goklik.id
BerandaEkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSportsPopuler
Beranda/Bisnis

Dampak Penertiban Tambang Ilegal Terhadap Kinerja dan Produksi PT Timah Tbk

Ding BalangDiterbitkan 10 Agu 2026 - 21.16 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Dampak Penertiban Tambang Ilegal Terhadap Kinerja dan Produksi PT Timah Tbk
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Pemerintah Indonesia mengambil langkah tegas dalam menata industri pertambangan timah nasional dengan menetapkan target untuk menutup kurang lebih 1.000 lokasi penambangan tanpa izin di wilayah Bangka Belitung. Langkah penertiban ini menjadi krusial mengingat skala aktivitas penambangan ilegal yang sangat masif. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memperkirakan bahwa aktivitas pertambangan di luar sistem resmi atau shadow mining ini dapat menguasai sekitar 80 persen dari total produksi timah di wilayah tersebut. Selain itu, Indonesian Tin Exporters Association memperkirakan bahwa hingga 12.000 ton timah diekspor secara ilegal setiap tahunnya. Kondisi ini sebelumnya menekan kinerja produsen resmi akibat ketatnya persaingan dengan penambang ilegal.

Bagi PT Timah Tbk (TINS), maraknya penambangan tanpa izin tersebut diakui manajemen sebagai salah satu faktor utama yang menekan volume produksi perseroan. Namun, seiring dengan penegakan hukum yang kian intensif, peta jalan produksi perseroan mulai menunjukkan pemulihan yang signifikan. Pada Semester I 2026, produksi bijih timah TINS tercatat mencapai 12.232 ton Sn. Capaian ini mencerminkan peningkatan sekitar 75 persen dibandingkan dengan periode Semester I 2025 yang berada pada angka 6.997 ton Sn. Sejalan dengan itu, produksi logam timah dari TINS turut bertambah menjadi 10.865 metrik ton.

Kenaikan volume produksi ini langsung berimbas positif pada volume perdagangan perseroan di pasar global. Sepanjang Semester I 2026, penjualan logam timah TINS menyentuh angka 10.984 metrik ton. Angka penjualan ini melompat sekitar 85 persen jika dibandingkan dengan Semester I 2025 yang tercatat di level 5.933 metrik ton. Peningkatan volume penjualan yang dikombinasikan dengan kembalinya pasokan ke rantai resmi berhasil mendongkrak pendapatan perseroan secara signifikan. TINS membukukan pendapatan sebesar Rp10,42 triliun pada Semester I 2026, tumbuh 147 persen dibandingkan perolehan Rp4,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga

Peran Pegadaian sebagai Penyedia Aset Dasar ETF Emas di Indonesia

Peran Pegadaian sebagai Penyedia Aset Dasar ETF Emas di Indonesia

Pertumbuhan kinerja operasional ini kian solid berkat dukungan pergerakan harga komoditas global yang tinggi. Rata-rata harga timah di London Metal Exchange (LME) pada Semester I 2026 bertengger di level 50.319 dolar AS per metrik ton, mengalami kenaikan sebesar 56,7 persen dari posisi Semester I 2025 yang berada di angka 32.116 dolar AS per metrik ton. Sinergi antara peningkatan produksi dalam negeri dan tingginya harga global ini mendorong lonjakan laba bersih TINS hingga sekitar 805 persen menjadi Rp2,71 triliun pada Semester I 2026, melesat dari Rp300 miliar pada Semester I 2025. Realisasi laba bersih ini bahkan telah melampaui target setahun penuh perseroan untuk tahun 2026, mencapai sekitar 169 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp1,61 triliun.

Kinerja keuangan yang impresif ini turut mengubah persepsi pelaku pasar terhadap fundamental perusahaan. Kapitalisasi pasar TINS melesat dari sekitar Rp7,6 triliun pada Agustus 2025 menjadi sekitar Rp28,75 triliun pada Agustus 2026. Analisis rasio keuangan perseroan menunjukkan indikator yang kuat, dengan price to earnings ratio (PER) berada di sekitar 4,49 kali. Selain itu, perusahaan mencatatkan net profit margin di kisaran 26 persen serta return on equity (ROE) mencapai sekitar 51 persen.

Baca Juga

OJK Kaji Skema Wakaf Saham Masjid Istiqlal di Ekosistem Pasar Modal

OJK Kaji Skema Wakaf Saham Masjid Istiqlal di Ekosistem Pasar Modal

Melihat perkembangan fundamental tersebut, Co-Founder Pasar Dana Hans Kwee merekomendasikan saham TINS pada posisi buy dengan target harga berkisar antara Rp4.700 hingga Rp5.000 per saham. Prospek komoditas ini juga ditopang oleh tren teknologi global, di mana meningkatnya kebutuhan timah untuk industri semikonduktor dan kecerdasan buatan dinilai akan terus menjaga kekuatan permintaan pasar di masa mendatang. Pemulihan produksi serta potensi normalisasi pasokan melalui penertiban tambang ilegal menjadi fondasi penting bagi prospek positif perseroan.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bangka BelitungPT Timah Tbk

Berita Terbaru Lainnya

Cara Aprilia Menjegal Dominasi Marc Marquez di MotoGP Aragon 2026Satgas PRR Integrasikan Pemulihan DAS, Irigasi, dan Sawah di AcehPeran Pegadaian sebagai Penyedia Aset Dasar ETF Emas di IndonesiaOJK Kaji Skema Wakaf Saham Masjid Istiqlal di Ekosistem Pasar ModalProyek 3 Kapal Pelni Rp4,5 Triliun Uji Kemampuan Galangan NasionalAirlangga Hartarto Dukung Destry Damayanti Sebagai Calon Tunggal Gubernur Bank IndonesiaKemensos dan Komnas HAM Berkolaborasi Tangani Pengungsi Konflik Papua TengahBank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan BI Rate di Level 4,75 Persen pada Februari 2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  3. 3Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  4. 4Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026
goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap