goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahragaPopuler
Beranda/Nasional

Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan

Togar PanjaitanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 01.11 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin di Perairan Bintan
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Penyergapan besar-besaran terhadap kapal pengangkut narkotika kembali terjadi di wilayah perairan Kepulauan Riau. Kali ini, tim gabungan yang terdiri dari Bareskrim Polri, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), BNN RI, serta TNI Angkatan Laut (TNI AL) berhasil menggagalkan penyelundupan ketamin dalam jumlah yang sangat besar, yakni mencapai 1,3 ton. Penindakan ini dilakukan di perairan Bintan terhadap sebuah kapal kargo yang mengibarkan bendera Tanzania. Sinergi antarki lembaga penegak hukum ini menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam memperketat pengawasan wilayah laut dari ancaman penyelundupan barang haram jaringan internasional.

Kapal kargo yang menjadi target operasi tersebut saat ini beroperasi dengan nama MV King Sun. Berdasarkan data penelusuran dokumen, kapal ini diketahui telah beberapa kali berganti identitas dan bendera negara untuk menyamarkan aktivitasnya di laut lepas. Pada awalnya, kapal MV King Sun merupakan kapal penangkap ikan bernama Chin Cun No. 12 yang berbendera Vanuatu. Dalam perjalanannya, kapal penangkap ikan tersebut berganti nama menjadi Kapal Fude dengan tipe operasional yang diubah menjadi kapal kargo, sekaligus mengubah benderanya menjadi bendera Tanzania. Modus perubahan nama dan tipe kapal ini diduga kuat dilakukan untuk menghindari pelacakan otoritas keamanan laut internasional sebelum akhirnya tertangkap membawa muatan ilegal di perairan Indonesia.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalHukumInternasionalOtomotifNewsTeknologiHukum & KriminalPolitikBisnisOlahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Keberhasilan penyergapan ini tidak lepas dari kerja sama intelijen lintas negara yang terjalin erat. Awal mula operasi penindakan ini berasal dari informasi intelijen internasional yang diterima oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari otoritas Thailand pada Mei 2026. Informasi awal tersebut kemudian diperkuat dan diperbarui oleh data intelijen dari Taiwan Coast Guard yang disampaikan melalui Bareskrim Polri pada awal Agustus 2026. Setelah mendapatkan koordinat yang akurat, Satgas Patroli Laut BC bersama KRI Kerambit-627 langsung bergerak melakukan pengejaran dan berhasil menghentikan kapal MV King Sun di perairan utara Berakit, Bintan, pada Kamis (6/8). Guna menghindari gangguan keamanan dan memudahkan proses penyelidikan, kapal beserta seluruh awaknya langsung dikawal ketat menuju Dermaga Kodaeral IV Batam untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga

Diskon Besar AC Split 1PK di Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026

Diskon Besar AC Split 1PK di Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026

Setelah kapal bersandar, petugas gabungan segera melakukan penggeledahan secara menyeluruh ke seluruh bagian kapal. Pada Jumat (7/8), tim gabungan akhirnya berhasil membongkar modus operandi yang digunakan oleh para penyelundup untuk menyembunyikan ketamin tersebut. Barang bukti yang dicari ternyata disembunyikan di dalam sebuah kompartemen khusus yang letaknya tersembunyi di dekat anjungan kapal. Di dalam kompartemen tersebut, petugas menemukan sebanyak 65 karung yang di dalamnya berisi 1.300 bungkus teh Cina. Untuk memastikan jenis zat yang terkandung di dalam ribuan bungkus teh tersebut, petugas melakukan pengujian sampel di tempat dengan menggunakan alat Rigaku. Hasil pengujian alat tersebut mengonfirmasi bahwa seluruh sampel yang diambil secara acak positif mengandung ketamin, dengan berat total barang bukti diperkirakan mencapai 1,3 ton.

Dalam operasi penindakan ini, petugas tidak hanya mengamankan barang bukti berupa ketamin, tetapi juga menahan delapan orang anak buah kapal (ABK) yang berada di atas MV King Sun. Kedelapan orang yang diamankan tersebut terdiri dari satu orang warga negara Taiwan dan tujuh orang warga negara Myanmar. Tersangka asal Taiwan diketahui berinisial TSM yang berusia 43 tahun. Sementara itu, tujuh tersangka lainnya yang berkewarganegaraan Myanmar diidentifikasi sebagai KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), serta MML (44). Penahanan terhadap seluruh awak kapal ini dilakukan guna mendalami peran masing-masing dalam jaringan penyelundupan narkotika internasional ini.

Baca Juga

Polisi Bongkar Pabrik Vape Narkoba di Kamar Kos Kemang

Polisi Bongkar Pabrik Vape Narkoba di Kamar Kos Kemang

Hingga saat ini, seluruh barang bukti ketamin seberat 1,3 ton beserta delapan orang tersangka masih diamankan di Pangkalan Kodaeral IV Tanjung Sengkuang untuk menjalani pemeriksaan intensif dan proses hukum lebih lanjut. Petugas masih terus melakukan pendalaman guna mengetahui tujuan akhir dari pengiriman ketamin tersebut serta keterlibatan pihak-pihak lain dalam jaringan ini. Rincian lengkap mengenai kronologi, modus operandi, dan hasil pemeriksaan awal terhadap para tersangka dijadwalkan akan dipaparkan secara resmi oleh pihak berwenang dalam konferensi pers bersama yang akan digelar di Batam pada Minggu (9/8).

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

penyelundupan narkoba

Berita Terbaru Lainnya

Diskon Besar AC Split 1PK di Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026Polisi Bongkar Pabrik Vape Narkoba di Kamar Kos KemangDiskon Kasur Transmart Full Day Sale 9 Agustus 2026, Pilihan Produk dan Syarat PromonyaHarga Sepeda Listrik di Transmart Turun Menjadi Rp3.680.000 pada 9 Agustus 2026Jorge Messi, Ayah dan Agen Lionel Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 TahunBanteng Jakarta FC Siapkan Skuad U-17 Menuju Soekarno Cup 2026Lansia 70 Tahun Diduga Disekap di Apartemen Serpong, Mobil dan Ponsel RaibAparat Gabungan Selidiki Penembakan Warga di Penutupan Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Paling Banyak Dibaca

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

Nasional

Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang Nuklir

1 Agu 2026

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

Keuangan

Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasi

1 Agu 2026

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

Edukasi

Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia Numan

1 Agu 2026

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

Nasional

Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan Pembangunan

4 Agu 2026

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

Olahraga

Jadwal Bola Malam Ini 1-2 Agustus 2026, Ada Piala AFF, Persija, dan Persebaya

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Cara Memahami Peringatan Presiden Prabowo Mengenai Bahaya Perang NuklirNasional 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Diversifikasi Portofolio Mengikuti Tren Kripto dan Saham AS Ter-tokenisasiKeuangan 路 1 Agu 2026
  4. 4Cara Mendapatkan Bimbingan Skripsi Gratis dari Program Keliling Indonesia NumanEdukasi 路 1 Agu 2026
  5. 5Amsakar Achmad Tegaskan Peran Transmigrasi dalam Pemerataan PembangunanNasional 路 4 Agu 2026