goklik.id
BerandaEkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegionalLingkunganKarierEnergiPolitikBisnisPariwisataTravel & EventsCuacaBerita DaerahPemerintahanInfrastrukturBerita NasionalMetroKebijakan PublikOlahragaPopuler
Beranda/Energi

Strategi Pertamina Mengelola Terminal LPG Tanjung Sekong demi Ketahanan Energi Nasional

Ding BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 03.59 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Pertamina Mengelola Terminal LPG Tanjung Sekong demi Ketahanan Energi Nasional
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Bagaimana PT Pertamina (Persero) memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat Indonesia? Jawabannya terletak pada pengelolaan infrastruktur strategis seperti Terminal LPG Tanjung Sekong. Fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektare ini bukan sekadar tempat penyimpanan biasa, melainkan telah ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional. Peran utamanya adalah menjaga ketahanan energi nasional agar pasokan tetap aman dan terdistribusi dengan baik. Untuk memahami lebih jauh cara kerja fasilitas ini, terdapat beberapa aspek operasional utama yang dijalankan secara ketat oleh manajemen perusahaan.

goklik.id

Copyright 2026 goklik.id - All Rights Reserved.

Kategori

EkonomiKeuanganNasionalBeritaKriminalKesehatanPendidikanLayanan PublikHukumBerita LokalInternasionalOtomotifNewsBerita UmumEkonomi & BisnisKeamananPertanianSosial & KeluargaKulinerHumanioraTeknologiSains & TeknologiHukum & KriminalKetenagakerjaanRegional

Langkah pertama dalam pengelolaan fasilitas ini adalah memastikan kapasitas penyimpanan dan jangkauan distribusi mampu memenuhi permintaan pasar yang sangat besar. Terminal LPG Tanjung Sekong didesain untuk memiliki kapasitas penyimpanan yang mencapai 98.000 metrik ton (MT). Dengan daya tampung sebesar itu, terminal ini mampu memasok sekitar 35 persen hingga 40 persen dari total kebutuhan LPG nasional di Indonesia. Proses penyaluran energi ini mencakup layanan distribusi yang menjangkau hingga 63 kabupaten dan kota. Wilayah yang dilayani membentang luas mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Sumatera Selatan, menjadikannya tulang punggung pasokan energi di kawasan tersebut.

Langkah kedua berkaitan dengan pembaruan infrastruktur dan sistem penerimaan kapal. Terminal ini pertama kali mulai beroperasi pada tahun 2012. Seiring dengan peningkatan kebutuhan, fasilitas ini kemudian ditingkatkan statusnya menjadi Terminal LPG Refrigerated pada tahun 2020. Untuk mendukung kelancaran proses bongkar muat, terminal ini didukung oleh tiga unit dermaga yang memiliki kapasitas sandar bervariasi, yakni antara 3.500 hingga 65.000 DWT. Berkat infrastruktur pelabuhan yang memadai ini, terminal tersebut mampu mencatatkan angka throughput lebih dari 200 ribu MT setiap bulannya. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hub LPG terbesar yang ada di Indonesia.

Baca Juga

Pemeriksaan Tematik BPK untuk Mengawal Program Ketahanan Energi Nasional

Pemeriksaan Tematik BPK untuk Mengawal Program Ketahanan Energi Nasional

Langkah ketiga adalah menjaga keandalan operasional secara terus-menerus tanpa henti. Terminal LPG Tanjung Sekong beroperasi selama 24 jam penuh setiap harinya guna memastikan pasokan energi tetap tersedia bagi masyarakat. Manajemen tingkat atas juga menaruh perhatian besar pada kelancaran operasional ini, yang melibatkan tokoh-tokoh penting seperti VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron. Selain itu, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, turut memastikan keandalan ini dengan meninjau langsung berbagai aspek operasional terminal. Peninjauan tersebut mencakup proses penerimaan produk, sistem penyimpanan LPG, mekanisme distribusi, hingga penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) secara disiplin di lapangan.

Langkah keempat adalah mendorong efisiensi rantai pasok melalui pemanfaatan teknologi digital. Pertamina menyadari bahwa kecepatan dan ketepatan data sangat penting dalam pengelolaan logistik energi berskala masif. Oleh karena itu, perusahaan terus mendorong peningkatan efisiensi melalui digitalisasi rantai pasok di terminal ini. Implementasi teknologi ini mencakup sistem pemantauan stok LPG yang dilakukan secara real-time. Tidak hanya itu, digitalisasi ini juga dimanfaatkan untuk melakukan optimalisasi waktu sandar kapal di dermaga. Dengan sistem yang terintegrasi ini, proses pergerakan kapal dan aliran produk menjadi lebih efisien, sehingga potensi keterlambatan distribusi dapat diminimalkan.

Baca Juga

Strategi Ganda Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Strategi Ganda Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi Nasional

Langkah kelima atau tahap terakhir dari pengelolaan terminal ini adalah komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Di tengah tuntutan global untuk menekan emisi, Terminal LPG Tanjung Sekong turut mengambil peran aktif. Fasilitas ini terus mengembangkan berbagai inisiatif dekarbonisasi di area kerjanya. Upaya ini diimplementasikan sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju operasi yang lebih berkelanjutan. Melalui perpaduan antara kapasitas infrastruktur yang masif, keandalan operasional 24 jam, pemanfaatan teknologi digital, serta komitmen terhadap lingkungan, terminal ini membuktikan perannya dalam menjaga ketahanan energi nasional secara komprehensif.

Ikuti goklik.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PertaminaKetahanan EnergiTerminal LPG Tanjung SekongLPG

Berita Terbaru Lainnya

Pemeriksaan Tematik BPK untuk Mengawal Program Ketahanan Energi NasionalKinerja Keuangan Indofood dan ICBP Semester I 2026Strategi Ganda Pertamina dalam Menjaga Ketahanan Energi NasionalBeruang Kutub di Kebun Binatang Praha Didinginkan dengan Berton-ton Es Saat Gelombang PanasPertamina dan Pemprov Jabar Berkolaborasi Olah Sampah Menjadi Hidrogen Rendah KarbonKerusuhan Antarkelompok Agama Pecah di Nepal Selatan, Tiga Orang TewasMemahami Dampak Kebakaran Hutan di Turki dan Langkah PenanganannyaGembong Kartel Narkoba Meksiko El R1 Ditangkap Terkait Kasus Pembunuhan Wali Kota Uruapan

Paling Banyak Dibaca

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

Kesehatan

Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan Kemenkes

30 Jul 2026

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

Nasional

Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan Masyarakat

30 Jul 2026

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

Travel & Events

Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir Juli

30 Jul 2026

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

Ekonomi

Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data Center

30 Jul 2026

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

Nasional

Langkah Badan Gizi Nasional Membongkar Anomali Rekening dan Mencegah Manipulasi Serapan Anggaran

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Panduan Evaluasi Kesehatan Mental Peserta Internship Kedokteran, Belajar dari Temuan KemenkesKesehatan 路 30 Jul 2026
  2. 2Sinergi Kemensos dan BRIN Perkuat Sekolah Rakyat dan Pemberdayaan MasyarakatNasional 路 30 Jul 2026
  3. 3Memahami Lonjakan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  4. 4Festival Bunga dan Buah Karo 2026 Digelar di Berastagi Akhir JuliTravel & Events 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Investasi Batam, Transformasi Menuju Pusat Teknologi Informasi dan Data CenterEkonomi 路 30 Jul 2026
Lingkungan
Karier
Energi
Politik
Bisnis
Pariwisata
Travel & Events
Cuaca
Berita Daerah
Pemerintahan
Infrastruktur
Berita Nasional
Metro
Kebijakan Publik
Olahraga

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap