Pernahkah Anda menyadari seberapa sering Anda memindai kode QR untuk membayar belanjaan akhir-akhir ini? Mulai dari membeli sarapan di warung tenda, membayar ongkos transportasi harian, hingga berbelanja kebutuhan bulanan di supermarket besar, metode pembayaran nontunai ini telah mengubah kebiasaan transaksi masyarakat di berbagai pelosok Indonesia. Bagi Anda yang rutin menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard atau yang lebih akrab dikenal sebagai QRIS, data terbaru menunjukkan bahwa Anda adalah bagian dari pergeseran besar dalam perekonomian digital nasional yang sedang berlangsung dengan sangat cepat saat ini.
Bank Indonesia mencatat lonjakan yang sangat signifikan dalam penggunaan sistem pembayaran ini sepanjang paruh pertama tahun 2026. Nilai transaksi QRIS di tanah air berhasil menembus angka Rp600,69 triliun hingga akhir Juni 2026. Angka yang cukup fantastis ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 89,52 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan nilai transaksi yang hampir mencapai dua kali lipat ini menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Indonesia semakin memercayai dan terbiasa dengan kepraktisan








