada di Semarang. Dari tindakan penggeledahan di 15 titik perumahan tersebut, tim penyidik berhasil menyita sejumlah materi pembuktian berharga. Berkas yang disita mencakup dokumen-dokumen penting terkait dengan proyek-proyek yang saat ini sedang dilaksanakan maupun proyek yang akan dilaksanakan di lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Pemalang.

Selain penyitaan dokumen pekerjaan infrastruktur dan pembangunan, KPK mengamankan perangkat serta bukti digital dari lokasi penggeledahan. Tim penyidik membawa barang bukti elektronik berupa telepon genggam (handphone) dan sejumlah file elektronik yang dinilai memiliki keterkaitan dengan tindak pidana pemerasan tersebut. Lebih lanjut, guna melengkapi alur peristiwa dan pergerakan pihak terkait, tim penyidik KPK juga menyita rekaman CCTV dari sebuah hotel yang berlokasi di Magelang. Penyitaan rekaman CCTV serta perangkat komunikasi ini diharapkan dapat membantu mengungkap lebih rinci komunikasi maupun interaksi para pihak yang terlibat.

Baca Juga

Harga Cabai Merah Kian Pedas, Nyaris Tembus Rp 60 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Merah Kian Pedas, Nyaris Tembus Rp 60 Ribu per Kilogram

Jeratan hukum terhadap Anom Widiyantoro bermula ketika KPK menetapkan dirinya sebagai tersangka pemerasan setelah terlebih dahulu terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT). Dalam operasi tangkap tangan tersebut, penyidik KPK melakukan penangkapan terhadap Anom saat berada di sebuah hotel di Jakarta. Menurut penjelasan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, ada sebanyak 21 orang yang ikut diamankan oleh petugas dalam rangkaian kegiatan tangkap tangan tersebut. Tindakan represif ini menjadi titik mula dari pengungkapan skema dugaan pemerasan yang terjadi di jajaran pemerintah daerah Pemalang.

Dalam operasi tangkap tangan itu, tim penyidik KPK mengamankan total barang bukti senilai Rp2,7 miliar yang tersebar di beberapa lokasi penyimpanan fisik maupun perbankan. Salah satu bukti uang tunai diperoleh langsung dari dalam koper di kendaraan bupati. Petugas menemukan satu buah koper yang tersimpan di dalam mobil milik Anom Widiyantoro saat diamankan di Jakarta, yang di dalamnya berisi uang tunai berjumlah Rp451 juta. Penyidik KPK juga mendapati keberadaan uang tunai lain di lokasi berbeda, yakni di rumah pemenangan bupati pada saat pilkada atau rumah media. Di rumah media tersebut, petugas menyita uang tunai senilai Rp80 juta.

Baca Juga

Fakta Lengkap Kebakaran di Mal Nipah Makassar dan Kondisi Terkini Pascapemadaman

Fakta Lengkap Kebakaran di Mal Nipah Makassar dan Kondisi Terkini Pascapemadaman

Penggeledahan dan penyitaan turut mengarah pada kediaman pihak lain yang disinyalir terhubung dengan penampungan dana. Di rumah Mohamad Haris, penyidik KPK menyita uang tunai sebesar Rp300 juta. Tidak hanya itu, KPK mengamankan sebuah buku rekening bank atas nama Mohamad Haris yang diduga dimanfaatkan sebagai rekening penampung dengan nilai saldo mencapai Rp670 juta. Uang sejumlah Rp670 juta yang berada di dalam rekening Mohamad Haris tersebut kini telah dicairkan oleh pihak penyidik dan diamankan secara resmi sebagai barang bukti oleh KPK.

Meski KPK telah berhasil mengamankan barang bukti bernilai total Rp2,7 miliar serta menggeledah 15 lokasi di Pemalang, Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Magelang, proses penyidikan masih terus berlangsung. Dokumen proyek Dinas PUPR Kabupaten Pemalang dan file elektronik yang disita kini dalam tahap penelitian mendalam oleh lembaga antirasuah. Perincian spesifik mengenai porsi keterlibatan dari 21 orang yang sempat diamankan serta rincian lengkap proyek-proyek PUPR yang menjadi objek pemerasan masih memerlukan pengungkapan lebih lanjut seiring berjalannya proses hukum.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKPemalangAnom WidiyantoroKorupsi

Berita Terbaru Lainnya

Harga Cabai Merah Kian Pedas, Nyaris Tembus Rp 60 Ribu per KilogramFakta Lengkap Kebakaran di Mal Nipah Makassar dan Kondisi Terkini PascapemadamanDampak Undang-Undang Keamanan Siber Baru Turki Bagi Pengguna InternetMengawal Usulan RUU Ketenagakerjaan Jelang Aksi Besar Buruh KSPN70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi PerusahaanSensor pada Sirip Hiu Bantu Memprediksi Kekuatan Badai LautPresiden Prabowo Siapkan Sejumlah Nama Calon Gubernur Bank IndonesiaCara Membersihkan Riwayat Kredit Buruk di SLIK OJK

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026