Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Bone Bolango telah menyebabkan penurunan signifikan pada jumlah kunjungan wisatawan. Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bone Bolango mencatat bahwa kondisi ini berdampak langsung pada operasional tempat wisata. Sebagai langkah antisipasi, Kepala Disparpora Bone Bolango, Muhammad Yamin Abbas, telah mengambil tindakan cepat untuk mengatasi situasi tersebut. Bersama dengan Sekretaris Dinas dan Kepala Bidang Pariwisata, pihak Disparpora mengadakan rapat koordinasi penting dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Pertemuan ini salah satunya dilaksanakan langsung di lokasi wisata Hiu Paus Botubarani untuk menyepakati sejumlah langkah operasional guna menjaga keselamatan pengunjung.
Bagi wisatawan yang ingin menikmati kawasan pesisir, menyesuaikan jadwal kedatangan pada pagi hari adalah langkah yang sangat disarankan. Berdasarkan pantauan di lapangan, kawasan wisata pantai di Bone Bolango saat ini hanya ramai dikunjungi pada rentang waktu pukul 06.00 WITA sampai pukul 07.00 WITA. Ketika waktu memasuki pukul 08.00 WITA, aktivitas wisata mulai mengalami penurunan secara bertahap hingga sore hari. Penurunan ini juga sangat terlihat pada sektor wisata bahari, di mana tingkat kunjungan wisatawan berkurang secara drastis setelah melewati pukul 08.00 WITA atau pukul 09.00 WITA. Oleh karena itu, datang lebih awal memberikan kesempatan yang lebih baik untuk menikmati wisata bahari sebelum kondisi cuaca berubah.








