goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Harga Cabai Merah Kian Pedas, Nyaris Tembus Rp 60 Ribu per Kilogram

Marulitua PardedeDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Harga Cabai Merah Kian Pedas, Nyaris Tembus Rp 60 Ribu per Kilogram
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Perubahan harga bahan pangan di pasar tradisional kerap menjadi perhatian utama bagi masyarakat, terutama ketika komoditas bumbu dapur mulai merangkak naik. Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia yang dirilis pada hari Minggu, 9 Agustus 2026, mayoritas komoditas pangan di tanah air mengalami kenaikan harga. Mulai dari beras, aneka jenis cabai, daging sapi, hingga daging ayam tercatat mengalami lonjakan dengan besaran yang bervariasi.

Komoditas yang paling mencolok kenaikannya pada periode ini adalah kelompok cabai. Cabai merah mencatatkan kenaikan harga tertinggi dibanding bahan pangan lainnya, yaitu melonjak sebesar 6,9% atau bertambah sekitar Rp 3.850 per kilogram. Dengan kenaikan yang cukup signifikan ini, harga cabai merah di pasaran kini menyentuh angka Rp 59.650 per kilogram, hampir menembus batas Rp 60.000. Lonjakan ini tentu berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga dan para pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada bahan baku pedas ini.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kenaikan harga tidak hanya terjadi pada cabai merah biasa. Jenis cabai lainnya juga turut merangkak naik. Cabai merah keriting mengalami peningkatan harga sebesar 3,29% atau naik sekitar Rp 1.900 per kilogram, sehingga kini dijual seharga Rp 50.400 per kilogram. Sementara itu, cabai merah besar mengalami kenaikan sebesar 1,73% atau sekitar Rp 850 per kilogram, membuat harganya kini berada di angka Rp 49.900 per kilogram. Untuk cabai rawit hijau, harganya juga meroket sebesar 1,25% menjadi Rp 52.600 per kilogram.

Baca Juga

Aparat Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana dan Mile 69

Aparat Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana dan Mile 69

Selain kelompok bumbu dapur, bahan pangan pokok seperti beras juga tidak luput dari kenaikan harga. Beras kualitas medium I mengalami kenaikan sebesar 0,3% atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 16.450 per kilogram. Pola yang sama terjadi pada beras kualitas medium II yang naik 0,31% atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 16.250 per kilogram. Untuk beras kualitas premium, beras kualitas super I naik sebesar 0,28% atau sekitar Rp 50 per kilogram menjadi Rp 17.750 per kilogram. Meski demikian, harga beras kualitas super II terpantau stabil di angka Rp 17.200 per kilogram. Begitu pula dengan beras kualitas bawah I dan II yang masing-masing bertahan stabil di harga Rp 14.800 per kilogram dan Rp 14.600 per kilogram.

Kebutuhan protein hewani seperti daging sapi dan daging ayam juga ikut mengalami penyesuaian harga. Daging sapi kualitas II mengalami kenaikan harga sebesar 0,74% atau naik Rp 1.050 per kilogram menjadi Rp 143.500 per kilogram. Sementara itu, daging sapi kualitas I naik sekitar 0,5% atau sebesar Rp 750 per kilogram, sehingga harganya kini mencapai Rp 151.750 per kilogram. Untuk komoditas daging ayam ras segar, harganya naik tipis sebesar Rp 150 per kilogram menjadi Rp 40.050 per kilogram.

Di sektor kebutuhan dapur lainnya, gula pasir dan minyak goreng menunjukkan pergerakan yang beragam. Gula pasir lokal mengalami kenaikan harga sebesar 0,52% menjadi Rp 19.150 per kilogram, sedangkan gula pasir kualitas premium tetap stabil di harga Rp 20.300 per kilogram. Untuk minyak goreng, jenis minyak goreng kemasan bermerek 1 naik sebesar 0,62% menjadi Rp 24.450 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek 2 naik 0,21% menjadi Rp 23.500 per kilogram.

Baca Juga

Prosedur Penertiban Aset Sekolah yang Berujung Penemuan Senjata Api di Jakarta Selatan

Prosedur Penertiban Aset Sekolah yang Berujung Penemuan Senjata Api di Jakarta Selatan

Meskipun banyak komoditas yang naik, terdapat beberapa bahan pangan yang justru mengalami penurunan harga. Bawang merah ukuran sedang mencatatkan penurunan sebesar 2,22% atau berkurang sekitar Rp 950 per kilogram menjadi Rp 39.550 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga turun sebesar 1,91% atau sekitar Rp 800 per kilogram menjadi Rp 41.050 per kilogram. Selain itu, minyak goreng curah turun tipis sebesar 0,24% menjadi Rp 20.450 per kilogram, dan telur ayam ras segar mengalami penurunan harga sebesar 0,67% menjadi Rp 29.450 per kilogram.

Bagi masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan mingguan, informasi pergerakan harga dari PIHPS Bank Indonesia ini dapat menjadi acuan awal dalam menyusun anggaran belanja. Namun, perlu diingat bahwa data ini merupakan rata-rata pelaporan pada tanggal 9 Agustus 2026. Harga riil di pasar tradisional atau warung kelontong di wilayah Anda mungkin saja berbeda, tergantung pada ketersediaan pasokan lokal dan biaya distribusi di masing-masing daerah. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap memantau perkembangan harga secara langsung di pasar terdekat guna mendapatkan kepastian harga yang paling akurat.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bank Indonesiakebutuhan pokok

Berita Terbaru Lainnya

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaAparat Gabungan Tindak DPO Kasus Penembakan Kuala Kencana dan Mile 69Prosedur Penertiban Aset Sekolah yang Berujung Penemuan Senjata Api di Jakarta SelatanTemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Kuasa Hukum Yayasan Bantah Ada Ekskul MenembakFakta Lengkap Kebakaran di Mal Nipah Makassar dan Kondisi Terkini PascapemadamanDampak Undang-Undang Keamanan Siber Baru Turki Bagi Pengguna InternetMengawal Usulan RUU Ketenagakerjaan Jelang Aksi Besar Buruh KSPN70 Persen Titik Api Karhutla Berada di Kawasan Konsesi Perusahaan

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026